Betadine Clear Liquid 5 ml Resmi Diluncurkan, Apoteker Didorong Perkuat Edukasi Perawatan Luka

BANDUNG - Kesiapsiagaan masyarakat dalam menangani luka ringan sehari-hari kembali menjadi perhatian dalam momentum Hari Pertolongan Pertama Sedunia atau World First Aid Day 2026. PT iNova Pharmaceuticals Indonesia melalui Betadine Indonesia meluncurkan Betadine Clear Liquid 5 ml, format ringkas yang dirancang untuk mendukung kesiapan perawatan luka sebelum masyarakat beraktivitas.
Peluncuran tersebut berlangsung dalam Seminar HISFARMA PD IAI Jawa Barat 2026 di Bandung, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat peran apoteker dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah awal perawatan luka yang tepat.
Mengangkat pesan “Siap Siaga Luka bersama Apoteker dan Betadine Clear Liquid: Bersihkan dan Pakai Antiseptik Sebelum Tutup Luka”, Betadine Indonesia bersama HISFARMA mengajak masyarakat membangun kebiasaan sederhana ketika menghadapi luka ringan.
Pesan tersebut menekankan bahwa luka tidak hanya perlu ditutup, tetapi perlu dibersihkan dan diberikan antiseptik yang sesuai sebelum dilindungi dengan plester maupun perban.
Head of Marketing PT iNova Pharmaceuticals Indonesia, Yulias Rachmatika, mengatakan Betadine telah menjadi bagian dari kesiapan keluarga Indonesia dalam menangani luka selama lebih dari 50 tahun.
“Seiring aktivitas dan mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, kebutuhan akan pertolongan pertama yang tepat dan praktis pun semakin relevan. Momentum Hari Pertolongan Pertama Sedunia mengingatkan kita bahwa penanganan luka ringan sehari-hari perlu dimulai dengan langkah yang benar,” ujarnya.
Menurut Yulias, Betadine Clear Liquid 5 ml hadir dalam format yang lebih ringkas sehingga mudah dipersiapkan sebelum melakukan berbagai aktivitas.
"Bersama HISFARMA, kami juga memperkuat peran apoteker sebagai sumber edukasi kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat, melalui pesan sederhana namun penting: ‘Siap Siaga Luka bersama Apoteker dan Betadine Clear Liquid: Bersihkan dan Pakai Antiseptik Sebelum Tutup Luka’,” katanya.
Kolaborasi Betadine Indonesia dan HISFARMA tidak berhenti pada peluncuran produk. Kegiatan tersebut juga menyoroti posisi apoteker komunitas sebagai salah satu pihak yang dapat membantu masyarakat memperoleh informasi kesehatan yang mudah dipahami.
Apoteker dan Dosen Universitas Santo Borromeus, apt. Yovita Mercya, S.Si., M.Si., mengatakan masyarakat membutuhkan informasi yang tepat ketika menghadapi luka ringan.
“Apoteker memiliki peran penting sebagai salah satu sumber informasi kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat, termasuk dalam memberikan edukasi mengenai perawatan luka,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penanganan luka ringan perlu dilakukan secara bertahap. Luka dibersihkan terlebih dahulu menggunakan air bersih, kemudian diberikan antiseptik yang sesuai sebelum akhirnya ditutup menggunakan plester atau perban.
“Luka ringan sebaiknya dibersihkan dengan air bersih terlebih dahulu, kemudian diberikan antiseptik untuk mencegah infeksi sebelum akhirnya ditutup dengan plester atau perban,” jelasnya.
Peran edukatif apoteker juga tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Regulasi tersebut menempatkan pemberian informasi dan konseling sebagai bagian dari pelayanan farmasi klinik untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kesadaran pasien.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga diperkenalkan dengan prinsip 4C, yakni Chill, Clean & Disinfect, Cover, dan Comfort sebagai pesan sederhana dalam menghadapi luka ringan.
Tahap Chill mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan terlebih dahulu memeriksa kondisi luka.
Kemudian Clean & Disinfect, yaitu membersihkan luka dari kotoran yang mudah dibersihkan dan mengaplikasikan antiseptik yang sesuai.
Tahap berikutnya Cover, yakni menutup luka menggunakan plester atau kasa bersih untuk membantu melindunginya.
Sementara Comfort berarti memastikan luka tetap nyaman, memantau proses pemulihan dan mencari bantuan tenaga kesehatan apabila luka menunjukkan tanda-tanda yang perlu diperhatikan.
Medical Affairs Specialist PT iNova Pharmaceuticals Indonesia, dr. Fanny Fardhani, menegaskan tahap Clean & Disinfect menjadi bagian penting sebelum luka ditutup.
“Untuk luka ringan, bersihkan luka dengan air bersih mengalir dan keluarkan kotoran yang mudah dibersihkan, kemudian aplikasikan antiseptik yang sesuai,” katanya.
Ia menjelaskan, antiseptik bening yang mengandung octenidine dan allantoin menjadi salah satu pilihan yang ditawarkan dalam perawatan luka. Berdasarkan keterangan perusahaan, kandungan octenidine membantu memberikan perlindungan antiseptik terhadap bakteri dan jamur penyebab infeksi berdasarkan uji laboratorium.
Sementara itu, allantoin disebut memiliki sifat anti-inflamasi dan melembapkan yang membantu mendukung proses penyembuhan luka.
“Setelah luka bersih dan antiseptik diaplikasikan, baru kemudian tutup dengan plester atau kasa steril. Pesannya sederhana: bersihkan luka dengan tepat dan pakai antiseptik sebelum tutup luka,” ujarnya.
Brand Manager Wound Care PT iNova Pharmaceuticals Indonesia, Anastasya Ratu Chaerani, mengatakan luka kecil dapat terjadi kapan saja, terutama ketika anak-anak melakukan aktivitas sehari-hari.
Mulai dari bermain di rumah, bersekolah, bepergian hingga berkegiatan di luar ruangan, risiko mengalami luka ringan tetap ada. Karena itu, kesiapan perlengkapan pertolongan pertama menjadi bagian penting dalam aktivitas keluarga.
“Betadine Clear Liquid 5 ml hadir dalam format ringkas yang mudah disiapkan dan dibawa, dengan formula bening, tidak menimbulkan rasa perih, serta dapat digunakan oleh semua usia, termasuk bayi dan anak di bawah dua tahun,” katanya.
Menurut Anastasya, kehadiran format 5 ml tersebut diharapkan memberikan pilihan yang lebih praktis bagi masyarakat dalam mempersiapkan kebutuhan perawatan luka.
Kolaborasi Betadine Indonesia dan HISFARMA dalam momentum Hari Pertolongan Pertama Sedunia pada akhirnya membawa satu pesan utama, yakni pentingnya masyarakat memiliki pemahaman dasar mengenai penanganan luka ringan.
Pesan “Antiseptik Dulu, Baru Tutup Luka” diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi dapat menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan melibatkan apoteker sebagai sumber informasi kesehatan yang mudah dijangkau, edukasi mengenai perawatan luka diharapkan semakin dekat dengan masyarakat.
Sementara kehadiran Betadine Clear Liquid 5 ml melengkapi upaya tersebut melalui format yang lebih ringkas dan mudah dipersiapkan sebelum masyarakat bekerja, berolahraga, bepergian maupun melakukan aktivitas di luar ruangan.
Penggunaan produk tetap perlu disesuaikan dengan indikasi, kondisi luka dan petunjuk penggunaan yang tercantum pada produk.(hdi/ysp)
