Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Libur Sekolah Dongkrak Omzet Pelaku Usaha di Kawasan Wisata Kabupaten Bandung Barat

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|10:16 WIB
Bagikan:
Libur Sekolah Dongkrak Omzet Pelaku Usaha di Kawasan Wisata Kabupaten Bandung Barat
OMZET NAIK: Libur sekolah membawa berkah bagi pelaku usaha di Bandung Barat. Salah satu pedagang bolu susu di kawasan Cikole mengaku omzetnya melonjak hingga 100 persen, dari sekitar Rp4–5 juta menjadi Rp17 juta per pekan. Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres

BANDUNG BARAT - Momentum libur sekolah membawa berkah bagi para pelaku usaha di kawasan wisata Kabupaten Bandung Barat (KBB). Meningkatnya jumlah wisatawan yang berlibur bersama keluarga berdampak langsung pada peningkatan penjualan berbagai produk, mulai dari kuliner hingga oleh-oleh khas daerah.

Salah satu pelaku usaha yang merasakan dampak positif tersebut adalah Dudi, pedagang bolu susu Lembang di kawasan Cikole. Ia mengaku omzet usahanya melonjak tajam selama masa liburan sekolah. Jika pada hari-hari biasa pendapatan yang diperoleh hanya berkisar Rp4 juta hingga Rp5 juta per pekan, selama musim liburan angka tersebut meningkat hingga sekitar Rp17 juta dalam satu pekan. "Kalau hari biasa omzet mingguan sekitar Rp4 juta sampai Rp5 juta. Sekarang selama libur sekolah bisa sampai sekitar Rp17 juta," ujar Dudi saat ditemui di tokonya, Selasa (7/7/2026).

Menurutnya, lonjakan penjualan mulai terasa sejak awal libur sekolah ketika arus wisatawan menuju kawasan Lembang meningkat. Banyak pengunjung yang membeli bolu susu sebagai oleh-oleh setelah mengunjungi sejumlah destinasi wisata di sekitar Cikole dan Lembang.

Ia mengatakan, peningkatan penjualan terjadi hampir setiap hari, terutama pada akhir pekan. Dibandingkan hari biasa, jumlah pembeli yang datang mengalami kenaikan hingga dua kali lipat. Selain wisatawan dari wilayah Bandung Raya, pembeli juga banyak berasal dari Jakarta, Banten, hingga berbagai daerah di Jawa Barat. "Kalau lagi liburan seperti sekarang, pembeli memang jauh lebih ramai. Banyak yang datang bersama keluarga, setelah jalan-jalan mereka biasanya mencari oleh-oleh untuk dibawa pulang," katanya.

Meski mengalami kenaikan signifikan, Dudi menilai tingkat keramaian selama libur sekolah masih belum mampu melampaui momentum libur Hari Raya Idulfitri maupun libur Natal dan Tahun Baru. Menurutnya, dua periode tersebut masih menjadi musim penjualan tertinggi setiap tahunnya. "Kalau Lebaran dan Tahun Baru memang paling ramai. Setelah itu biasanya mulai landai. Memasuki Agustus biasanya kembali menurun, lalu mulai naik lagi menjelang November, Desember, hingga Tahun Baru," jelasnya.

Untuk mengantisipasi meningkatnya permintaan, Dudi menambah stok produk dan memastikan ketersediaan bahan baku agar pelayanan kepada pelanggan tetap optimal. Ia juga menyesuaikan jumlah produksi setiap hari agar tidak terjadi kekurangan barang saat jumlah pengunjung membludak.

Ia berharap tren kunjungan wisata ke kawasan Bandung Barat dapat terus terjaga, tidak hanya pada musim libur sekolah tetapi juga pada akhir pekan dan hari libur nasional lainnya. Menurutnya, keberlangsungan sektor pariwisata sangat berpengaruh terhadap pendapatan para pelaku usaha kecil yang menggantungkan usahanya dari kunjungan wisatawan. "Harapannya tentu wisatawan terus ramai datang ke Bandung Barat. Kalau kunjungan meningkat, usaha kami juga ikut bergerak. Bukan hanya pedagang oleh-oleh, tetapi juga pelaku UMKM lainnya seperti kuliner, penginapan, dan pedagang di sekitar objek wisata," tuturnya.(ijr/sep)

Berita Terbaru

Acara HUT TNI 2026 Dipindah ke Cilangkap, Ini Jadwalnya

Acara HUT TNI 2026 Dipindah ke Cilangkap, Ini Jadwalnya

Nasional7 jam lalu
POLSUB dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda 2026

POLSUB dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda 2026

Subang7 jam lalu
Motor Warga Hilang, Keamanan Parkir di Pasar Malam Lapangan Bintang Subang jadi Sorotan

Motor Warga Hilang, Keamanan Parkir di Pasar Malam Lapangan Bintang Subang jadi Sorotan

Subang7 jam lalu
Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong Dalam Patroli KRYD

Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong Dalam Patroli KRYD

Subang7 jam lalu
ADVERTISEMENT
Prediksi Cuaca Kabupaten Subang 5 Oktober 2026: Berawan, Suhu hingga 35 Derajat Celsius

Prediksi Cuaca Kabupaten Subang 5 Oktober 2026: Berawan, Suhu hingga 35 Derajat Celsius

Subang8 jam lalu
Proyek PSEL di Bandung Barat Mulai Dibangun, Apa Dampaknya bagi Lingkungan?

Proyek PSEL di Bandung Barat Mulai Dibangun, Apa Dampaknya bagi Lingkungan?

Bandung Barat12 jam lalu
Segini Gaji Karyawan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Operator Bisa Bawa Pulang Rp5 Jutaan

Segini Gaji Karyawan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Operator Bisa Bawa Pulang Rp5 Jutaan

Jawa Barat15 jam lalu
Mitra Samira Travel Resmi Hadir di Subang, Permudah Warga Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Mitra Samira Travel Resmi Hadir di Subang, Permudah Warga Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Headline16 jam lalu
Jadi Finalis FIFA ASEAN Cup 2026, Segini Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Jadi Finalis FIFA ASEAN Cup 2026, Segini Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Olahraga16 jam lalu
Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong, 64 Botol dan 9 Motor Diamankan

Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong, 64 Botol dan 9 Motor Diamankan

Headline16 jam lalu