Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

51 Rumah di Rongga Kabupaten Bandung Barat Terdampak Pergerakan Tanah

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|08:06 WIB
Bagikan:
51 Rumah di Rongga Kabupaten Bandung Barat Terdampak Pergerakan Tanah
BENCANA: Pergerekan tanah di Kampung Nenedeut, Kecamatan Rongga Kabupaten Bandung Barat, mengakibatkan sedikitnya 51 rumah terdampak. Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres

PASUNDANESKPRES.ID - Pergerakan tanah melanda Kampung Nendeut, RW 09 Desa Sukamanah, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Sedikitnya 51 rumah dengan 60 kepala keluarga atau 208 jiwa terancam, sementara ratusan warga terpaksa mengungsi kerabat untuk menghindari ancaman bencana lanjutan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat menyebut pergeseran tanah tersebut terjadi tiba-tiba. Tanah yang retak disejumlah titik disertai dinding rumah yang merekah menjadi tanda awal terjadi bencana dipicu cuaca ekstrem.

"Pemicu pergerakan tanah di sana disebabkan cuaca ekstrem beberapa minggu terakhir," ucap Kepala Pelaksana BPBD Bandung Barat, Asep Sehabudin saat di konfirmasi Pasundan Ekspres, Kamis (6/11/2025).

Dari hasil pendataan sementara, pergerakan tanah di kampung tersebut berdampak pada puluhan rumah yang kini dalam kondisi terancam rusak berat. Sebagian besar warga memutuskan mengungsi kerumah tempat yang lebih aman. "Untuk pergerakan tanah di kampung nendeut ada 51 rumah dengan 60 KK atau 208 jiwa. Guna mencegah korban jiwa mereka mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman," ujarnya.

BPBD Bandung Barat telat melakukan pemetaan awal di lokasi kejadian. Dari pantauan petugas retakan terjadi di sejumlah titik dengan panjang retakan satu meter dan lebar lima hingga sepuluh sentimetet. "Kami apresiasi langkah kewaspadaan masyarakat yang langsung melapor ke petugas dan mengunsi ke kerabatnya. Kami akan minta Badan Geologi untuk melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan keamanan pemukiman warga dari ancaman pergeseran tanah," ungkapnya.

Sebagai langkah penanganan saat ini BPBD Bandung Barat masih bersiaga di lokasi kejadian dan terus berkordinasi dengan Porkopimcan, Pemerintah Desa dan masyarakat. "Saat ini kami membuat pos pengamatan di lokasi bersama porkopimcam desa dan masyarakat setempat serta memastikan kondisi masyarakat dalam keadaan aman," tandasnya.(ijr/sep)

Berita Terbaru

Dapat Nomor Urut 2 di Pilkades Wantilan, H Komarudin Ikhtiar untuk Lanjutkan Kepemimpinan

Dapat Nomor Urut 2 di Pilkades Wantilan, H Komarudin Ikhtiar untuk Lanjutkan Kepemimpinan

Subang3 jam lalu
Meriah, RT 09 Juara Mini Soccer Anak SD Desa Tambakmekar

Meriah, RT 09 Juara Mini Soccer Anak SD Desa Tambakmekar

Subang3 jam lalu
Gandeng DPRD Perkuat Sinergi, Karang Taruna Jadikan Bulan Bakti Momentum Konsolidasi

Gandeng DPRD Perkuat Sinergi, Karang Taruna Jadikan Bulan Bakti Momentum Konsolidasi

Subang4 jam lalu
Pemuda Campakasari Purwakarta Ditemukan Meninggal di Kamar

Pemuda Campakasari Purwakarta Ditemukan Meninggal di Kamar

Purwakarta5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Diduga Gagal Rem, Truk Trailer Picu Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 91B

Diduga Gagal Rem, Truk Trailer Picu Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 91B

Headline5 jam lalu
Pengambilan Nomor Urut Pilkades Patimban Ricuh, Pendukung Cakades Terlibat Lempar Batu

Pengambilan Nomor Urut Pilkades Patimban Ricuh, Pendukung Cakades Terlibat Lempar Batu

Headline6 jam lalu
Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Lifestyle7 jam lalu
Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Nasional7 jam lalu
Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Lifestyle8 jam lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Olahraga8 jam lalu