Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ada Lagi yang Keracunan Jamur Liar di Subang, Kini Korbannya Ibu dan Anak di Cijengkol

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|11:48 WIB
Bagikan:
Ada Lagi yang Keracunan Jamur Liar di Subang, Kini Korbannya Ibu dan Anak di Cijengkol
Korban keracunan di Cijengkol saat mendapati perawatan

SUBANG – Kasus keracunan jamur liar di Kabupaten Subang, Jawa Barat, kembali terjadi dan semakin meluas.

Setelah sebelumnya menimpa delapan warga Kampung Sukamulya Kec. Ciater, kini insiden serupa menimpa satu keluarga di Kampung Jamburea, Desa Cijengkol, Kecamatan Serangpanjang.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Rabu (29/1/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Empat anggota keluarga tersebut mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi jamur liar yang mereka temukan di kebun.

Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, melalui Kapolsek Sagalaherang, AKP Irfan Taufik Firmansyah, membenarkan kejadian tersebut.

Korban keracunan di Cijengkol adalah seorang ibu bernama Eni dan tiga anaknya. Menurut keterangan AKP Irfan, satu jam setelah mengonsumsi jamur, mereka mulai mengalami gejala seperti mual, pusing, mata rabun, keringat dingin, bahkan hampir kehilangan kesadaran.

“Mereka tiba-tiba mengalami gejala keracunan, mulai dari mual, pusing, hingga hampir tak sadarkan diri,” ungkap AKP Irfan pada Kamis (30/1/2025).

Mengetahui kondisi tersebut, warga sekitar segera bertindak cepat dengan membawa mereka ke klinik terdekat, dibantu oleh jajaran Kepolisian Polsek Sagalaherang.

Sayangnya, kondisi salah satu anak yang masih balita cukup serius hingga harus dirujuk ke RSUD Subang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Sebelum insiden ini, delapan warga Kampung Sukamulya, Dusun Pangkalan, Desa Sanca, Kecamatan Ciater, juga mengalami keracunan akibat mengonsumsi jamur liar dan harus dilarikan ke RSUD Ciereng Subang.

Dua kejadian beruntun ini menimbulkan kekhawatiran di masyarakat mengenai bahaya jamur liar yang banyak ditemukan di sekitar lingkungan mereka.

Kapolsek Sagalaherang, AKP Irfan Taufik Firmansyah, mengimbau warga untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi bahan makanan yang berasal dari alam, terutama jamur liar.

“Jamur memang bisa ditemukan di berbagai tempat, baik di hutan, kebun, maupun lingkungan sekitar rumah. Namun, tidak semua jamur aman dikonsumsi. Beberapa jenis bisa sangat beracun dan berbahaya bagi kesehatan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya memastikan keamanan makanan sebelum dikonsumsi.

Jika memang harus mengonsumsi jamur liar, warga diharapkan memiliki pengetahuan yang cukup untuk mengolahnya dengan benar agar mengurangi risiko keracunan.

“Demi kesehatan, sebaiknya jangan sembarangan mengonsumsi makanan liar. Pastikan jenisnya aman dan olah dengan cara yang benar agar tidak berakibat fatal seperti yang dialami warga di Cijengkol,” tambahnya.

Kasus keracunan akibat jamur liar bukanlah hal baru. Banyak masyarakat yang tidak bisa membedakan antara jamur yang aman dan yang beracun.

Untuk menghindari kejadian serupa, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:


Kenali Jenis Jamur – Jangan konsumsi jamur yang tidak dikenal atau yang tumbuh liar tanpa informasi jelas mengenai keamanannya.

Perhatikan Ciri-Ciri Berbahaya – Beberapa jamur beracun memiliki warna mencolok, bau menyengat, atau bentuk yang tidak lazim.

Masak dengan Benar – Memasak jamur dalam suhu tinggi bisa mengurangi risiko, tetapi tetap tidak menjamin bahwa racunnya hilang sepenuhnya.

Hindari Jamur yang Tumbuh di Tempat Kotor – Jamur yang tumbuh di tempat lembap dan kotor lebih berisiko mengandung zat berbahaya.

Segera Cari Pertolongan Jika Terjadi Gejala Keracunan – Jika setelah mengonsumsi jamur muncul gejala seperti mual, pusing, muntah, atau gangguan penglihatan, segera pergi ke fasilitas kesehatan terdekat.(hdi) 

Berita Terbaru

Bareskrim Polri Gerebek Gudang Balpres Ilegal di Subang, 1.257 Bal Senilai Rp15 Miliar Disita

Bareskrim Polri Gerebek Gudang Balpres Ilegal di Subang, 1.257 Bal Senilai Rp15 Miliar Disita

Headline12 menit lalu
Kecelakaan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 68 Orang, Sistem Keselamatan Jadi Sorotan

Kecelakaan Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 68 Orang, Sistem Keselamatan Jadi Sorotan

Nasional12 menit lalu
Kang Rey Dorong Ekonomi Kreatif, Kang Akur Perkuat Pembinaan Pemuda

Kang Rey Dorong Ekonomi Kreatif, Kang Akur Perkuat Pembinaan Pemuda

Headline32 menit lalu
Roy Suryo Minta Jaksa Hadirkan Silfester Matutina di Sidang Kasus Ijazah Jokowi

Roy Suryo Minta Jaksa Hadirkan Silfester Matutina di Sidang Kasus Ijazah Jokowi

Nasional34 menit lalu
ADVERTISEMENT
Persib Bandung Hajar Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Kokoh di Puncak Grup E ACL 2

Persib Bandung Hajar Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Kokoh di Puncak Grup E ACL 2

Olahraga54 menit lalu
Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini11 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat13 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta13 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang13 jam lalu
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta13 jam lalu