Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Rugi Besar, Sopir Angkot di Bandung Barat Keluhkan Kebijakan KDM

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|09:21 WIB
Bagikan:
Rugi Besar, Sopir Angkot di Bandung Barat Keluhkan Kebijakan KDM
ATUR ANTREAN: Petugas Dishub KBB mengatur antrean angkot di Terminal Pasar Panorama Lembang. Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Kebijakan Dedi Mulyadi yang mewajibkan angkutan kota (angkot) masuk ke Terminal Panorama Lembang menuai keluhan dari para sopir angkot. Mereka mengaku mengalami kerugian besar akibat penurunan jumlah penumpang, terutama di jalur-jalur utama kawasan Lembang yang selama ini menjadi titik ramai di luar terminal.

Salah seorang sopir angkot jurusan Lembang Cikole, Reno Hartono, mengatakan aktivitas penumpang justru lebih banyak terjadi di luar terminal, khususnya pada pagi hari. "Penumpang banyaknya di luar, bukan di dalam terminal. Kalau kami dipaksa masuk, justru sepi. Penumpang juga keberatan karena harus jalan lebih jauh," ujar Reno, Senin (4/5/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut sudah berlangsung lama, bahkan sebelum kebijakan terbaru dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat diterapkan. "Kalau tidak dapat borongan, tidak semua kebagian penumpang. Paling hanya satu dua sopir saja," katanya.

Meski demikian, Reno menegaskan para sopir pada dasarnya tidak menolak kebijakan tersebut. Namun, mereka berharap ada solusi yang lebih realistis agar tetap bisa memperoleh penumpang. "Kami tidak menolak masuk terminal, tapi kalau memang ada penumpangnya. Masalahnya, penumpang lebih banyak di luar," tuturnya.

Ia juga mengusulkan adanya penataan yang lebih tertib di luar terminal, seperti penerapan sistem antrean satu baris bagi angkot untuk mengurangi kemacetan. "Kalau bisa jangan dua baris, karena malah menghambat dan bikin macet. Antar sopir harus saling mengerti, nanti teknisnya petugas Dishub yang mengatur," ujarnya.

Sejak kebijakan diberlakukan, sejumlah sopir juga mengeluhkan adanya peralihan penumpang ke ojek motor yang dinilai lebih praktis, meski tarifnya lebih mahal. Kondisi ini membuat pendapatan sopir angkot menurun drastis.

Di sisi lain, muncul wacana pengalihan profesi sopir angkot menjadi petugas kebersihan. Namun, hal ini justru menimbulkan kekhawatiran di kalangan sopir karena belum ada kejelasan terkait kuota. "Katanya akan direkrut jadi petugas kebersihan, tapi belum jelas kuotanya. Banyak yang mau, tapi takut tidak kebagian," kata Reno.

Untuk diketahui, kebijakan ini diterapkan guna menertibkan angkot yang masih kerap mangkal di depan Pasar Panorama, yang selama ini dinilai menjadi penyebab kemacetan.

Permasalahan tersebut menjadi perhatian Dedi Mulyadi saat melintas di Jalan Panorama pada Senin (27/4/2026). Saat itu, ia bahkan sempat menemui langsung para sopir angkot yang tengah menunggu penumpang di bahu jalan.(ijr/sep)

Berita Terbaru

Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Subang40 menit lalu
Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Nasional1 jam lalu
Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Headline8 jam lalu
Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Nasional10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Nasional10 jam lalu
Polisi Tangkap Dua Orang Terduga Penyalahgunaan Narkotika di Subang, 75 Paket Sabu Disita

Polisi Tangkap Dua Orang Terduga Penyalahgunaan Narkotika di Subang, 75 Paket Sabu Disita

Headline12 jam lalu
Cara Aktifkan Fitur Schedule Call WhatsApp, Biar Gak Lupa!

Cara Aktifkan Fitur Schedule Call WhatsApp, Biar Gak Lupa!

Lifestyle14 jam lalu
Sinopsis Drama Korea Final Table, Ahn Hyo Seop jadi Chef

Sinopsis Drama Korea Final Table, Ahn Hyo Seop jadi Chef

Lifestyle16 jam lalu
Apa Saja Makanan Gluten Free? Ini Daftar Pilihan yang Mudah Ditemukan

Apa Saja Makanan Gluten Free? Ini Daftar Pilihan yang Mudah Ditemukan

Lifestyle16 jam lalu
Lowongan Kerja Subang Terbaru Oktober 2026: PT Daenong Global Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja Subang Terbaru Oktober 2026: PT Daenong Global Buka Posisi Ini

Lifestyle18 jam lalu