Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Angka Anak Tidak Sekolah di Subang Turun Drastis, Jadi Percontohan Nasional

H
HubaEditor: Huba
|09:37 WIB
Bagikan:
Angka Anak Tidak Sekolah di Subang Turun Drastis, Jadi Percontohan Nasional
SEMANGAT BELAJAR: Bupati Subang Reynaldy saat bersama siswa di Patokbeusi, beberapa waktu lalu. Bupati mengajak siswa untuk semangat sekolah agar tidak drop out.

SUBANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang berhasil menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) secara signifikan dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Berkat kolaborasi multipihak dan kebijakan afirmatif, jumlah ATS di Subang berkurang hingga 21,19 persen sejak Mei 2024.  

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Subang, pada Mei 2024 tercatat 21.942 ATS. Namun, per Juni 2025 angka itu turun menjadi 17.293 anak. Capaian ini sekaligus mendongkrak Angka Partisipasi Sekolah (APS) Subang dari 97,41 persen (tahun 2024) menjadi 99,2 persen.  

Kepala Disdikbud Subang Nunung Suryani melalui Kasi Kurikulum dan Penilaian SMP Disdikbud Subang, Fera Maulidya mengungkapkan, kunci keberhasilan ini terletak pada pendekatan berbasis data. 

"Kami memulai dengan memetakan ATS secara rinci melalui dashboard khusus. Data ini menjadi landasan intervensi tepat sasaran," ujarnya kepada Pasundan Ekspres, Selasa (24/6/2025).

Satgas ATS yang terdiri dari relawan, aparat desa, dan dinas terkait turun langsung menjangkau anak-anak yang putus sekolah. "Gotong royong menjadi kunci. Bupati dan Wakil Bupati memberikan dukungan penuh," tambah Fera.  

Untuk menghilangkan alasan ekonomi dan administratif, Pemkab Subang menggulirkan sejumlah kebijakan. Mulai dari bantuan seragam gratis untuk mengurangi beban orang tua, penghapusan penahanan ijazah, memastikan siswa tidak terkendala administrasi, pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus dan sekolah nonformal (PKBM/SKB) bagi yang terkendala waktu.  

"Kami juga memperkuat pencegahan drop out dengan pengawasan intensif di sekolah," jelas Fera.  

Kesuksesan Subang tak hanya berdampak lokal. Kementerian Pendidikan menjadikan program ini sebagai percontohan nasional untuk mewujudkan wajib belajar 13 tahun. 

"Ini bukti komitmen Subang memastikan tidak ada anak yang tertinggal," tegas Fera.  

Dengan tren positif ini, Subang optimis bisa mencapai ATS nol persen. "Pendidikan berkualitas adalah hak semua anak. Mari terus bersinergi," ajaknya.(fsh/ysp)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline6 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat7 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta7 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang8 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle8 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang8 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta8 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta9 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang9 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang9 jam lalu