Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Usai Didemo Warga, PT Royal Abadi Sejahtera Buka Suara

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|10:57 WIB
Bagikan:
Usai Didemo Warga, PT Royal Abadi Sejahtera Buka Suara
DEMO WARGA: PT Royal Abadi Sejahtera akhirnya buka suara usai didemo puluhan warga di Desa Cipeundeuy, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres

BANDUNG BARAT - Manajemen PT Royal Abadi Sejahtera akhirnya memberikan klarifikasi menyusul aksi demonstrasi yang dilakukan puluhan warga di Kampung Cibacang, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Perwakilan manajemen PT Royal Abadi Sejahtera, Dwi Wahyu, menegaskan perusahaan tidak pernah menutup kesempatan bagi warga sekitar untuk bekerja di lingkungan perusahaan. Menurutnya, hubungan perusahaan dengan masyarakat selama ini berjalan baik. "Pada prinsipnya kami tidak pernah melarang warga setempat untuk bekerja di perusahaan kami. Selama ini kerja sama juga sudah berjalan dengan baik," ujar Dwi Wahyu kepada wartawan, Rabu (1/7/2026).

Ia menjelaskan, persoalan yang memicu aksi unjuk rasa bermula dari proses rekrutmen tenaga kerja yang dilakukan oleh perusahaan penyedia jasa tenaga kerja (outsourcing). Karena itu, pihaknya berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi. "Ini hanya persoalan yang sedang kami selesaikan. Kami terbuka untuk mencari solusi terbaik, baik bagi perusahaan, vendor maupun warga setempat. Kami juga membutuhkan dukungan dari masyarakat," katanya.

Terkait tudingan adanya kesalahan dalam proses perekrutan, manajemen menilai persoalan tersebut tidak dapat dipandang sebagai kesalahan salah satu pihak. Menurutnya, setiap perusahaan outsourcing memiliki mekanisme seleksi atau screening tersendiri terhadap calon pekerja. "Ini bukan masalah PT Aira salah atau PT Royal salah. Kami menghargai seluruh mekanisme rekrutmen yang dilakukan vendor yang bekerja sama dengan kami. Ketika muncul persoalan seperti sekarang, tentu akan kami komunikasikan dan koordinasikan untuk mencari solusi terbaik," ujarnya.

Manajemen juga menyinggung kebijakan pemerintah terkait penggunaan tenaga kerja alih daya. Menurutnya, saat ini masih terdapat masa transisi sehingga perusahaan masih dapat menerapkan sistem outsourcing sesuai ketentuan yang berlaku sembari menyesuaikan regulasi pemerintah.

Sementara itu, mengenai tuntutan warga terkait status pekerja outsourcing maupun dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK), PT Royal Abadi Sejahtera menegaskan bahwa persoalan tersebut menjadi kewenangan perusahaan outsourcing sebagai pemberi kerja. "Kalau itu karyawan outsourcing yang bekerja di tempat kami, maka menjadi kewenangan perusahaan outsourcing. Sedangkan seluruh karyawan yang berada langsung di bawah PT Royal Abadi Sejahtera kami perlakukan sesuai regulasi pemerintah," jelasnya.

Pihak manajemen memastikan akan terus berkoordinasi dengan perusahaan penyedia tenaga kerja guna mencari penyelesaian atas persoalan yang memicu aksi protes warga. Namun, terkait pembayaran pesangon maupun pemenuhan hak-hak pekerja yang diduga terdampak PHK, perusahaan menyatakan tanggung jawab tersebut berada pada masing-masing perusahaan outsourcing sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.(ijr/sep)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline11 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat12 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta12 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang12 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle13 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang13 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta13 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta13 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang13 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang13 jam lalu