Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Mahasiswa STIESA Berhasil Masuk Final International Business Plan Competition di Malaysia

Y
Yusup SuparmanEditor: Yusup Suparman
|10:10 WIB
Bagikan:
Mahasiswa STIESA Berhasil Masuk Final International Business Plan Competition di Malaysia
Mahasiswa STIESA berhasil masuk final International Business Plan Competition di Malaysia.

SUBANG-Dua tim mahasiswa STIE Sutaatmadja Subang (STIESA) berhasil masuk Final International Business Plan Competition di Universiti Sains Islam Malaysia mewakili Indonesia. 

Kepala Bagian Kemahasiswaan STIESA Tigin Nugiani S.E, M.M menyampaikan, dua tim perwakilan dari kampusnya berhasil lolos ke Final International Business Plan Competition. 

"Dua tim dari STIESA masuk ke Final International Business Plan Competition yang diadakan oleh Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia yang bekerja sama dengan Universiti Sains Islam Malaysia, dan Association of Asia Pacific Academicion," ucapnya kepada Pasundan Ekspres, Jumat (5/7). 

Dua tim tersebut berasal dari Program Studi Manajemen yang mengangkat bussiness plan handcraft dan agribisnis dengan nama seratQ dan Taryana Bibit. 

Untuk seratQ produk bisnis yang dihasilkan adalah handcraft dari serat daun nanas, sedangkan Taryana Bibit tentu bisnis bibit tanaman serta bimbingan cara berkebun. 

Adapun mahasiswa yang terdapat dalam kedua tim tersebut berjumlah 6 orang  diantaranya Erika Safrina Azizah, Nisa Dwiamanda, dan Rafi Arsanta untuk bussiness plan seratQ. 

Kemudian Yayan Taryana, Kharisma Ramadhanti, dan Novi Nur Fitriyani mewakili STIESA untuk business plan Taryana Bibit. 

Dosen Pembimbing tim Business Plan STIESA Dr. Estu Widarwati S.E M.Si mengatakan, timnya tersebut telah melalui kompetisi yang cukup ketat sampai akhirnya masuk babak final. 

"Di Semifinal terdapat 15 universitas dan 42 tim dari berbagai negara di Asia Tenggara. Sekarang di Final nya tersisa 14 Universitas dan 14 tim," ucapnya. 

Untuk persiapan selanjutnya, Estu mengatakan akan kembali memetakan Strenght, Weakness, Opportunity, and Thread (SWOT) untuk mengevaluasi apa yang masih menjadi kekurangan. 

"Hari ini akan memetakan SWOT lagi. Kira-kira apa saja yang masih kurang dari tim kita akan coba diperbaiki dalam dua minggu ini," ucapnya. 

Final pada kompetisi tersebut akan digelar pada tanggal 25 Juli 2024 yang bertempat di Universiti Sains Islam Malaysia. 

Estu berharap masyarakat Subang dapat mendukung generasi muda Subang, terutama perwakilan STIESA dalam kompetisi tersebut. 

"Kami mohon doanya kepada masyarakat Subang dan dapat mendukung generasi muda Subang ini," ucapnya. 

Selanjutnya, Ia mengatakan peserta pada kompetisi tersebut akan menerima MoU untuk implementasi agreement business plan yang telah dibuat. 

"Disana nanti ada benefit penandatanganan MoU dengan Universiti Sains Islam Malaysia untuk implementasi agreement kegiatan ini. Untuk kedepannya tidak hanya berhenti disini, tetapi juga akan ada kegiatan lainnya," ucapnya. 

Tentu hal tersebut bisa dikatakan merupakan bagian persiapan Subang menuju kota industri. 

"Ini bagian persiapan Subang ini yang nantinya akan menjadi kota eco-industry, dan tentunya untuk mengeksplor ruang Subang," ucapnya. 

Ke depannya Estu juga berharap agar produk-produk hasil business plan nya dapat diekspor dan direplika di luar negeri, sehingga dapat memperkenalkan Subang di tingkat Internasional. 

"Saya berharap produk-produk ini bisa diekspor lintas negara dan bisa direplika di semua negara, dengan demikian ketika mereka mulai mencoba melakukan hal yang sama, mereka yang berasal dari mancanegara akan datang ke Subang untuk belajar. Itu juga bisa memperkenalkan Subang secara tidak langsung," ucapnya. 

Ketua LPPM STIESA Dr. Gugyh Susandy S.E., M.Si., CBM berharap dengan kompetisi tersebut para mahasiswa dapat menyalurkan energi muda mereka yang besar, serta dapat meningkatkan soft skill dengan baik. 

"Mahasiswa ini berada di fase dewasa muda. Maka darinitu, saya berharap momen seperti ini bisa menjadi media untuk menyalurkan energi muda mereka yang sangat besar. Selain itu, dengan berkompetisi di tingkat ASEAN ini bisa dapat meningkatkan soft skill mereka dan memiliki cita-cita yang lebih tinggi lagi," ucapnya.(fsh/ysp) 

Berita Terbaru

Cara Membatalkan Pinjaman Kredit Pintar, Jangan Sampai Salah Langkah

Cara Membatalkan Pinjaman Kredit Pintar, Jangan Sampai Salah Langkah

Lifestyle24 menit lalu
Menteri Nusron Ungkap Rencana Pembagian Peran Kementerian ATR/BPN dan LPRA dalam Penyelesaian Konflik Agraria

Menteri Nusron Ungkap Rencana Pembagian Peran Kementerian ATR/BPN dan LPRA dalam Penyelesaian Konflik Agraria

Nasional57 menit lalu
Apakah Subang Cocok untuk Wisata Bisnis? Ini Potensinya yang Makin Menarik

Apakah Subang Cocok untuk Wisata Bisnis? Ini Potensinya yang Makin Menarik

Lifestyle1 jam lalu
Rekrutmen AirNav Indonesia Tahun 2026 Telah Dibuka, Ini 7 Posisi yang Dibutuhkan

Rekrutmen AirNav Indonesia Tahun 2026 Telah Dibuka, Ini 7 Posisi yang Dibutuhkan

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Login ASN Digital BKN Terbaru dan Panduan Aktivasi

Cara Login ASN Digital BKN Terbaru dan Panduan Aktivasi

Lifestyle2 jam lalu
Mahasiswa Soroti Kinerja Anggota DPRD, Kerap Absens hingga Minim Karya Pro Rakyat

Mahasiswa Soroti Kinerja Anggota DPRD, Kerap Absens hingga Minim Karya Pro Rakyat

Purwakarta2 jam lalu
Prevelensi Stunting 14,5 Persen, Abang Ijo Hapidin Optimis Ikut Perkuat PPS 2026

Prevelensi Stunting 14,5 Persen, Abang Ijo Hapidin Optimis Ikut Perkuat PPS 2026

Purwakarta2 jam lalu
Dampingi Bapanas RI, Polres Purwakarta Pastikan Stabilitas Pangan Terjaga

Dampingi Bapanas RI, Polres Purwakarta Pastikan Stabilitas Pangan Terjaga

Purwakarta2 jam lalu
Pelajar SMPN 1 Sukatani Purwakarta Praktik Ekstrak Pelepah Pisang

Pelajar SMPN 1 Sukatani Purwakarta Praktik Ekstrak Pelepah Pisang

Purwakarta2 jam lalu
Ketua DPD RI Tinjau Progres Kawasan Legislatif di IKN

Ketua DPD RI Tinjau Progres Kawasan Legislatif di IKN

Nasional2 jam lalu