Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Warga Terdampak Longsor Pasirlangu Bandung Barat Dapat Biaya Kontrakan

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|08:01 WIB
Bagikan:
Warga Terdampak Longsor Pasirlangu Bandung Barat Dapat Biaya Kontrakan
SIMBOLIS: Kepala Desa Pasirlangu Nur Awaludin Lubis menyerahkan bantuan biaya untuk kontrakan kepada warga terdampak longsor. Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat mulai menyalurkan bantuan biaya kontrakan bagi warga terdampak bencana longsor di Kampung Pasir Kuning dan Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua yang terjadi Sabtu, (24/2/2026) lalu.

Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, mengatakan, sebanyak 56 rumah yang berada di zona merah telah terdata sebagai penerima bantuan. Namun, penyaluran dilakukan secara bertahap. "Alhamdulillah bantuan kontrakan hari ini bisa dikeluarkan. Hari ini jadwalnya 20 rumah dari total 56 rumah," kata Nur saat ditemui, Selasa, (10/2/2026).

Terkait bantuan kontrakan tersebut, ia menyebutkan, bersumber dari Pemkab Bandung Barat dengan nilai Rp5 juta per rumah, bukan berdasarkan jumlah kepala keluarga (KK). Bantuan diberikan kepada rumah yang telah memiliki sertifikat. "Dari 56 rumah itu, baru 20 rumah yang hari ini menerima jatah kontrak Rp5 juta. Sementara yang lainnya menyusul," ujarnya.

Seluruh warga penerima bantuan, ia mengungkapkan, saat ini masih mengontrak rumah di sekitar wilayah Pasirlangu. Status kontrakan tersebut bersifat sementara sambil menunggu kejelasan program relokasi. "Untuk regulasi memang belum sepenuhnya jelas. Ini sifatnya sementara, sambil menunggu relokasi," jelasnya.

Disinggung soal relokasi, ia menjelaskan, pemerintah desa bersama pemerintah kabupaten masih menunggu hasil kajian geologi. Meski zona merah telah ditetapkan, lokasi hunian tetap masih dalam tahap pembahasan. "Relokasi ini bukan hunian sementar

, tapi hunian tetap. Jadi perhitungannya harus betul-betul matang supaya tidak menimbulkan masalah di kemudian hari," ungkapnya.
Selain bantuan kontrakan, ia menuturkan, warga terdampak longsor juga mulai merasakan manfaat bantuan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih, menyusul tertutupnya sumber air akibat longsoran. "Terima kasih kepada Pak Bupati, Pak Kapolres, dan Pak Gubernur. Alhamdulillah sekarang warga sudah bisa merasakan air bersih," tuturnya.

Dari 10 titik sumur bor yang dikerjakan pekan ini, sebanyak 5 titik telah berhasil mengeluarkan air dan dimanfaatkan warga. "Itu sangat membantu masyarakat karena air bersih merupakan kebutuhan pokok yang tidak bisa ditunda," pungkasnya.(ijr/sep)

Berita Terbaru

Putusan Banding Nadiem Makarim: Dari Tersangka hingga Divonis 9 Tahun Kasus Chromebook

Putusan Banding Nadiem Makarim: Dari Tersangka hingga Divonis 9 Tahun Kasus Chromebook

Nasional14 menit lalu
Soal RUU Advokat, PERADI Subang Usulkan Minimal 25 Cabang hingga Penguatan Kode Etik Secara Nasional

Soal RUU Advokat, PERADI Subang Usulkan Minimal 25 Cabang hingga Penguatan Kode Etik Secara Nasional

Headline1 jam lalu
5 Tempat Acara Perusahaan Dekat Kawasan Industri Subang, Cocok untuk Meeting hingga Gathering

5 Tempat Acara Perusahaan Dekat Kawasan Industri Subang, Cocok untuk Meeting hingga Gathering

Lifestyle1 jam lalu
Berapa Hari Libur Lebaran Tahun 2027? Ini Jadwalnya Menurut SKB 3 Menteri

Berapa Hari Libur Lebaran Tahun 2027? Ini Jadwalnya Menurut SKB 3 Menteri

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Perbedaan PPPK Paruh Waktu dan Penuh Waktu Terbaru

Perbedaan PPPK Paruh Waktu dan Penuh Waktu Terbaru

Nasional2 jam lalu
Kenali Gejala Super Flu H3N2 Subclade K, Apa Bedanya dengan Influenza Biasa?

Kenali Gejala Super Flu H3N2 Subclade K, Apa Bedanya dengan Influenza Biasa?

Lifestyle2 jam lalu
World Pharmacists Day 2026, IAI Subang Perang Melawan Peredaran Gelap Tramadol hingga Alprazolam

World Pharmacists Day 2026, IAI Subang Perang Melawan Peredaran Gelap Tramadol hingga Alprazolam

Subang2 jam lalu
World Pharmacists Day 2026, IAI Subang Perang Melawan Peredaran Gelap Tramadol hingga Alprazolam

World Pharmacists Day 2026, IAI Subang Perang Melawan Peredaran Gelap Tramadol hingga Alprazolam

Headline2 jam lalu
Divonis 1 Tahun 6 Bulan, Kades Banggalamulya Masih Pertimbangkan Upaya Hukum

Divonis 1 Tahun 6 Bulan, Kades Banggalamulya Masih Pertimbangkan Upaya Hukum

Headline3 jam lalu
Ini Dia Peluang Kerja Fresh Graduate di Kawasan Industri Subang

Ini Dia Peluang Kerja Fresh Graduate di Kawasan Industri Subang

Lifestyle3 jam lalu