Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

94 Laki-laki Penyuka Sesama Jenis di Subang Terkena HIV, Komisi IV DPRD: Ini Adalah Alarm

H
HubaEditor: Huba
|08:45 WIB
Bagikan:
94 Laki-laki Penyuka Sesama Jenis di Subang Terkena HIV, Komisi IV DPRD: Ini Adalah Alarm
Ketua Komisi IV DPRD Subang, Zainal Mufidz.

SUBANG-Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Subang, Zainal Mufid, angkat bicara terkait temuan 94 kasus HIV pada laki-laki penyuka sesama jenis (LSL) sepanjang Januari hingga Juni 2025.

Temuan tersebut diungkap oleh Dinas Kesehatan Subang, yang mencatat bahwa dari 1.098 orang LSL yang terdata, sebanyak 94 orang dinyatakan positif HIV.

Zainal menilai lonjakan kasus ini sebagai peringatan serius bagi semua pihak untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, khususnya di kelompok berisiko tinggi.

"Angka ini tidak bisa dianggap sepele. Ini adalah alarm bahwa upaya edukasi kesehatan seksual harus lebih digencarkan, terutama untuk kelompok rentan. Kami mendorong Dinas Kesehatan agar lebih aktif melakukan sosialisasi dan layanan promotif di tingkat masyarakat," ujar Zainal saat diwawancara Pasundan Ekspres, Kamis (10/7/2025).

Zainal juga menekankan pentingnya perluasan akses layanan kesehatan yang bersifat inklusif dan non-diskriminatif. 

Ia menyatakan dukungan penuh terhadap ketersediaan layanan pemeriksaan dan pengobatan HIV di Puskesmas, termasuk pemberian ARV (Antiretroviral) secara gratis.

"Mereka yang terinfeksi berhak mendapatkan layanan kesehatan tanpa stigma. Pemerintah harus memastikan bahwa seluruh warga, termasuk komunitas LSL, dapat mengakses layanan secara aman dan manusiawi," tegasnya.

Selain itu, Zainal mendorong adanya kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif orang tua dan institusi pendidikan, dalam memberikan pemahaman yang benar mengenai kesehatan reproduksi dan bahaya penularan HIV.

"Pendidikan seksualitas yang tepat usia dan terbuka menjadi penting agar generasi muda Subang lebih waspada dan sadar terhadap risiko perilaku berisiko," tambahnya.

Zainal menyampaikan, Komisi IV DPRD Subang akan meminta laporan terperinci dari Dinas Kesehatan dan mendorong penguatan peran Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dalam menangani masalah ini secara menyeluruh.

"Kami akan kawal agar data penularan HIV diperbarui secara berkala dan program penanggulangan berjalan lebih efektif. Penanganan ini harus menjadi tanggung jawab bersama," pungkasnya.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Subang11 menit lalu
Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Subang31 menit lalu
Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang51 menit lalu
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional3 jam lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle3 jam lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta3 jam lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat3 jam lalu
Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Subang4 jam lalu
Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle4 jam lalu