Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

TPA Sarimukti Dibuka, DLH Bandung Barat Kerahkan 1.025 Personel Tangani Sampah

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|19:12 WIB
Bagikan:
TPA Sarimukti Dibuka, DLH Bandung Barat Kerahkan 1.025 Personel Tangani Sampah
PENGIRIMAN SAMPAH: DLH Kota Bandung memastikan penanganan sampah pada H+2 (Senin, 23 Maret 2026) Idulfitri 1447 H mulai berangsur normal.

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung memastikan penanganan sampah pada H+2 (Senin, 23 Maret 2026) Idulfitri 1447 H mulai berangsur normal. Hal ini ditandai dengan kembali dibukanya pengiriman sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, setelah sempat terhenti pada Hari H dan H+1 Lebaran.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Limbah B3 DLH Kota Bandung, Salman Faruq mengatakan, pada H+2 proses pengangkutan sampah sudah kembali berjalan, sehingga penanganan di tingkat TPS dan ruas jalan mulai dapat dilakukan secara optimal. "H+2 kemarin sebetulnya kita sudah mulai bisa mengirimkan lagi sampah ke Sarimukti. Alhamdulillah, jadi penanganan di TPS-TPS dan di rute jalan sudah mulai bisa dilakukan kembali," ujar Salman, Selasa (24/3/2026).

Ia menjelaskan, pada Hari H Lebaran dan H+1, TPA Sarimukti tidak menerima kiriman sampah karena libur operasional. Hal ini berdampak pada tertahannya pengangkutan di sejumlah titik. "Pada saat Hari H itu TPA tutup, kemudian H+1 karena hari Minggu memang tidak menerima kiriman sampah. Baru pada H+2 kita sudah bisa kirim kembali ke Sarimukti," jelasnya.

Pada H+2, DLH mengerahkan 1.025 personel yang terdiri dari 619 petugas penyapu dan 406 petugas angkutan. Mereka didukung 134 unit armada, meliputi 66 truk, 7 pikap, 57 motor sampah, 2 "road sweeper", serta 2 alat berat.

Penanganan difokuskan di 71 titik pantau di seluruh Kota Bandung, terutama di kawasan dengan aktivitas tinggi seperti pusat kota, destinasi wisata, pasar, dan ruas jalan utama. Selain itu, DLH juga melakukan pemantauan aktif di 66 titik strategis.

DLH juga melakukan pemantauan aktif di 66 titik strategis yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk kawasan pusat kota seperti Alun-alun, Braga, Gasibu, dan Asia Afrika yang mengalami lonjakan aktivitas wisatawan. "Secara visual memang ada peningkatan karena kunjungan wisatawan ke pusat kota cukup tinggi. Kita lihat di Asia Afrika dan Braga sampai malam masih ramai," kata Salman.

Meski demikian, ia mengakui penanganan sampah pada H+2 belum sepenuhnya tuntas. Hal ini disebabkan keterbatasan kuota pengiriman ke TPA Sarimukti, sehingga tidak semua TPS dapat langsung dibersihkan secara menyeluruh. "Memang belum seluruh TPS itu 'clear'. Tapi yang penting tidak meluber ke jalan, tidak mengganggu lalu lintas. Jadi kita kendalikan supaya tetap aman," ujarnya.

Untuk mempercepat penanganan, DLH mengerahkan tim taktis berjumlah 25 personel dengan dukungan armada seperti truk, pikap, motor sampah, "road sweeper", dan alat berat. Tim ini difokuskan pada titik-titik dengan potensi penumpukan tinggi.

Selain petugas DLH, penanganan sampah juga diperkuat oleh personel Gaslah dan Gober. Salman menyebut, pada H+2 petugas Gaslah sudah mulai kembali beroperasi di sejumlah wilayah, meskipun belum sepenuhnya optimal. "Beberapa kecamatan sudah mulai berjalan sesuai target pengumpulan sampah organik oleh Gaslah. Mudah-mudahan segera optimal, karena ini masih suasana Lebaran," katanya.

Ia berharap, dengan kembali normalnya sistem pengangkutan hingga tingkat RW, potensi penumpukan sampah dapat segera teratasi. "Harapannya dengan sistem sudah berjalan kembali, tidak akan terjadi penumpukan sampah di wilayah Kota Bandung," tambahnya.

Di sisi lain, fasilitas pengolahan sampah juga mulai kembali beroperasi. TPST Babakan Siliwangi dan fasilitas pengolahan di Gedebage telah menerima input sampah. "Di Gedebage sudah menerima input hampir 8 ton. Ini cukup positif karena pengolahan juga sudah berjalan kembali," ungkapnya.

Pengolahan di TPS 3R dan TPS skala lingkungan yang dikelola kewilayahan maupun kelompok swadaya masyarakat (KSM) juga mulai kembali optimal, membantu mengurangi beban pengangkutan ke TPA. Memasuki H+3 (Selasa, 24 Maret 2026), DLH menargetkan kondisi penanganan sampah semakin normal, dengan 80–85 persen personel telah kembali bekerja seperti biasa. 

Fokus penanganan pun mulai bergeser pada pembersihan titik-titik pembuangan liar yang muncul selama periode Lebaran. "Kita akan menyisir titik-titik yang tiba-tiba jadi tempat buang sampah liar. Kalau dibiarkan, itu akan memicu timbulan sampah yang lebih besar," jelas Salman.

Penyisiran ini dilakukan bersama aparat kewilayahan, terutama di kawasan wisata dan pusat aktivitas masyarakat, guna menjaga kenyamanan pengunjung. DLH mencatat, volume sampah pada malam takbiran mencapai 438 meter kubik atau setara 208 ton, meningkat sekitar 2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Secara keseluruhan, penanganan sampah dari H-1 hingga H+2 menunjukkan intensitas tinggi dengan total 263 titik pantau, 2.266 personel, dan 423 armada. Rinciannya, pada H-1 terdapat 66 titik pantau dengan 926 personel dan 127 armada, Hari H sebanyak 17 titik dengan 200 personel dan 47 armada, H+1 meningkat menjadi 108 titik dengan 445 personel dan 115 armada, serta H+2 sebanyak 71 titik dengan 1.025 personel dan 134 armada.

Dengan kembali normalnya pengangkutan ke TPA, dukungan Gaslah dan Gober, serta optimalisasi fasilitas pengolahan, Ia optimistis kondisi kebersihan Kota Bandung akan terus membaik pasca perayaan Idulfitri.(rls/sep)

Berita Terbaru

“I’m Shopping with My Friends!” Keseruan Kolaborasi Musik Terbaru Shopee 11.11 Big Sale Bareng no na

“I’m Shopping with My Friends!” Keseruan Kolaborasi Musik Terbaru Shopee 11.11 Big Sale Bareng no na

Headline9 menit lalu
BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

Subang10 jam lalu
Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Subang11 jam lalu
Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Pojokan 328: Mitelor

Pojokan 328: Mitelor

Opini13 jam lalu
Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Lifestyle13 jam lalu
Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Lifestyle14 jam lalu
Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Nasional15 jam lalu
Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Olahraga15 jam lalu
DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

Nasional16 jam lalu