Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Warga Terdampak Situ Ciburuy Pertanyakan Nominal Kompensasi Tahap II

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|08:01 WIB
Bagikan:
Warga Terdampak Situ Ciburuy Pertanyakan Nominal Kompensasi Tahap II
KOMPENSASI: Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menyalurkan kompensasi tahap kedua bagi warga terdampak normalisasi Waduk Situ Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (24/4/2026). Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menyalurkan kompensasi tahap kedua bagi warga terdampak normalisasi Waduk Situ Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (24/4/2026). Namun, hingga kini besaran bantuan yang akan diterima warga masih belum diumumkan secara resmi.

Sebanyak 232 kepala keluarga (KK) di Desa Ciburuy tercatat sebagai penerima manfaat pada tahap kedua ini. Program kompensasi tersebut merupakan bagian dari upaya revitalisasi untuk mengembalikan fungsi ekologis dan daya tampung air Situ Ciburuy.

Kepala Desa Ciburuy, Firmansyah, menjelaskan bahwa proses awal penyaluran bantuan dimulai dengan pembuatan rekening Bank BJB bagi seluruh penerima. "Penyaluran ini merupakan kelanjutan dari tahap pertama yang sebelumnya sudah diterima 58 KK, terdiri dari 41 pemilik rumah dan 17 pemilik usaha," ujar Firmansyah.

Berdasarkan pendataan UPTD PSDA Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat, total 232 KK terdampak terdiri dari 22 rumah tinggal, 103 warung atau tempat usaha, serta 107 lahan garapan seperti sawah, kebun, dan kandang ternak.
Warga penerima tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Kampung Ciburuy, Sirnasari, Kuta Luhur, Cikadu, Sadang, hingga Babakan Pasir Angin yang mencakup sekitar 10 RW. Meski proses penyaluran mulai berjalan, ketidakjelasan nominal kompensasi tahap kedua masih menjadi perhatian warga.

Sebagai perbandingan, pada tahap pertama pemerintah memberikan kompensasi sebesar Rp10 juta untuk rumah tinggal dan Rp5 juta untuk tempat usaha. "Untuk tahap kedua ini kami masih menunggu informasi resmi. Saat ini baru sebatas pembuatan rekening," kata Firmansyah.

Sebelumnya, warga sempat mengeluhkan lambatnya proses validasi data serta perbedaan waktu pencairan bantuan. Kondisi tersebut bahkan sempat memicu kecemburuan sosial di tengah masyarakat. "Ada yang mempertanyakan kenapa tahap pertama sudah cair, sementara tahap kedua belum. Bahkan ada bangunan yang belum dibongkar. Tapi sekarang situasi sudah mulai kondusif," ujarnya.

Sementara itu, fasilitas umum seperti sekolah dan PAUD yang terdampak belum masuk dalam skema kompensasi karena masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Di sisi lain, rencana relokasi warga terdampak hingga kini juga belum mendapatkan kepastian dari pemerintah, menambah ketidakjelasan bagi masyarakat yang terdampak langsung.

Pengembangan Kawasan Situ Ciburuy Masih Dalah Tahap Perencanaan

Pemprov Jabar juga tengah merancang pengembangan kawasan Situ Ciburuy, termasuk rencana pembangunan Bale Pinton sebagai ruang pertunjukan seni dan budaya. Namun, proyek tersebut masih dalam tahap perencanaan. "Untuk 2026 masih fokus pada perencanaan. Pembangunan fisik Bale Pinton masih menunggu kepastian," kata Firmansyah.

Berdasarkan informasi yang beredar, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dijadwalkan meninjau langsung kawasan tersebut. Namun hingga Jumat sore pukul 17.04 WIB, kehadirannya belum terealisasi.

Warga pun berharap pemerintah segera memberikan kepastian, baik terkait besaran kompensasi tahap kedua maupun rencana relokasi, agar tidak menimbulkan ketidakpastian berkepanjangan.(ijr/sep)

Berita Terbaru

Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Lifestyle12 menit lalu
Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Lifestyle1 jam lalu
Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Headline1 jam lalu
Pelantikan Sekda Subang Segera Digelar, BKPSDM Pastikan Administrasi dan Teknis Tengah Disiapkan

Pelantikan Sekda Subang Segera Digelar, BKPSDM Pastikan Administrasi dan Teknis Tengah Disiapkan

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Apa Itu Fenomena Upwelling? Memahami Penyebab Ribuan Ikan Nila Mati di Waduk Cirata

Apa Itu Fenomena Upwelling? Memahami Penyebab Ribuan Ikan Nila Mati di Waduk Cirata

Jawa Barat2 jam lalu
Ekonomi Indonesia: Bagaimana Arah Pertumbuhan Ekonomi ke Depan?

Ekonomi Indonesia: Bagaimana Arah Pertumbuhan Ekonomi ke Depan?

Nasional2 jam lalu
Buruknya Kualitas Udara Picu Lonjakan ISPA di Subang, Tembus 105 Ribu Kasus

Buruknya Kualitas Udara Picu Lonjakan ISPA di Subang, Tembus 105 Ribu Kasus

Subang3 jam lalu
Fenomena Upwelling di Waduk Cirata Diduga Picu Ribuan Ikan Nila Mati

Fenomena Upwelling di Waduk Cirata Diduga Picu Ribuan Ikan Nila Mati

Jawa Barat3 jam lalu
Lahan Pertanian Abadi di Subang, Bagaimana Masa Depan LP2B di Tengah Perkembangan Industri?

Lahan Pertanian Abadi di Subang, Bagaimana Masa Depan LP2B di Tengah Perkembangan Industri?

Subang3 jam lalu
2 Pemuda Tewas di Rumah Kontrakan Lembang, Polisi Dalami Dugaan Paparan Gas

2 Pemuda Tewas di Rumah Kontrakan Lembang, Polisi Dalami Dugaan Paparan Gas

Bandung Barat3 jam lalu