Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Korban Longsor Desa Pasirlangu Tunggu Kepastian Relokasi

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|13:12 WIB
Bagikan:
Korban Longsor Desa Pasirlangu Tunggu Kepastian Relokasi
Pemdes bersama warga Pasirlangu menggunakan alat berat melakukan proses penataan lahan pasca longsor.(Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Pascabencana longsor yang melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, warga kini mulai fokus melakukan penataan kembali lahan pertanian yang rusak. Namun di sisi lain, para korban masih menunggu kepastian relokasi tempat tinggal dari pemerintah.

Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, mengatakan lahan pertanian warga yang terdampak longsor diperkirakan mencapai sekitar 30 hektare. Penataan lahan dilakukan untuk membantu memulihkan perekonomian masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani.

"Setelah berdiskusi bersama, akhirnya kami sepakat untuk menata kembali lahan tersebut sesuai kemampuan desa," ujar Nur Awaludin Lubis kepada Pasundan Ekspres, Selasa (19/5/2026).

Ia menjelaskan, proses penataan lahan telah dibahas melalui Musyawarah Desa (Musdes) agar seluruh langkah yang diambil disepakati bersama oleh pemerintah desa dan masyarakat.

Menurutnya, selama sekitar 27 hari terakhir, pemerintah desa bersama warga telah bekerja menggunakan tiga unit alat berat untuk memperbaiki area pertanian yang tergerus longsor.

"Kami dan masyarakat sudah sekitar 27 hari bekerja menggunakan tiga unit alat berat untuk memperbaiki lahan yang tergerus longsor. Minimal sebagian lahan bisa kembali dimanfaatkan masyarakat untuk bertani," katanya.

Pihak Desa Pasirlangu Belum Mampu Perbaiki Seluruh Lahan

Meski demikian, pihak desa pasirlangu mengakui belum mampu memperbaiki seluruh lahan terdampak akibat keterbatasan anggaran.

"Kalau seluruh 30 hektare lahan diperbaiki tentu kami tidak sanggup. Anggaran dari donasi tidak akan mencukupi," ujarnya.

Nur Awaludin menegaskan, dana yang digunakan saat ini berasal dari bantuan sukarela para donatur, termasuk rekan kepala desa, pihak sekolah, dan masyarakat yang tergerak membantu korban longsor.

Di tengah upaya pemulihan lahan pertanian, warga korban longsor juga masih menunggu kepastian relokasi tempat tinggal. Sebanyak 32 rumah warga dilaporkan hilang akibat bencana tersebut.

"Kami berharap Bupati Bandung Barat segera mempersiapkan lahan untuk relokasi 32 rumah warga yang hilang akibat longsor, karena sampai saat ini belum ada kepastian," tuturnya.

Ia mengaku pihak desa kerap menerima pertanyaan dari warga terkait kapan mereka bisa kembali memiliki rumah.

"Warga terus menanyakan kapan mereka akan punya rumah lagi. Namun kami juga belum bisa memberikan kepastian karena pihak desa belum mendapat informasi resmi dari pemerintah kabupaten," pungkasnya.(ijr/sep)

Berita Terbaru

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Subang28 menit lalu
Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Opini36 menit lalu
Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat2 jam lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline3 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional4 jam lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline5 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga5 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline6 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline6 jam lalu