Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kaleidoskop Bandung Barat 2025: Ribuan Siswa Jadi Korban Keracunan Massal Akibat MBG

I
Inessia Nabila MEditor: Heru Ramdani
|13:50 WIB
Bagikan:
Kaleidoskop Bandung Barat 2025: Ribuan Siswa Jadi Korban Keracunan Massal Akibat MBG
Sejumlah siswa menjadi korban keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat. (Foto: Dok. Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Sepanjang tahun 2025, sejumlah peristiwa keracunan massal akibat MBG (Makan Bergizi Gratis) di Kabupaten Bandung Barat sempat menghebohkan publik hingga ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah di Indonesia tidak sepenuhnya berjalan mulus dengan ditemukannya kasus keracunan massal yang terjadi di wilayah Bandung Barat.

Ribuan siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, dan SMA tercatat mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi hidangan MBG.

Berikut rangkuman sejumlah kasus keracunan massal akibat MBG di Kabupaten Bandung Barat sepanjang 2025.

1. Keracunan Massal di Kecamatan Cipongkor hingga Ditetapkan KLB

Kasus pertama keracunan massal akibat MBG terjadi di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Senin, 22 September 2025.

Ratusan siswa dari berbagai tingkat pendidikan, mulai SD, MD, SMP, hingga SMK dari sekolah yang berbeda mengalami gejala keracunan usai menyantap hidangan MBG.

Gejala yang dialami para korban berupa mual, muntah, pusing, hingga sesak napas yang kemudian dilarikan ke RSUD Cililin.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyebut laporan jumlah korban keracunan di Cipongkor meningkat dari 70 siswa hingga 369 siswa.

Peristiwa ini membuat Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menetapkan kasus keracunan massal di Cipongkor sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) pada Selasa (23/9/2025).

“Mulai hari ini kita tetapkan statusnya KLB agar penanganannya lebih cepat dan menyeluruh,” ucap Jeje, dikutip Pasundan Ekspres pada Rabu (31/12/2025).

Ia menegaskan, Pemkab Bandung Barat bersama instansi terkait tengah menyelidiki dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Cipongkor yang menyajikan menu MBG pada siswa.

Dapur SPPG Cipongkor ditutup sementara untuk investigasi lebih lanjut, sebab dapur tersebut bersama 85 dapur lainnya diketahui belum memiliki sertifikasi kesehatan.

Namun, sehari setelah status KLB ditetapkan, sebanyak 500 pelajar dilaporkan mengalami gejala serupa yang kemudian ditangani di Posko Cipongkor sebanyak 400 orang, sedangkan 100 orang lainnya dirawat di Puskesmas Citalem pada Rabu (24/9/2025).

2. Kasus Keracunan di Desa Cibodas Lembang

Kasus keracunan akibat makan bergizi gratis (MBG) kembali terjadi di Kabupaten Bandung Barat, tepatnya di Desa Cibodas, Kecamatan Lembang pada Selasa (28/10/2025).

Puluhan pelajar yang berasal dari empat sekolah berbeda, yaitu SDN 2 Cibodas, SDN Buahbatu, SMPN 4 Lembang, dan SMK PNC harus mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Cibodas.

Kasus ini terdeteksi sekitar pukul 14.00 WIB ketika tujuh siswa mengalami gejala mual dan muntah yang kemudian dilarikan ke Puskesmas Cibodas.

Beberapa korban yang mengalami gejala lebih berat dirujuk ke Klinik Sespim untuk penanganan lebih lanjut.

Total korban yang mengalami keracunan di wilayah Cibodas mencapai 133 orang, di mana tidak hanya peserta didik, namun seorang guru juga ikut dirawat usai menyantap menu MBG yang dibagikan pada hari kejadian itu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, Lia N Sukandar melakukan monitoring langsung lokasi kejadian terduga keracunan MBG di Desa Cibodas, Lembang pada Rabu (29/10/2025).

Pihaknya juga ikut meninjau dapur SPPG milik Yayasan Mitra Anugerah Perkasa untuk melakukan pengamatan, evaluasi, dan penilaian serta mengumpulkan informasi penyebab terjadinya dugaan keracunan yang terjadi di Desa Cibodas.

Hasil investigasi yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat mencatat sekitar lebih dari 2000 siswa di Kabupaten Bandung Barat menjadi korban keracunan akibat makan bergizi gratis (MBG).

Plt Kepala Dinas Kesehatan Bandung Barat, Lia N. Sukandar mengatakan, kasus keracunan yang terjadi di KBB disebabkan kualitas air yang digunakan kurang baik saat memasak menu MBG.

"Jadi BGN menyampaikan hasil investigasinya, kualitas air di KBB ini belum sepenuhnya bagus. Kalau dari kita (Dinkes) kan dominan itu karena ada kandungan nitrit di beberapa menu," ucap Lia saat dikonfirmasi pada Kamis (6/11/2025), dikutip Pasundan Ekspres pada Rabu (31/12/2025).

(inm)

Berita Terbaru

4 Layanan KPU Kabupaten Subang Masuk SKM Triwulan III 2026, Ini Hasil Penilaiannya

4 Layanan KPU Kabupaten Subang Masuk SKM Triwulan III 2026, Ini Hasil Penilaiannya

Subang1 jam lalu
Peringati 1 Tahun Pasar Sasagaran, Bupati Purwakarta Dorong Desa jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Peringati 1 Tahun Pasar Sasagaran, Bupati Purwakarta Dorong Desa jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Purwakarta1 jam lalu
Benarkah 1 Oktober Pedagang Online Kena Pajak? Simak Penjelasan DJP

Benarkah 1 Oktober Pedagang Online Kena Pajak? Simak Penjelasan DJP

Nasional1 jam lalu
Nama SMAN 1 Pagaden Terseret Video Viral, Pihak Sekolah Akhirnya Buka Suara

Nama SMAN 1 Pagaden Terseret Video Viral, Pihak Sekolah Akhirnya Buka Suara

Jawa Barat1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Guru Diduga Rekam Bagian Dalam Rok Siswa di Pagaden Subang? Simak Berita Updatenya Disini!

Guru Diduga Rekam Bagian Dalam Rok Siswa di Pagaden Subang? Simak Berita Updatenya Disini!

Subang1 jam lalu
Daerah Jadi Rumah Industri, Andhika Soroti Keadilan Pembagian Manfaat Ekonomi

Daerah Jadi Rumah Industri, Andhika Soroti Keadilan Pembagian Manfaat Ekonomi

Jawa Barat1 jam lalu
379.373 Ribu Anak Jabar Tidak Sekolah, Andhika Dorong SADA Jabar Jadi Senjata Pemerataan Pendidikan

379.373 Ribu Anak Jabar Tidak Sekolah, Andhika Dorong SADA Jabar Jadi Senjata Pemerataan Pendidikan

Jawa Barat1 jam lalu
Agenda Besar Pemkab Bandung Barat Tangani 15.279 Rutilahu, Baru 367 Rumah Tercover APBD

Agenda Besar Pemkab Bandung Barat Tangani 15.279 Rutilahu, Baru 367 Rumah Tercover APBD

Bandung Barat2 jam lalu
Karhutla Subang Capai 91 Hektare, Gunung Kujang Terbakar Hampir Sepekan

Karhutla Subang Capai 91 Hektare, Gunung Kujang Terbakar Hampir Sepekan

Subang2 jam lalu
Komplotan Curanmor di Karawang Ditangkap, Polisi Sita 7 Motor Hasil Curian

Komplotan Curanmor di Karawang Ditangkap, Polisi Sita 7 Motor Hasil Curian

Karawang2 jam lalu