Atasi Banjir di Perkotaan, PUPR Subang Kucurkan Rp10 Miliar Perbaiki Drainase

PASUNDANEKSPRES.ID – Pemerintah Kabupaten Subang menggelontorkan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk membangun dan memperbaiki sistem drainase di sejumlah ruas jalan perkotaan yang selama ini menjadi langganan genangan air saat musim hujan.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Subang menjadikan penanganan drainase sebagai salah satu program prioritas tahun 2026 guna mengurangi risiko banjir dan memperlancar aliran air di kawasan perkotaan.
Kepala Bidang Jembatan Dinas PUPR Subang, Ida Nursanti, mengatakan salah satu lokasi yang menjadi perhatian utama adalah kawasan Pasar Inpres Sutaatmaja yang kerap tergenang ketika hujan deras mengguyur.
“Pasar Inpres menjadi salah satu prioritas karena setiap musim hujan sering terjadi genangan. Karena itu kami fokus membangun saluran drainase di kawasan tersebut,” ujar Ida.
Berdasarkan rencana yang telah disusun, terdapat tiga proyek drainase utama yang menyerap anggaran terbesar dari APBD 2026.
Pembangunan Drainase Jalan Brigjen Katamso (Ciereng)–MT Haryono–Ki Hajar Dewantara dialokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar. Selanjutnya pembangunan Drainase Jalan Agus Salim–MT Haryono (Sukamaju) sebesar Rp3,2 miliar, serta pembangunan Drainase Jalan Pejuang 45–Sutaatmaja yang menelan anggaran Rp2,5 miliar.
Selain pekerjaan fisik, Dinas PUPR juga menganggarkan sekitar Rp300 juta untuk jasa konsultansi pengawasan proyek, masing-masing Rp100 juta untuk setiap paket pekerjaan.
Menurut Ida, pembangunan drainase di Jalan MT Haryono akan membentang dari kawasan Tokma hingga SDN Sukamaju. Sementara drainase Jalan Agus Salim akan dibangun hingga Simpang Sompi dan terhubung dengan saluran yang berada di Jalan MT Haryono.
“Awalnya ada rencana pembangunan drainase di Jalan Ade Irma Suryani–Jenderal Ahmad Yani. Namun karena Pasar Inpres lebih sering tergenang, lokasi tersebut akhirnya menjadi prioritas,” katanya.
Puluhan Drainase Lingkungan Juga Dibangun
Selain tiga proyek utama bernilai miliaran rupiah, Dinas PUPR juga mengalokasikan anggaran untuk pembangunan puluhan drainase lingkungan di berbagai wilayah dengan nilai mulai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Beberapa di antaranya yakni pembangunan drainase di Blok Bunder Paseh, Kelurahan Dangdeur sebesar Rp50 juta, Jalan Veteran Kampung Cisugih Kelurahan Sukamelang sebesar Rp52 juta, Jalan Majasari–Cibogo sebesar Rp100 juta, serta Jalan Nusa Indah Kecamatan Subang sebesar Rp100 juta.
Ida menjelaskan bahwa Bidang Jembatan tidak hanya menangani pembangunan dan pemeliharaan jembatan, tetapi juga pembangunan tembok penahan tanah (TPT) serta sistem drainase jalan.
“Kami juga menangani pembangunan TPT dan drainase jalan sebagai bagian dari upaya menjaga infrastruktur tetap berfungsi dengan baik,” pungkasnya.(dan/ysp)
