Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Alokasi Dana Desa di Subang Turun Rp37 Miliar, APDESI Subang Minta Pencairan Awal Maret

D
Dadan RamdanEditor: Yusup Suparman
|08:05 WIB
Bagikan:
Alokasi Dana Desa di Subang Turun Rp37 Miliar, APDESI Subang Minta Pencairan Awal Maret
DORONGAN: Pengurus DPC Apdesi Subang meminta Dispemdes untuk mempercepat pencairan Alokasi Dana Desa (ADD). Dadan Ramdan/Pasundan Ekspres

PAsUNDANEKSPRES.ID – Efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang berimbas pada berkurangnya Transfer Keuangan Daerah (TKD) menyebabkan porsi anggaran untuk desa di Kabupaten Subang ikut menurun.

Salah satu pos yang terdampak adalah Alokasi Dana Desa (ADD). Pada 2025, nilai ADD tercatat sebesar Rp156 miliar. Namun pada 2026, anggaran tersebut turun Rp37 miliar menjadi Rp119 miliar.

Kepala Bidang Pengelolaan Keuangan Desa (PKD) Dispemdes Subang, Wawan, mengatakan penurunan itu merupakan dampak langsung dari kebijakan efisiensi TKD dari pusat.

“Anggaran ADD turun Rp37 miliar. Tahun 2025 sebesar Rp156 miliar, sedangkan tahun 2026 menjadi Rp119 miliar,” ujar Wawan.

Selain itu, menurutnya, total pengurangan TKD yang diterima Kabupaten Subang dari pemerintah pusat pada 2026 mencapai sekitar Rp400 miliar, sehingga berpengaruh terhadap kemampuan daerah dalam menyalurkan dana ke desa.

Penurunan ADD ini juga menjadi perhatian Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPC APDESI) Kabupaten Subang. Ketua APDESI Subang, Hj Ernawati, bersama Sekretaris APDESI, Ir. Uju Juanda, meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemdes) agar mempercepat pencairan ADD pada tahun ini.

“Kalau soal anggaran berkurang, kami sudah memahami karena ada efisiensi dan pemangkasan TKD. Namun kami berharap proses pencairannya bisa lebih cepat,” kata Ernawati.

Ia menegaskan percepatan pencairan diperlukan karena menyangkut pembayaran penghasilan tetap (siltap) perangkat desa. APDESI berharap dana ADD sudah dapat dicairkan pada awal Maret 2026, mengingat pada Februari sudah memasuki bulan puasa dan Maret bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri.

“Yang penting anggarannya bisa cepat cair, karena ini menyangkut hajat orang banyak,” pungkasnya. (dan/ysp) 

Berita Terbaru

Daftar Film Indonesia yang Tayang di Netflix Oktober 2026, Ada Jangan Buang Ibu

Daftar Film Indonesia yang Tayang di Netflix Oktober 2026, Ada Jangan Buang Ibu

HeadlineBaru saja
Revisi UU Pengadilan Militer, Anggota yang Terjerat Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum

Revisi UU Pengadilan Militer, Anggota yang Terjerat Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum

Headline5 jam lalu
10 Hal yang Harus Dipersiapkan Menjelang Musim Hujan

10 Hal yang Harus Dipersiapkan Menjelang Musim Hujan

Headline6 jam lalu
Kontroversi Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo: Dana Kampanye hingga Proyek Migas Natuna

Kontroversi Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo: Dana Kampanye hingga Proyek Migas Natuna

Nasional7 jam lalu
ADVERTISEMENT
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Subang untuk Liburan Oktober 2026

Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Subang untuk Liburan Oktober 2026

Subang8 jam lalu
Rekomendasi Nasi Uduk Favorit di Subang Kota, Ada yang Mulai Rp7 Ribu

Rekomendasi Nasi Uduk Favorit di Subang Kota, Ada yang Mulai Rp7 Ribu

Lifestyle9 jam lalu
PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

Nasional9 jam lalu
Jelang SEA Games 2027, Indonesia Naturalisasi Petenis Rusia 19 Tahun

Jelang SEA Games 2027, Indonesia Naturalisasi Petenis Rusia 19 Tahun

Olahraga10 jam lalu
Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Olahraga13 jam lalu
Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Opini13 jam lalu