Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

BEMNUS Jawa Barat Mengutuk Keras Tindakan Brutal Aparat terhadap BEMNUS NTT di Depan Pangadilan Negeri Kupang

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|23:44 WIB
Bagikan:
BEMNUS Jawa Barat Mengutuk Keras Tindakan Brutal Aparat terhadap BEMNUS NTT di Depan Pangadilan Negeri Kupang
Diduga korban kekerasaan aparat terhadap BEMNUS NTT di Depan Pangadilan Negeri Kupang

PASUNDAN EKSPRES - Aksi protes yang digelar oleh BEMNUS Nusa Tenggara Timur (NTT) di Depan Pangadilan Negeri Kupang pada Kamis, 4 April 2024, mendapat kecaman keras dari BEMNUS Jawa Barat.

Dalam aksi tersebut, Hemax Rihi Herwilla, selaku Koordinator Daerah BEMNUS NTT, menjadi korban kekerasan yang mengakibatkan cedera serius di wajahnya.

Muhammad Riefky Alfathan, Sekretaris Daerah BEM Nusantara Jawa Barat, menyatakan, "Kami telah berusaha menghubungi rekan-rekan di NTT untuk memastikan kebenaran adanya tindakan represif yang dilakukan oleh aparat terhadap aksi yang dilakukan oleh BEMNUS NTT dan korban yang menjadi Koordinator Daerah BEMNUS NTT."

Aris Gunawan menjelaskan, "Aksi ini merupakan inisiatif dari Aliansi Peduli Kemanusiaan untuk memantau perkembangan kasus meninggalnya Roy Bolle dengan terdakwa Marten Konat, dan merupakan aksi ke-19 yang digelar."

"Hemax Rihi Herewilla saat ini sedang menjalani perawatan di RS Titus Uly Kupang karena mengalami luka serius di wajahnya akibat pengeroyokan oleh oknum aparat," ungkap Aris.

Dalam rangka menegakkan keadilan, BEMNUS Jawa Barat menegaskan beberapa poin penting:

1. Mengutuk keras tindakan brutal oknum aparat yang menyebabkan represi dan intimidasi terhadap para peserta aksi.

2. Menuntut penghentian segala bentuk represi terhadap masyarakat yang melakukan aksi demonstrasi.

3. Meminta pihak kepolisian, terutama Kapolda NTT dan Kapolri, untuk turun tangan dan menegur anggotanya yang terlibat dalam tindakan brutal dan tidak manusiawi.

4. Menuntut klarifikasi segera dari pihak kepolisian dan permintaan maaf kepada publik, khususnya kepada korban yang mengalami luka serius.

Berita Terbaru

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Subang1 jam lalu
Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Opini1 jam lalu
Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat3 jam lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline4 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional5 jam lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline6 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga7 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline7 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline7 jam lalu