Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

15.000 Warga Subang Akan Dapat Bantuan Pangan Pekan Ini

C
|08:44 WIB
Bagikan:
15.000 Warga Subang Akan Dapat Bantuan Pangan Pekan Ini
BANTUAN PANGAN: Bulog dan Pemda Subang saat rapat persiapan penyaluran bantuan pangan, beberapa waktu lalu. CINDY DESITA PUTRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Pemerintah Kabupaten Subang bersama Perum BULOG dan lintas sektor tengah mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras untuk masyarakat. 

Sebanyak 15 ribu penerima manfaat dijadwalkan akan mulai menerima bantuan tersebut pada pekan ini.

Pada rapat koordinasi di Kantor Perum BULOG Subang Jumat (11/7/2025), Kepala Kantor Cabang Perum BULOG Subang, Djoko Purnomo menegaskan pentingnya kerja sama lintas instansi guna memastikan program berjalan optimal dan menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Kami ingin memastikan distribusi ini bukan hanya cepat, tapi juga tepat sasaran dan berkualitas. Jangan sampai ada masyarakat yang menerima beras tidak layak konsumsi,” tegasnya.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Subang, Maman Firmansyah menyatakan pihaknya mendukung penuh upaya memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui program bantuan pangan ini.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Asep Nuroni, menyampaikan apresiasi terhadap capaian Perum BULOG Subang yang berhasil melampaui target penyerapan beras dan gabah dari petani lokal. 

Ia menyebut, rapat ini merupakan langkah awal dalam merumuskan mekanisme penyaluran yang tidak hanya efisien, tetapi juga menjamin mutu bantuan.

“Program ini adalah bagian dari strategi ketahanan pangan sekaligus upaya pengendalian inflasi daerah. Saat ini, inflasi Subang berada di bawah rata-rata Jawa Barat, dan kondisi ini harus kita pertahankan,” terang Asep.

Usai rapat, para peserta juga melakukan peninjauan langsung ke Gudang BULOG Karanganyar. Di lokasi tersebut dilakukan uji takar dan uji kualitas untuk memastikan bahwa setiap karung berisi 10 kilogram beras sesuai standar, serta dalam kondisi layak konsumsi.

Dengan kolaborasi yang kuat antarinstansi, Asep Nuroni berharap penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Subang bisa memberikan dampak nyata bagi ketahanan pangan masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi daerah.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle10 menit lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga19 menit lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional1 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta2 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional3 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat4 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat4 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang5 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional5 jam lalu