Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Anggota DPRD Subang Yayang Ari Wijaya Minta Penerima Tak Jual Becak Listrik Bantuan Prabowo

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|20:51 WIB
Bagikan:
Anggota DPRD Subang Yayang Ari Wijaya Minta Penerima Tak Jual Becak Listrik Bantuan Prabowo
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Subang, Yayang Ari Wijaya saat mencoba menaiki becak listrik pada Sabtu (3/10/2026) di Wisma Haji.

SUBANG-Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Subang, Yayang Ari Wijaya, mengapresiasi bantuan 200 unit becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada para pengayuh becak di Kabupaten Subang.

Yayang menilai bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat kecil, khususnya para pengayuh becak yang selama ini mengandalkan pekerjaan tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup dan menghidupi keluarga.

“Ini merupakan bentuk perhatian nyata Bapak Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat, khususnya para pengayuh becak di Kabupaten Subang. Kami tentu sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan,” ujar Yayang, Sabtu (3/10/2026).

Menurut Yayang, becak listrik yang diberikan bukan sekadar bantuan berupa kendaraan, tetapi merupakan aset sekaligus alat kerja yang diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas dan meringankan beban para pengayuh becak.

Karena itu, ia berpesan agar para penerima benar-benar menjaga, merawat, dan memanfaatkan becak listrik tersebut untuk menunjang aktivitas mencari nafkah.

“Pesan saya kepada seluruh penerima, tolong dijaga dan dirawat dengan baik. Jangan sampai bantuan ini disalahgunakan, apalagi diperjualbelikan. Gunakan sesuai peruntukannya untuk mencari nafkah dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” katanya.

Yayang menegaskan, bantuan tersebut diberikan untuk membantu masyarakat mendapatkan sarana kerja yang lebih layak. Karena itu, ia berharap tidak ada penerima yang justru menjual atau mengalihkan becak listrik kepada pihak lain.

“Jangan berpikir bantuan ini sebagai sesuatu yang bisa dijual. Ini adalah amanah dan alat untuk bekerja. Kalau digunakan dengan baik, manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang oleh penerima dan keluarganya,” tegasnya.

Ia juga mengajak para pengayuh becak untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan pemerintah dengan menggunakan bantuan tersebut secara bertanggung jawab.

Yayang berharap keberadaan becak listrik dapat membuat para pengayuh lebih mudah menjalankan aktivitas sehari-hari. Terlebih, sebagian penerima merupakan masyarakat yang sudah cukup berusia dan membutuhkan alat kerja yang dapat mengurangi beban fisik.

“Harapan kami tentu bantuan ini benar-benar meningkatkan kesejahteraan para pengayuh becak. Mereka bisa bekerja lebih ringan, lebih produktif dan penghasilannya juga meningkat,” tutur Yayang.

Selain itu, ia berharap program serupa dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat pekerja informal yang mendapatkan dukungan sesuai kebutuhan mereka.

“Semoga bantuan ini tidak berhenti sampai di sini. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak program pemerintah yang menyentuh langsung masyarakat bawah, khususnya para pekerja informal,” katanya.

Yayang mengingatkan para penerima agar menjadikan becak listrik tersebut sebagai sarana untuk memperbaiki taraf hidup, bukan sebagai barang yang diperjualbelikan.

“Jaga amanah ini. Rawat becaknya, gunakan untuk bekerja, jangan disalahgunakan dan jangan dijual. Karena tujuan bantuan ini adalah membantu bapak-bapak dan keluarga mendapatkan penghasilan yang lebih baik,” tuturnya.

Ia berharap 200 becak listrik tersebut benar-benar beroperasi di tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi para penerima.

“Kami ingin bantuan ini benar-benar hidup, digunakan setiap hari, menghasilkan pendapatan, dan pada akhirnya membawa manfaat bagi keluarga para pengayuh becak di Kabupaten Subang,” tutup Yayang. (cdp/ysp) 

Berita Terbaru

Acara HUT TNI 2026 Dipindah ke Cilangkap, Ini Jadwalnya

Acara HUT TNI 2026 Dipindah ke Cilangkap, Ini Jadwalnya

Nasional3 jam lalu
POLSUB dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda 2026

POLSUB dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda 2026

Subang3 jam lalu
Motor Warga Hilang, Keamanan Parkir di Pasar Malam Lapangan Bintang Subang jadi Sorotan

Motor Warga Hilang, Keamanan Parkir di Pasar Malam Lapangan Bintang Subang jadi Sorotan

Subang3 jam lalu
Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong Dalam Patroli KRYD

Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong Dalam Patroli KRYD

Subang3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Prediksi Cuaca Kabupaten Subang 5 Oktober 2026: Berawan, Suhu hingga 35 Derajat Celsius

Prediksi Cuaca Kabupaten Subang 5 Oktober 2026: Berawan, Suhu hingga 35 Derajat Celsius

Subang4 jam lalu
Proyek PSEL di Bandung Barat Mulai Dibangun, Apa Dampaknya bagi Lingkungan?

Proyek PSEL di Bandung Barat Mulai Dibangun, Apa Dampaknya bagi Lingkungan?

Bandung Barat8 jam lalu
Segini Gaji Karyawan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Operator Bisa Bawa Pulang Rp5 Jutaan

Segini Gaji Karyawan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Operator Bisa Bawa Pulang Rp5 Jutaan

Jawa Barat11 jam lalu
Mitra Samira Travel Resmi Hadir di Subang, Permudah Warga Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Mitra Samira Travel Resmi Hadir di Subang, Permudah Warga Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Headline12 jam lalu
Jadi Finalis FIFA ASEAN Cup 2026, Segini Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Jadi Finalis FIFA ASEAN Cup 2026, Segini Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Olahraga12 jam lalu
Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong, 64 Botol dan 9 Motor Diamankan

Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong, 64 Botol dan 9 Motor Diamankan

Headline12 jam lalu