Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Anggota DPR Linda Megawati Bersama BKKBN Sosialisasikan Program Bangga Kencana

D
DedeEditor: Dede
|20:21 WIB
Bagikan:
Anggota DPR Linda Megawati Bersama BKKBN Sosialisasikan Program Bangga Kencana
Anggota DPR Linda Megawati Bersama BKKBN Sosialisasikan Program Bangga Kencana

SUBANG – Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Komisi IX Hj Linda Megawati bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyelenggarakan Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana untuk pencegahan stunting di Princessa Cofee Kelurahan Cigadung Kecamatan Subang, Sabtu (27/7/2024).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Yayasan Reli Subang Peduli Deden Hendrawan, Sekretaris DP2KBP3A Subang Dra Nunung Nurhayati, Direktur Bina Kesehatan Reproduksi BKKBN Pusat Marianus Mau Kuru, SE., Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat Fazar Supriadi Sentosa, SH., serta ratusan warga peserta sosialisasi.

Dalam sambutannya, Anggota DPR RI Linda Megawati mengatakan Sosialisasi dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) program Bangga Kencana bersama mitra kerja ini merupakan salah satu program BKKBN dalam mengentaskan stunting.

Pihaknya mengajak warga Subang berupaya bersama-sama mencegah munculnya stunting pada anak anak.

“Untuk mengentaskan stunting ini diperlukan kerjasama semua pihak, baik masyarakat maupun pemerintah. Kami bersama BKKBN konsisten memberantas stunting. Untuk itu kami mengedukasi kepada masyarakat di Kabupaten Subang agar semakin melek terhadap potensi stunting, sehingga bisa turut serta mencegahnya,” jelas Linda.

Direktur Bina Kesehatan Reproduksi BKKBN Pusat Marianus Mau Kuru, SE., memaparkan, stunting adalah kekurangan gizi pada balita yang berlangsung lama pada masa 1000 hari pertama kehidupan (sejak kehamilan hingga bayi berusia 2 tahun). Hal ini menyebabkan terhambatnya perkembangan otak dan tumbuh kembang anak. Karena mengalami kekurangan gizi menahun, balita stunting akan tumbuh lebih pendek dari standar tinggi balita umumnya.

“Ada beberapa faktor penyebab anak mengalami stunting, yakni kurangnya asupan makanan bergizi, pola yang kurang optimal, kurang layanan kesehatan, kurang akses air bersih dan sanitasi lingkungan serta pernikahan usia muda. Perlu usaha bersama untuk mempercepat pengentasan stunting di Kabupaten Subang,” paparnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat Fazar Supriadi Sentosa, SH., mengatakan ciri-ciri anak stunting dapat dilihat dari 3 ciri, yaitu berat badan kurang dari 2,5 kg, panjang badan kurang dari 47 cm dan lingkar kepala kurang dari 31,5 cm. Dia juga menekankan pentingnya penanganan anak pada golden periode yaitu seribu hari pertama kehidupan (1000 HPK) yang merupakan masa awal kehidupan saat terbentuk janin di dalam hingga dua tahun pertama kehidupan (730 hari).

“Mari kita bersama sama mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas untuk mencegah terjadinya stunting,” ucapnya.

Berita Terbaru

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

Subang9 jam lalu
Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Subang10 jam lalu
Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Subang10 jam lalu
Pojokan 328: Mitelor

Pojokan 328: Mitelor

Opini12 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Lifestyle13 jam lalu
Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Lifestyle13 jam lalu
Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Nasional14 jam lalu
Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Olahraga14 jam lalu
DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

Nasional15 jam lalu
Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Nasional15 jam lalu