Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Banyak Pabrik di Jawa Barat Tutup, Apindo Ungkap Biang Keroknya

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|11:19 WIB
Bagikan:
Banyak Pabrik di Jawa Barat Tutup, Apindo Ungkap Biang Keroknya
Foto : (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

PASUNDAN EKSPRES - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) buka suara terkait fenomena penutupan pabrik dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang marak terjadi di Jawa Barat. Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menunjukkan, pada periode Januari-Maret 2024, PHK di Jawa Barat berdampak kepada 2.650 pekerja.

Ketua Umum Apindo Shinta W Kamdani menjelaskan, mayoritas pabrik yang tutup bergerak di sektor padat karya, khususnya tekstil dan garmen. Alasan utamanya adalah biaya operasional yang tinggi, terutama biaya tenaga kerja (labor cost) dan upah minimum provinsi (UMP) yang lebih tinggi dibandingkan daerah lain.

"Banyak pengusaha yang memilih pindah ke Jawa Tengah atau Jawa Timur karena UMP di sana lebih rendah," ujar Shinta.

Selain itu, peningkatan produktivitas juga menjadi faktor penting. Industri padat karya membutuhkan upaya keras untuk meningkatkan produktivitas agar bisa bersaing.

Meski demikian, Shinta menekankan bahwa ketersediaan bahan baku juga menjadi faktor penentu.

Di tengah badai PHK ini, Shinta optimistis kondisinya tidak separah saat pandemi Covid-19. Ia juga menekankan pentingnya menjaga iklim usaha yang kondusif dan menekan biaya operasional.

Sebagai informasi tambahan, data Kemnaker menunjukkan PHK di Jawa Barat selama Januari-Maret 2024 terbanyak terjadi di sektor tekstil dan garmen, dengan rincian:

-Januari: 306 pekerja

-Februari: 654 pekerja

-Maret: 1690 pekerja

BACA JUGA:Aktor Senior Dorman Borisman Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Kasus terbaru adalah PHK 233 karyawan oleh PT Sepatu Bata Tbk (BATA) menyusul penutupan pabriknya di Purwakarta per 30 April 2024.

Apindo terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk membantu pengusaha dan mencari solusi agar meminimalisir PHK dan dampaknya terhadap pengangguran.

Berita Terbaru

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle59 menit lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle2 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle3 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle4 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang4 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle4 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle4 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional5 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional5 jam lalu