Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Bisnis Chip Intel Mengalami Kerugian Besar, Dengan Jumlah Rp 111,4 Triliun

F
Fahrizal Abdul MEditor: Fahrizal Abdul M
|21:00 WIB
Bagikan:
Bisnis Chip Intel Mengalami Kerugian Besar, Dengan Jumlah Rp 111,4 Triliun
Bisnis chip Intel alami kerugian besar yang mencapai Rp 111,4 Triliun. (screenshot Intel vPro @intel.co.id)

PASUNDAN EKSPRES - Intel telah mengungkapkan kerugian yang mereka alami dalam bisnis foundry chipnya selama tahun 2023, yang mencapai USD 7 miliar atau setara dengan sekitar Rp 111,4 triliun.

Jumlah kerugian operasional ini mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan tahun 2022 yang mencapai USD 5,2 miliar. Unit bisnis foundry Intel mendapatkan pemasukan sebesar USD 18,9 miliar pada tahun 2023, mengalami penurunan sebesar 31% dari USD 27,49 miliar yang mereka raih selama tahun 2022.

Saham Intel langsung mengalami penurunan sebesar 4,3% setelah laporan keuangan itu diajukan ke US Securities and Exchange Commission (SEC), seperti yang dilansir oleh Pasunanekspres dari Reuters pada Kamis (4/4/2024).

Dalam presentasinya kepada para investor, CEO Intel, Pat Gelsinger, mengakui bahwa tahun 2024 merupakan tahun terburuk dalam hal kerugian operasional bagi Intel, khususnya dalam bisnis produksi chip, dan hal ini tidak lagi mengejutkan. Ia memprediksi bahwa Intel baru akan mencapai titik impas pada tahun 2027.

Gelsinger juga mengakui bahwa bisnis foundry ini terbebani oleh keputusan yang kurang tepat yang mereka ambil, seperti keterlambatan dalam berinvestasi pada teknologi yang lebih canggih. Dampak dari kesalahan tersebut adalah Intel harus mengalihkan 30% dari produksi chipnya ke perusahaan lain, seperti TSMC.

Namun, kemudian Intel memutuskan untuk membeli mesin extreme ultraviolet (EUV) dari ASML, perusahaan asal Belanda. Mesin yang dibeli tersebut memiliki harga yang sangat mahal, mencapai USD 150 juta, namun merupakan salah satu alat pembuat chip yang sangat efektif secara biaya, dan dapat mengurangi ketergantungan Intel pada perusahaan seperti TSMC.

Secara total, Intel telah menghabiskan sekitar USD 100 miliar untuk membangun dan memperluas pabrik chipnya di empat negara bagian. Mereka juga akan menerima pendanaan dari pemerintah AS sebesar USD 8,5 miliar, yang merupakan bagian dari CHIPS Act.

Namun, agar rencana Intel dapat berjalan lancar, mereka harus berhasil membujuk perusahaan-perusahaan lain untuk mau memproduksi chip mereka di pabrik Intel. Salah satunya adalah upaya Intel yang berhasil mengontrak Microsoft.

Berita Terbaru

Baru Sehari, Subang Wedding Festival Catat Transaksi Rp852 Juta

Baru Sehari, Subang Wedding Festival Catat Transaksi Rp852 Juta

Subang27 menit lalu
Koran dan Media Online Pasundan Ekspres Raih Penghargaan SPS Awards 2026

Koran dan Media Online Pasundan Ekspres Raih Penghargaan SPS Awards 2026

Headline1 jam lalu
Persib Bandung Jadi Tim Terbaik Fase Grup, Cuma Butuh 1 Poin untuk Kunci Juara Grup E!

Persib Bandung Jadi Tim Terbaik Fase Grup, Cuma Butuh 1 Poin untuk Kunci Juara Grup E!

Olahraga2 jam lalu
Jadwal Libur November 2026: Ini Daftar Tanggal Merahnya

Jadwal Libur November 2026: Ini Daftar Tanggal Merahnya

Nasional3 jam lalu
Mengenal Teknologi Penyadapan LIMS yang Diduga Digunakan Listyo Sigit Cs untuk Sadap Presiden Prabowo

Mengenal Teknologi Penyadapan LIMS yang Diduga Digunakan Listyo Sigit Cs untuk Sadap Presiden Prabowo

Nasional4 jam lalu
Rute ke Pasir Panyileukan Ciater Subang dari Jakarta, Kawasan Wisata Baru yang Diresmikan KDM

Rute ke Pasir Panyileukan Ciater Subang dari Jakarta, Kawasan Wisata Baru yang Diresmikan KDM

Subang5 jam lalu
Kabar Baik! Pemerintah Umumkan Rekrutmen CPNS Mulai November 2026

Kabar Baik! Pemerintah Umumkan Rekrutmen CPNS Mulai November 2026

Nasional6 jam lalu
Prakiraan Cuaca Hari Ini di Subang Sabtu 7 November 2026, Cek Sekarang!

Prakiraan Cuaca Hari Ini di Subang Sabtu 7 November 2026, Cek Sekarang!

Lifestyle7 jam lalu
Wamen Ossy Laporkan Progres Dukungan Kementerian ATR/BPN dalam Percepatan Pembangunan KSPEAN di Empat Provinsi Prioritas

Wamen Ossy Laporkan Progres Dukungan Kementerian ATR/BPN dalam Percepatan Pembangunan KSPEAN di Empat Provinsi Prioritas

Nasional17 jam lalu
Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

Nasional17 jam lalu