Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Boikot Bank Mandiri Menggema, Netizen Ramai-Ramai Serukan Penarikan Dana

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|09:17 WIB
Bagikan:
Boikot Bank Mandiri Menggema, Netizen Ramai-Ramai Serukan Penarikan Dana
Ilustrasi/tangkapan layar google

PASUNDANEKSPRES.ID— Seruan boikot Bank Mandiri ramai disuarakan warganet di media sosial X menyusul kasus pembekuan rekening milik Supriyono alias Botok, koordinator aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Sejumlah pengguna X bahkan menyatakan akan menarik dana dan menutup rekening mereka di bank pelat merah tersebut.

Gelombang kekecewaan itu muncul meski Bank Mandiri telah menyampaikan permohonan maaf terkait pembekuan rekening. Warganet menilai persoalan tersebut menimbulkan kekhawatiran mengenai keamanan privasi nasabah serta hak kepemilikan atas dana yang tersimpan di rekening.

Seruan boikot juga semakin ramai setelah muncul narasi mengenai pemblokiran rekening yang disebut berkaitan dengan dana donasi masyarakat. Beragam komentar bernada kritik dan kecaman pun membanjiri media sosial.

Pengguna X @recehsjaa meluapkan kekesalannya. ”Hayoloh bank mandiri, masyarakat rame rame tarik semua uang dari tabungannya dari bank mandiri. Lagian aneh sih lu, rekening untuk donasi lu blokir, EMNG ITU SEBUAH KEJAHATAN?? RASAKANNN LUUUU,” ujarnya, dikutip Senin (24/8/2026).

Kekecewaan serupa disampaikan akun @bobomulunapa yang mengajak langkah konkret. ”itu livin bank mandiri ya.. kita boikot balik aja gimana min, biar nasabah seluruh indonesia tarik duit @bankmandiri,” ungkapnya.

Kritik mengenai dasar kewenangan pemblokiran rekening turut disampaikan pengguna X @ferrykoto. Ia mempertanyakan alasan pemblokiran rekening milik aktivis aksi tersebut.

”Wedan ini Bank Mandiri !! Keterlaluan, seenaknya memblokir dana nasabah. Permintaan pemblokiran oleh aparat hukum harus terkait perkara pidana, harus resmi suratnya, bukti penyidikan kasusnya. Lha, orang mau unjuk rasa, menyampaikan pendapat, pidananya apa???” tulisnya.

Tak sedikit pula warganet yang mengaku mengambil langkah lebih jauh dengan berencana menutup rekening Bank Mandiri.

Salah satunya akun @IJenong68552 yang secara terbuka menanyakan prosedur penutupan rekening secara permanen.

”@bankmandiri cara menutup rekening permanen apa harus datang ke pusat atau cukup di cabang. Saya dan ibu mertua saya mau tutup rekening permanen. Dan mau memindah saldonya walaupun cuma ratusan dari hasil usaha kos kosan dan kontrakan”.

Perdebatan mengenai kasus tersebut juga berkembang menjadi kekhawatiran terhadap kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat dan menggalang aksi.

Akun @ubegebe1 menilai pembekuan rekening dapat menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat.

”Pemblokiran akun tokoh demo Pati oleh @bankmandiri ini bahaya banget. Bisa bikin orang takut untuk mengkritik apalagi menggalang aksi masa. Rekening bisa diblokir gitu aja, tanpa proses yang jelas. @bankmandiri, norak lu!!”.

Bank Mandiri Beri Klarifikasi

Di tengah ramainya seruan boikot dan ajakan pemindahan dana, Bank Mandiri melalui akun resmi @bankmandiri berulang kali memberikan tanggapan kepada pengguna X.

Bank Mandiri menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan nasabah sekaligus menjelaskan bahwa pembekuan rekening dilakukan sebagai tindak lanjut permintaan aparat penegak hukum.

”Hai Sahabat, dapat kami sampaikan, Bank Mandiri memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada nasabah terkait pemblokiran rekening. Pemblokiran tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan aparat penegak hukum dan telah dilakukan sesuai prosedur serta ketentuan yang berlaku,” tulis @bankmandiri.

Bank Mandiri juga merespons pengguna yang menyatakan keinginan menutup rekening. Pihak bank meminta nasabah mempertimbangkan kembali rencana tersebut.

"@IJenong68552 Hai Sahabat IJenong68552, mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Untuk keinginan Sahabat melakukan penutupan rekening tabungan, kami mohon pertimbangannya kembali," ujar akun @bankmandiri.

Dalam respons lainnya, Bank Mandiri menyebut sejumlah program yang dapat dinikmati nasabah sebagai salah satu alasan untuk tetap menggunakan layanan mereka.

"Sangat disayangkan apabila rekening tabungan Sahabat ditutup, karena saat ini tersedia berbagai program menarik yang hanya bisa dinikmati oleh nasabah Bank Mandiri,seperti promosi kuliner, belanja, dan travel, cashback dan program undian tertentu," tambah akun resmi Bank Mandiri tersebut.

Bank Mandiri juga berharap nasabah tetap menggunakan layanan perbankan mereka serta menawarkan bantuan apabila terdapat kendala atau alasan khusus di balik rencana penutupan rekening.

"Kami berharap Sahabat tetap menjadi bagian dari keluarga besar Bank Mandiri. Jika ada kendala atau alasan khusus terkait rencana penutupan rekening, kami siap membantu mencarikan solusi terbaik," jelas @bankmandiri.

Pihak Bank Mandiri juga menegaskan bahwa perusahaan senantiasa berkomitmen menjalankan kegiatan operasional perbankan sesuai dengan regulasi dan ketentuan yang berlaku.

Hingga Senin (24/8/2026), seruan boikot dan ajakan menarik dana tersebut masih menjadi perbincangan di media sosial X. Kasus pembekuan rekening Supriyono alias Botok pun terus menjadi perhatian publik, terutama terkait dasar pemblokiran serta dampaknya terhadap kepercayaan masyarakat kepada industri perbankan.

Berita Terbaru

Acara HUT TNI 2026 Dipindah ke Cilangkap, Ini Jadwalnya

Acara HUT TNI 2026 Dipindah ke Cilangkap, Ini Jadwalnya

Nasional9 jam lalu
POLSUB dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda 2026

POLSUB dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda 2026

Subang9 jam lalu
Motor Warga Hilang, Keamanan Parkir di Pasar Malam Lapangan Bintang Subang jadi Sorotan

Motor Warga Hilang, Keamanan Parkir di Pasar Malam Lapangan Bintang Subang jadi Sorotan

Subang9 jam lalu
Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong Dalam Patroli KRYD

Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong Dalam Patroli KRYD

Subang9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Prediksi Cuaca Kabupaten Subang 5 Oktober 2026: Berawan, Suhu hingga 35 Derajat Celsius

Prediksi Cuaca Kabupaten Subang 5 Oktober 2026: Berawan, Suhu hingga 35 Derajat Celsius

Subang10 jam lalu
Proyek PSEL di Bandung Barat Mulai Dibangun, Apa Dampaknya bagi Lingkungan?

Proyek PSEL di Bandung Barat Mulai Dibangun, Apa Dampaknya bagi Lingkungan?

Bandung Barat14 jam lalu
Segini Gaji Karyawan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Operator Bisa Bawa Pulang Rp5 Jutaan

Segini Gaji Karyawan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Operator Bisa Bawa Pulang Rp5 Jutaan

Jawa Barat17 jam lalu
Mitra Samira Travel Resmi Hadir di Subang, Permudah Warga Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Mitra Samira Travel Resmi Hadir di Subang, Permudah Warga Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Headline18 jam lalu
Jadi Finalis FIFA ASEAN Cup 2026, Segini Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Jadi Finalis FIFA ASEAN Cup 2026, Segini Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Olahraga18 jam lalu
Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong, 64 Botol dan 9 Motor Diamankan

Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong, 64 Botol dan 9 Motor Diamankan

Headline18 jam lalu