Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Beda-beda Pernyataan KDM: dari Sebelum dan Sesudah Tragedi Pesta Rakyat Pernikahan Anaknya

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|09:20 WIB
Bagikan:
Beda-beda Pernyataan KDM: dari Sebelum dan Sesudah Tragedi Pesta Rakyat Pernikahan Anaknya
Screanshoot YT KDM saat perbincangan dengan Maula soal rencana pesta rakyat

PASUNDAN EKSPRES - Pesta rakyat dalam rangka pernikahan anak Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang digelar di Alun-Alun Garut, berakhir duka.

Tiga warga meninggal dunia dalam insiden tersebut. Menariknya, pernyataan Dedi Mulyadi sebelum dan sesudah tragedi tampak berbeda.

Sebelum kejadian, Dedi dan putranya, Maula Akbar, sempat berdiskusi mengenai rencana pesta rakyat yang akan dilaksanakan di Pendopo Garut.

Percakapan itu terekam dalam video di kanal YouTube pribadi Dedi. Dalam video tersebut, Dedi menanyakan detail acara kepada Maulana, termasuk jadwal hiburan dan konsumsi untuk masyarakat.

"Penggemar ayah banyak, pasti warga akan datang berbondong-bondong. Ada hiburannya nggak nanti?" tanya Dedi.

"Ada," jawab Maulana singkat.

Maulana menyebut acara hiburan akan digelar pada Jumat malam, 18 Juli, di Pendopo Garut yang bersebelahan dengan alun-alun.

Hiburan yang disiapkan antara lain menampilkan artis seperti Ohang, Kiwil, dan Ceu Popon.

Ia juga mengatakan warga akan disuguhi makanan gratis dari pelaku UMKM lokal.

Dedi menekankan bahwa masyarakat baru diperbolehkan datang pada Jumat malam agar tidak terjadi penumpukan pengunjung.

Ia juga menyampaikan bahwa warga bisa menikmati makanan, hiburan, dan tawa sepuasnya dalam acara tersebut.

Namun, pascatragedi, Dedi Mulyadi menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui adanya agenda makan gratis bagi masyarakat.

Ia mengaku hanya mengetahui acara pentas seni yang dijadwalkan berlangsung pada malam hari.

"Acara syukuran Maula dan Putri, saya pribadi tidak tahu soal kegiatan itu. Yang saya pahami hanyalah acara seni yang akan berlangsung malam hari," ujar Dedi.

Pernyataan itu disampaikannya usai menghadiri rapat paripurna DPRD Jawa Barat di Bandung, Sabtu (19/7).

Dedi menyebut bahwa dalam jadwal pribadi maupun unggahan media sosialnya, acara semestinya berlangsung pukul 19.00 WIB bersamaan dengan pagelaran seni di area terbuka.

"Sudah jelas di YouTube saya, acaranya hari Jumat jam 7 malam, bersamaan dengan hiburan rakyat. Tidak ada agenda acara pukul 13.00 siang," tegas Dedi.

Berita Terbaru

BEM UI Turun ke Jalan Hari Ini, 5 Tuntutan Demo 28 Oktober Singgung Kebijakan Prabowo

BEM UI Turun ke Jalan Hari Ini, 5 Tuntutan Demo 28 Oktober Singgung Kebijakan Prabowo

Nasional10 menit lalu
IHSG Anjlok, Dampaknya Bisa Merembet ke Sektor Riil

IHSG Anjlok, Dampaknya Bisa Merembet ke Sektor Riil

Opini15 menit lalu
Polisi Tetapkan Sopir BYD yang Lindas Ojol di Blok M Jadi Tersangka

Polisi Tetapkan Sopir BYD yang Lindas Ojol di Blok M Jadi Tersangka

Nasional42 menit lalu
Puncak Grup E Jadi Taruhan, Begini Prediksi Persib vs Melbourne Victory Malam Ini

Puncak Grup E Jadi Taruhan, Begini Prediksi Persib vs Melbourne Victory Malam Ini

Olahraga56 menit lalu
ADVERTISEMENT
Warga Malaysia Boikot Produk Indonesia Imbas Kabut Asap Karhutla

Warga Malaysia Boikot Produk Indonesia Imbas Kabut Asap Karhutla

Nasional1 jam lalu
Korupsi Pemkab Bogor Diselidiki KPK, Jaro Ade Dijadwalkan Diperiksa 29 Oktober

Korupsi Pemkab Bogor Diselidiki KPK, Jaro Ade Dijadwalkan Diperiksa 29 Oktober

Jawa Barat1 jam lalu
Polemik Takedown 4 Jam Komdigi, DPR Ingatkan Pentingnya Kebebasan Berekspresi

Polemik Takedown 4 Jam Komdigi, DPR Ingatkan Pentingnya Kebebasan Berekspresi

Nasional1 jam lalu
Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, BEM UI Bawa Lima Tuntutan dalam Aksi Demo 28 Oktober 2026

Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, BEM UI Bawa Lima Tuntutan dalam Aksi Demo 28 Oktober 2026

Nasional1 jam lalu
Sumpah Pemuda, DP2KBP3A Subang Dorong Remaja Rencanakan Masa Depan

Sumpah Pemuda, DP2KBP3A Subang Dorong Remaja Rencanakan Masa Depan

Subang1 jam lalu
Ratusan Siswa SMP di Dramaga Bogor Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Ratusan Siswa SMP di Dramaga Bogor Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Jawa Barat1 jam lalu