6,8 Juta Akan Melintas Tol Kendaraan Saat Mudik Lebaran 2026

PASUNDANEKSPRES.ID - PT ASTRA memprediksi sekitar 6,8 juta kendaraan akan melintas di ruas tol yang mereka kelola selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Jumlah itu meningkat sekitar 2,1 persen dibandingkan volume lalu lintas pada periode Lebaran 2025.
Mengantisipasi lonjakan tersebut, ASTRA Infra memastikan kesiapan dari berbagai aspek mulai dari infrastruktur jalan, sarana prasarana, petugas lapangan, rest area, hingga koordinasi lintas instansi.
Group Chief Executive Officer ASTRA Infra, Firman Yosafat Siregar menyampaikan, pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
“ASTRA Infra senantiasa mengutamakan keselamatan, kenyamanan dan keamanan pengguna jalan tol agar dapat menikmati indahnya kebersamaan mudik dan libur Idulfitri tahun ini. Berbagai upaya pemeliharaan dan peningkatan layanan telah dilakukan untuk menyambut arus kendaraan pada periode Lebaran mendatang,” terang Firman.
Ia menambahkan, petugas ASTRA Infra juga terus berkoordinasi dengan aparat terkait dan siap memberikan pelayanan 24 jam bagi pengguna jalan yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.
Dari sisi infrastruktur, ASTRA Infra telah menuntaskan penambahan lajur ketiga di sebagian ruas Tol Tangerang–Merak dan Tol Cikopo–Palimanan sejak tahun lalu.
Selain itu, perusahaan juga melakukan pemeliharaan perkerasan jalan yang ditargetkan selesai maksimal H-10 Lebaran.
“Untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem, ASTRA Infra melakukan sejumlah langkah seperti pembersihan drainase secara rutin, penguatan lereng rawan longsor, pemasangan moveable concrete barrier (MCB) dan geobag, serta menyiapkan pompa air di titik-titik rawan banjir,” ujarnya.
Dia menyebut, kondisi rambu lalu lintas juga dipastikan dalam keadaan baik demi menjaga keselamatan pengguna jalan.
Di sisi fasilitas, ASTRA Infra memastikan rest area di sepanjang ruas tol yang dikelola telah siap melayani pemudik dengan berbagai fasilitas seperti SPBU, SPKLU, toilet, mushola, area parkir, serta beragam pilihan kuliner.
Untuk mendukung operasional di lapangan, lebih dari 800 petugas disiagakan dengan dukungan lebih dari 90 kendaraan operasional yang terdiri dari armada patroli, derek, kendaraan rescue hingga ambulans.
Selain itu, sistem pemantauan lalu lintas juga diperkuat dengan lebih dari 500 unit CCTV terintegrasi, didukung 7 unit traffic counter serta sentra komunikasi yang beroperasi 24 jam.
“Koordinasi dengan kepolisian juga kami lakukan guna mengantisipasi kepadatan melalui penerapan rekayasa lalu lintas seperti one way dan contra flow,” jelasnya.
Sementara itu, Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) unsur pemangku kepentingan, Sony Sulaksono Wibowo menyampaikan, pihaknya bersama badan usaha jalan tol memastikan pelayanan selama periode Lebaran berjalan optimal.
“BPJT bersama BUJT memastikan pelayanan selama periode Lebaran di jalan tol tetap prima. Infrastruktur jalan ditargetkan selesai maksimal H-10 Lebaran, serta fasilitas rest area seperti toilet, SPBU, SPKLU, tempat makan, dan lahan parkir dipastikan siap melayani pemudik,” ujarnya.
Sebagai bagian dari Grup Astra, ASTRA Infra juga kembali berkolaborasi dengan AstraWorld melalui Posko Astra Siaga Lebaran 2026 yang akan beroperasi pada 17–24 Maret 2026.
Posko tersebut akan hadir di sejumlah titik strategis, yakni Rest Area KM 68 B ruas Tol Tangerang–Merak, Rest Area KM 166 A ruas Tol Cikopo–Palimanan, serta Resta Pendopo KM 456 A dan B di ruas Tol Semarang–Solo.
Dalam pelaksanaannya, ASTRA Infra juga menggandeng Tim SAR Astra yang menyiagakan kendaraan dan personel dengan kompetensi Medical First Responder, Vehicle Accident Rescue, dan Road Accident Rescue. (cdp/ysp)
