Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Andhika Surya Gumilar: Penguatan Layanan Kesehatan Primer Jadi Prioritas Jawa Barat Menuju Indonesia Emas 2045

H
Hadi MartadinataEditor: Dobi Maulana
|12:40 WIB
Bagikan:
Andhika Surya Gumilar: Penguatan Layanan Kesehatan Primer Jadi Prioritas Jawa Barat Menuju Indonesia Emas 2045
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Gerindra Komisi V, Andhika Surya Gumilar, menegaskan penguatan layanan kesehatan primer menjadi prioritas utama di Jawa Barat. (Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Gerindra Komisi V, Andhika Surya Gumilar, menegaskan penguatan layanan kesehatan primer menjadi prioritas utama di Jawa Barat dalam rangka menciptakan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Andhika Surya Gumilar

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045, di mana kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam membawa bangsa menuju negara maju.

“Penguatan layanan kesehatan primer harus menjadi perhatian serius. Jika masyarakat sehat, maka produktivitas meningkat dan kualitas hidup juga akan lebih baik,” ucap Andhika Surya Gumilar pada Rabu (22/4/2026).

Andhika menjelaskan, layanan kesehatan primer merupakan garda terdepan dalam sistem kesehatan, karena langsung bersentuhan dengan masyarakat melalui puskesmas, posyandu, klinik kesehatan, serta layanan kesehatan dasar lainnya.

Karena itu, menurut Andhika, transformasi pelayanan kesehatan harus dilakukan secara terintegrasi dengan menitikberatkan pada upaya promotif dan preventif, bukan hanya fokus pada penanganan penyakit setelah masyarakat sakit.

“Selama ini paradigma kesehatan sering kali lebih banyak pada pengobatan. Padahal yang jauh lebih penting adalah bagaimana masyarakat tidak sakit melalui edukasi dan pencegahan,” tegasnya.

Upaya promotif yang dimaksud antara lain melalui penyuluhan pola hidup sehat, edukasi gizi seimbang, pentingnya aktivitas fisik, pemeriksaan kesehatan rutin, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.

Sementara langkah preventif dilakukan melalui imunisasi, deteksi dini penyakit, pencegahan stunting, pengendalian penyakit menular, hingga pengawasan kesehatan ibu dan anak.

Menurut Andhika, jika layanan kesehatan primer diperkuat sejak sekarang, maka beban rumah sakit di masa depan akan berkurang karena masyarakat sudah lebih sehat dan penyakit bisa dicegah sejak dini.

Andhika juga menilai penguatan sektor kesehatan harus dibarengi pemerataan fasilitas dan tenaga medis, terutama di wilayah pedesaan dan pelosok Jawa Barat yang masih membutuhkan perhatian lebih.

“Jangan sampai layanan kesehatan hanya bagus di kota besar. Masyarakat di desa juga berhak mendapatkan pelayanan yang cepat, berkualitas, dan terjangkau,” katanya.

Sebagai anggota Komisi V DPRD Jawa Barat yang membidangi kesejahteraan rakyat, Andhika memastikan pihaknya akan terus mengawal kebijakan dan anggaran agar sektor kesehatan menjadi prioritas pembangunan daerah.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat terus diperkuat demi menciptakan generasi Jawa Barat yang sehat dan unggul.

“Kesehatan adalah investasi jangka panjang. Jika kita ingin menyongsong Indonesia Emas 2045, maka masyarakat harus dipastikan sehat mulai dari sekarang,” pungkas Andhika Surya Gumilar.(hdi)

Berita Terbaru

4 Layanan KPU Kabupaten Subang Masuk SKM Triwulan III 2026, Ini Hasil Penilaiannya

4 Layanan KPU Kabupaten Subang Masuk SKM Triwulan III 2026, Ini Hasil Penilaiannya

Subang2 jam lalu
Peringati 1 Tahun Pasar Sasagaran, Bupati Purwakarta Dorong Desa jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Peringati 1 Tahun Pasar Sasagaran, Bupati Purwakarta Dorong Desa jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Purwakarta2 jam lalu
Benarkah 1 Oktober Pedagang Online Kena Pajak? Simak Penjelasan DJP

Benarkah 1 Oktober Pedagang Online Kena Pajak? Simak Penjelasan DJP

Nasional2 jam lalu
Nama SMAN 1 Pagaden Terseret Video Viral, Pihak Sekolah Akhirnya Buka Suara

Nama SMAN 1 Pagaden Terseret Video Viral, Pihak Sekolah Akhirnya Buka Suara

Jawa Barat2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Guru Diduga Rekam Bagian Dalam Rok Siswa di Pagaden Subang? Simak Berita Updatenya Disini!

Guru Diduga Rekam Bagian Dalam Rok Siswa di Pagaden Subang? Simak Berita Updatenya Disini!

Subang2 jam lalu
Daerah Jadi Rumah Industri, Andhika Soroti Keadilan Pembagian Manfaat Ekonomi

Daerah Jadi Rumah Industri, Andhika Soroti Keadilan Pembagian Manfaat Ekonomi

Jawa Barat2 jam lalu
379.373 Ribu Anak Jabar Tidak Sekolah, Andhika Dorong SADA Jabar Jadi Senjata Pemerataan Pendidikan

379.373 Ribu Anak Jabar Tidak Sekolah, Andhika Dorong SADA Jabar Jadi Senjata Pemerataan Pendidikan

Jawa Barat2 jam lalu
Agenda Besar Pemkab Bandung Barat Tangani 15.279 Rutilahu, Baru 367 Rumah Tercover APBD

Agenda Besar Pemkab Bandung Barat Tangani 15.279 Rutilahu, Baru 367 Rumah Tercover APBD

Bandung Barat2 jam lalu
Karhutla Subang Capai 91 Hektare, Gunung Kujang Terbakar Hampir Sepekan

Karhutla Subang Capai 91 Hektare, Gunung Kujang Terbakar Hampir Sepekan

Subang3 jam lalu
Komplotan Curanmor di Karawang Ditangkap, Polisi Sita 7 Motor Hasil Curian

Komplotan Curanmor di Karawang Ditangkap, Polisi Sita 7 Motor Hasil Curian

Karawang3 jam lalu