Bus Mudik Gratis Terbakar di Tol Cipali KM 95 Subang

PASUNDANEKSPRES.ID - Bus pariwisata yang akan digunakan untuk program mudik gratis terbakar di ruas Tol Cipali kilometer 95+100 jalur B arah Cirebon menuju Jakarta, tepatnya di wilayah Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (15/3/2026) petang.
Bus milik PO Selokaton dengan nomor polisi AA 7521 UF itu diketahui sedang dalam perjalanan menuju Cileungsi, Bogor, untuk menjemput peserta mudik gratis tujuan Wonogiri.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut karena bus dalam kondisi kosong tanpa penumpang.
Dari sejumlah rekaman video amatir warga yang beredar, api terlihat berkobar cukup besar dan dengan cepat melahap hampir seluruh bagian badan bus hingga hangus.
Kasat Lantas Polres Subang AKP Hardian Ardianto menyampaikan, sebelum api membesar, tanda-tanda kebakaran sebenarnya sudah terlihat dari bagian belakang bus sekitar dua kilometer sebelum lokasi kejadian.
“Pengemudi kemudian mendapat informasi dari sopir kendaraan lain bahwa bus yang dikendarainya mengeluarkan api. Sopir langsung menepikan kendaraan ke bahu jalan,” terangnya.
Namun, kata Hardian, api dengan cepat membesar sehingga pengemudi tidak sempat menyelamatkan sejumlah dokumen kendaraan yang berada di dalam bus.
“Saat kejadian, kendaraan hanya berisi sopir bernama Feri Gumilar bersama dua orang kernet. Ketiganya berhasil menyelamatkan diri sebelum api melahap seluruh badan bus,” katanya.
Sementara itu, Kepala Departemen Corporate Communications & Sustainability Management Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo menjelaskan, perugas dari Astra Tol Cipali yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan jalur.
“Petugas patroli Astra Tol Cipali tiba di lokasi sekitar pukul 17.01 WIB untuk melakukan pengamanan jalur. Dua unit pemadam kebakaran dari Subang kemudian tiba pada pukul 17.20 WIB untuk melakukan pemadaman,” jelasnya.
Api akhirnya berhasil dipadamkan dan proses pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 17.52 WIB.
Akibat insiden tersebut, lanjut Ardam, petugas sempat melakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup dua lajur menuju Jakarta dan hanya membuka satu lajur bagi kendaraan yang melintas guna memudahkan proses penanganan kebakaran.
“Saat ini petugas masih melakukan pembersihan material sisa kebakaran di lokasi kejadian. Sementara bangkai bus yang hangus terbakar belum dapat dipindahkan karena kondisinya yang rusak berat,” ungkap Ardam.
Pihak Astra Tol Cipali juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang timbul selama proses penanganan insiden berlangsung.
“Kami mengimbau para pengendara untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum melakukan perjalanan demi keselamatan bersama,” pungkasnya. (cdp/ysp)
