Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Awas! Nomor WhatsApp Palsu Kantor Imigrasi Marak di Google Maps

F
Fahrizal Abdul MEditor: Fahrizal Abdul M
|15:00 WIB
Bagikan:
Awas! Nomor WhatsApp Palsu Kantor Imigrasi Marak di Google Maps
Hati-hati marak nomor Whatsapp palsu kantor migrasi di Google Maps. (ilustrasi Freepik)

PasudanEkspres - Direktorat Jenderal Imigrasi memberikan peringatan kepada masyarakat terkait adanya nomor WhatsApp palsu yang mengatasnamakan kantor imigrasi di laman Google Maps. Nomor kontak tersebut diketahui digunakan untuk aksi penipuan.

"Dengan tegas diingatkan agar waspada! Nomor Kontak Palsu Semakin Marak di Laman Google Maps Kantor Imigrasi. Masyarakat diharapkan berhati-hati dengan nomor kontak WhatsApp palsu 081230030440 yang dicantumkan pada informasi alamat di laman Google Maps sejumlah Kantor Imigrasi," demikian pernyataan Ditjen Imigrasi yang dikutip dari detiknews.

Direktur Jenderal Imigrasi menyampaikan bahwa nomor yang mencurigakan tersebut ditemukan melalui aplikasi GetContact. Berdasarkan hasil penelusuran, nomor tersebut tidak valid, sehingga diduga kuat terkait dengan upaya penipuan.

"Fitur Google My Business, yang memungkinkan pengguna untuk mengedit informasi bisnis, disinyalir disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," tulis akun resmi Ditjen Imigrasi.

Sekretaris Ditjen Imigrasi, Sandi Andaryadi, mengingatkan masyarakat untuk selalu melakukan pengecekan ulang jika hendak menghubungi kantor Imigrasi. Ia juga mengimbau agar tidak mudah percaya.

"Selalu pastikan kebenaran informasi, jangan mudah percaya. Hubungi kontak dan media sosial resmi, baik dari Direktorat Jenderal maupun kantor Imigrasi," ujar Sandi.

Ditjen Imigrasi juga mengingatkan masyarakat untuk senantiasa mengakses informasi resmi mengenai layanan Imigrasi dan biaya PNBP melalui kanal-kanal resmi Ditjen Imigrasi.

"Direktorat Jenderal Imigrasi segera mengambil langkah untuk mengirim surat kepada Google agar nomor tersebut dihapus. Selain itu, Ditjen Imigrasi juga akan meminta operator seluler untuk memblokir nomor tersebut," demikian disampaikan oleh Ditjen Imigrasi.

Berita Terbaru

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta14 menit lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta24 menit lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional1 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat2 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang2 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional3 jam lalu
Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Olahraga3 jam lalu
Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Nasional3 jam lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026

Olahraga3 jam lalu