Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Awal Tahun, Dua Orang di Subang Meninggal karena DBD

H
HubaEditor: Yusup Suparman
|08:00 WIB
Bagikan:
Awal Tahun, Dua Orang di Subang Meninggal karena DBD
PENJELASAN: Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Maxi menjelaskan mengenai kasus DBD.

SUBANG-Dinas Kesehatan Kabupaten Subang mencatat 132 kasus demam berdarah dengue (DBD) yang terjadi hingga pertengahan bulan Januari 2024. Dalam kasus ini merenggut 2 nyawa. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Maxi mengungkapkan, kasus DBD pada bulan Januari 2024 ini mengalami peningkatan tiga kali lipat dibanding pada Januari 2023. 

"Jadi kalau dibandingkan dengan Januari 2023 dengan Januari 2024 meningkat tiga kali lipat, jika di Januari tahun 2023 hanya 40 kasus dan tidak ada yang meninggal dunia sedangkan pada Januari 2024 ini sampai 132 kasus dan 2 orang meninggal dunia," ungkapnya. 

Menurutnya, secara aturan Peraturan Menteri Kesehatan nomor 1501/Menkes/Per/X/2010 tentang kejadian luar biasa (KLB), Kabupaten Subang sudah termasuk KLB. 

"Sesuai Permenkes tersebut dalam upaya pengendalian DBD ada tiga kriteria yang direkomendasikan yaitu timbulnya suatu penyakit menular tertentu (DBD), yang sebelumnya tidak ada atau tidak dikenal pada suatu daerah," ujarnya. 

Kemudian, lanjut Maxi jumlah penderita baru (kasus DBD) dalam periode waktu satu bulan menunjukkan kenaikan dua kali atau lebih dibandingkan dengan angka rata-rata per bulan dalam tahun sebelumnya. 

"Angka kematian kasus suatu penyakit (Case Fatality Rate) dalam 1 (satu) kurun waktu tertentu menunjukkan kenaikan 50 persen (lima puluh persen) atau lebih dibandingkan dengan angka kematian kasus suatu penyakit periode sebelumnya dalam kurun waktu yang sama," jelasnya. 

Maxi mengatakan, angka kejadian kasus DBD dari 2022 hingga 2023 sebenarnya menurun. Pada tahun 2022, 995 orang dinyatakan DBD dan korban meninggal 10 orang. Pada tahun 2023 kasus DBD menurun menjadi 618 dan korban meninggal 7 orang. 

Jumlah kasus DBD pada bulan Januari 2024 terdapat di 10 puskesmas yang ada di Kabupaten Subang tepatnya di Puskesmas Cikalapa, Sukarahayu, Kalijati, Rawalele, Pagaden Barat, Cipunagara, Purwadadi, Jalancagak, Kasolamang dan Cisalak. 

"Untuk kasus paling banyak terdapat di Pagaden Barat dengan jumlah 36 kasus, kemudian Cikalapa 7 kasus, Sukarahayu 3 kasus, Kalijati 9 kasus, Rawalele 7 kasus, Cipunagara 14 kasus, Purwadadi 15 kasus, Jalancagak 19 kasus, Kasomalang 21 kasus, dan Cisalak 11 kasus," terang dr. Maxi. 

Maka dari itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Subang mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan 3M (Menguras, Menurut, dan Mendaur Ulang) seperti menimbun barang bekas yang tak terpakai dan menghilangkan genangan air.(cdp/ysp) 

Berita Terbaru

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle25 menit lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle1 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle2 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle3 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang3 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle3 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle4 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional4 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional4 jam lalu