Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sapi Jumbo Asal Cisarua Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|13:25 WIB
Bagikan:
Sapi Jumbo Asal Cisarua Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo
Dede menunjukkan sapi jenis Simmental bernama Mayor telah resi masuk daftar hewan kurban Presiden Prabowo.(Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Dari sebuah kandang sederhana di lereng Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), seekor sapi berbobot lebih dari satu ton mendadak mencuri perhatian. Bukan hanya karena ukuran tubuhnya yang jumbo, tetapi karena sapi tersebut terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto pada Iduladha 1447 Hijriah.

IJANG SAMSU RIJAL, Bandung Barat

Sapi jenis Simmental bernama Mayor itu merupakan milik Dede (48), warga Kampung Pasirkuning, Desa Pasirlangu. Setelah melewati serangkaian seleksi ketat dari Sekretariat Presiden, Mayor resmi masuk daftar hewan kurban kepresidenan.

Standar Pengadaan Hewan Kurban

Terpilihnya sapi asal Bandung Barat itu menjadi gambaran bahwa peternak lokal kini mulai mampu bersaing memenuhi standar pengadaan hewan kurban tingkat nasional, di tengah meningkatnya kebutuhan hewan kurban dan ketatnya pengawasan kesehatan ternak.

"Alhamdulillah senang dan bangga. Ini pertama kali daftar langsung terpilih jadi hewan kurban Pak Presiden," ujar Dede saat ditemui, Selasa, (19/5/2026).

Mayor bukan sapi biasa. Di usia sekitar tiga tahun, sapi tersebut memiliki bobot hidup mencapai 1,05 ton dengan tinggi sekitar 160 sentimeter.

Meski memiliki postur besar, Dede mengaku pola perawatan Mayor dilakukan secara sederhana namun disiplin. Ia membeli sapi tersebut saat berusia sekitar dua tahun dari peternak di Lembang, lalu merawatnya dengan pemberian vitamin rutin, pemeriksaan kesehatan berkala, serta pengaturan pola pakan.

"Kalau pakan sama saja seperti sapi lainnya. Yang penting rumputnya bagus, ditambah konsentrat dan perawatan rutin," katanya kepada Pasundan Ekspres.

Proses seleksi hewan kurban presiden pun tidak mudah. Mayor harus melewati berbagai tahapan pemeriksaan kesehatan, mulai dari tes darah, pemeriksaan penyakit mulut dan kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), hingga pemeriksaan feses untuk memastikan kondisi sapi benar-benar sehat.

"Pemeriksaan kesehatan sudah lengkap, dari kuku, mulut, semuanya dicek. Intinya dipastikan sehat," ucap Dede.

Setelah dinyatakan lolos seleksi, pihak Sekretariat Presiden menyepakati pembelian sapi tersebut dengan harga Rp110 juta.

Menurut Dede, berdasarkan informasi yang diterimanya, Mayor rencananya akan dikirim pada H+2 Iduladha dan diperuntukkan bagi masyarakat Bandung Barat, meski lokasi penyembelihan belum ditentukan.

"Harganya Rp110 juta, sekarang tinggal menunggu pengiriman," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) KBB, Wiwin Aprianti, mengungkapkan sebelum Mayor terpilih, terdapat tiga kandidat sapi jumbo yang diajukan dari sejumlah wilayah di Bandung Barat.

"Awalnya ada kandidat dari Parongpong, Cisarua, dan Gununghalu. Tapi yang terpilih akhirnya sapi milik Pak Dede dari Desa Pasirlangu,' kata Wiwin.

Ia memastikan sapi pilihan Presiden tersebut telah menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan menerima vaksin PMK. Pengawasan kesehatan pun akan terus dilakukan hingga waktu pengiriman tiba.

"Untuk kesehatan akan terus kami pantau sampai dikirim. Kalau soal harga itu langsung antara Setpres dan peternak," jelasnya.

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap kualitas dan kesehatan hewan kurban nasional, terpilihnya sapi Mayor menjadi momentum penting bagi peternak lokal Bandung Barat.

Di balik seremoni kurban pejabat negara, tersimpan persaingan ketat antarpeternak untuk membuktikan bahwa ternak mereka mampu memenuhi standar nasional yang semakin tinggi.(ijr/sep)

Berita Terbaru

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle32 menit lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle1 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat2 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional10 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline10 jam lalu
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline14 jam lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta14 jam lalu
Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Lifestyle16 jam lalu
LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle17 jam lalu