Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Cuaca Ekstrem, Dinas Kesehatan Hewan Kabupaten Subang Imbau Peternak Jaga Kesehatan Ternak

H
HubaEditor: Huba
|08:01 WIB
Bagikan:
Cuaca Ekstrem, Dinas Kesehatan Hewan Kabupaten Subang Imbau Peternak Jaga Kesehatan Ternak
PEMERIKSAAN KESEHATAN: Petugas Dinas Kesehatan Hewan Kabupaten Subang saat memeriksa kandang ternak di beberapa kecamatan di Subang. CINDY DESITA PUTRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Disnakeswan Subang, drh. Erlinawati Pasaribu, mengimbau para peternak untuk menjaga kondisi peternakan mereka menghadapi cuaca ekstrem. 

Upaya ini dilakukan untuk memastikan kesehatan dan kesiapan hewan ternak dalam menghadapi cuaca ekstrem.

"Kita setiap musim selalu memberikan Kartu Informasi Medis (KIM) kepada masyarakat melalui petugas kami di lapangan. Saat ini, kami tengah giat melakukan vaksinasi dan pemberian obat cacing sebagai upaya meningkatkan antibodi ternak," ujar drh. Erlinawati. 

Saat ini, papar Erlinawati, Disnakeswan Subang telah menyusun jadwal untuk menyisir semua kecamatan, dengan empat Puskesmas Hewan yang berlokasi di Puskeswan Pamanukan, Puskeswan Pagaden, Puskeswan Dawuan, dan Puskeswan Jalancagak. 

"Tiap tahun, kami selalu membuat program untuk mencegah peningkatan kasus penyakit pada ternak selama musim ekstrem. Tahun ini, kami tidak menemukan hewan yang mati mendadak, tetapi seringkali ditemui hewan yang terkena diare," terangnya.

Erlinawati menjelaskan, salah satu penyebab utama diare pada ternak adalah kebersihan kandang yang kurang terjaga. 

"Saat musim hujan, kondisi kandang yang lembab membuat bakteri dan jamur berkembang biak dengan cepat. Hal ini biasanya ditemukan pada anak-anak domba yang kecacingan dan terkena infeksi bakteri dari kotoran yang ada di kandang," jelasnya.

Disnakeswan Subang terus menggalakkan edukasi dan sosialisasi terkait perawatan kandang ternak. Apalagi, kata Erlina, menjelang musim hujan, peternak diimbau untuk memperhatikan makanan ternak, terutama rumput. 

"Rumput yang sudah dipotong dan basah jangan langsung diberikan kepada hewan, harus dilayukan terlebih dahulu agar hewan tidak mengalami kembung," kata Erlinawati.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan kandang. Menurutnya, kebersihan kandang adalah yang utama. Kotoran yang tidak dibersihkan akan menjadi sumber penyakit bagi ternak ketika terkena hujan.

Dengan upaya preventif yang dilakukan Disnakeswan Subang, dia berharap para peternak dapat meminimalisir risiko penyakit pada ternak selama musim cuaca ekstrem.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle26 menit lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga35 menit lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional1 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta2 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional3 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat4 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat5 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang5 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional5 jam lalu