Dari APBD hingga Panggung Dunia, Sepekan Kang Rey dan Kang Akur Mengawal Subang

Dalam kurun sepekan 13 hingga 18 Juli 2026, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi bersama Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi menjalani rangkaian agenda pemerintahan yang padat dan strategis. Selama sepekan, keduanya tidak hanya fokus pada pembahasan arah pembangunan melalui APBD 2027 bersama DPRD, tetapi juga turun langsung mengawasi pembangunan di lapangan, menangani persoalan lingkungan, memperkuat sektor ekonomi kerakyatan, mendorong ketahanan pangan, hingga mempromosikan Kabupaten Subang melalui agenda budaya berskala internasional..
Pemkab dan DPRD Matangkan Arah Pembangunan Lewat APBD 2027
Pada Senin, 13 Juli 2026, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi mengawali pekan kerja dengan menghadiri dua agenda penting Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan daerah.
Agenda pertama adalah persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Dalam kesempatan tersebut, Kang Akur menegaskan bahwa persetujuan DPRD merupakan bagian dari mekanisme akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sebelum dilakukan evaluasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ia menyebut, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi modal penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, profesional, dan bertanggung jawab.
Masih pada hari yang sama, Kang Akur menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Dokumen tersebut menjadi pedoman penyusunan RAPBD 2027 dengan memperhatikan proyeksi kemampuan fiskal daerah, arah kebijakan pemerintah pusat, serta prioritas pembangunan Kabupaten Subang.
Dalam paparannya, pemerintah daerah juga menyiapkan penyertaan modal sebesar Rp5 miliar untuk memperkuat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.
DPRD Beri Catatan Strategis untuk Penguatan Fiskal Daerah
Pada Selasa, 14 Juli 2026, Wakil Bupati Agus Masykur kembali menghadiri Rapat Paripurna DPRD dengan agenda penyampaian pandangan umum seluruh fraksi terhadap Nota Pengantar KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027.
Dalam rapat tersebut, seluruh fraksi DPRD memberikan berbagai masukan strategis kepada pemerintah daerah. Salah satu perhatian utama adalah masih terbatasnya ruang fiskal Kabupaten Subang sehingga pemerintah diminta lebih inovatif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selain itu, fraksi-fraksi juga mendorong percepatan digitalisasi sistem perpajakan daerah, pembaruan basis data objek pajak, optimalisasi pengawasan penerimaan daerah, hingga penguatan kemandirian fiskal agar ketergantungan terhadap dana transfer pemerintah pusat dapat dikurangi secara bertahap.
Masukan lainnya menyangkut belanja modal yang diharapkan benar-benar diarahkan untuk pembangunan jalan, irigasi pertanian, fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, pengendalian banjir, penyediaan air bersih, hingga pembangunan infrastruktur pendukung kawasan industri dan pertanian.
Rapat tersebut menjadi tahapan penting dalam penyempurnaan dokumen APBD sebelum memasuki pembahasan lebih lanjut bersama DPRD.
Efisiensi Anggaran, Penanganan Lingkungan, hingga Transparansi Investasi Daerah
Pada Rabu, 15 Juli 2026, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi didampingi Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi menghadiri Rapat Paripurna DPRD untuk menyampaikan jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi mengenai KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027.
Dalam kesempatan tersebut, Kang Rey menegaskan bahwa seluruh anggaran daerah harus digunakan secara efektif, efisien, transparan, akuntabel, serta benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Subang memprioritaskan pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, ketahanan pangan, hingga penciptaan lapangan kerja melalui investasi.
Masih pada hari yang sama, Kang Rey juga menjelaskan belum dimasukkannya sektor galian tanah merah sebagai sumber PAD karena regulasi dan legalitasnya masih dalam tahap pembahasan. Menurutnya, apabila seluruh aspek perizinan telah selesai, sektor tersebut berpotensi meningkatkan PAD sekaligus memperkuat peran BUMD dalam pengelolaannya.
Usai rapat DPRD, Kang Rey turut memberikan penjelasan mengenai rencana pemilihan pengelola kawasan wisata Ciater yang masa konsesinya akan berakhir pada 2027. Ia memastikan proses pemilihan akan dilakukan secara terbuka melalui mekanisme beauty contest sehingga perusahaan dengan penawaran terbaik dan memberikan manfaat terbesar bagi daerah yang akan dipilih.
Di hari yang sama, Kang Rey juga turun langsung meninjau lokasi kebakaran di eks TPA Panembong. Ia memastikan proses pendinginan terus dilakukan dan menegaskan lokasi tersebut, termasuk titik pembuangan sampah di Jalancagak, akan ditutup agar tidak kembali memicu kebakaran maupun gangguan kesehatan bagi masyarakat. Pemerintah juga menyiapkan pembangunan empat TPS 3R sebagai solusi jangka panjang pengelolaan sampah.
Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Hadir untuk Pekerja Informal
Pada Kamis, 16 Juli 2026, Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi menghadiri peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 tingkat Kabupaten Subang.
Dalam sambutannya, Kang Akur mengajak seluruh insan koperasi meningkatkan tata kelola organisasi yang sehat, profesional, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, koperasi harus mampu menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan digital agar semakin dipercaya masyarakat.
Pada hari yang sama, Bupati Reynaldy meresmikan Rumah Singgah Ojek Online Subang yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani. Fasilitas tersebut merupakan hasil pemanfaatan aset pemerintah daerah yang sebelumnya tidak optimal.
Kang Rey menjelaskan rumah singgah itu disediakan sebagai tempat beristirahat bagi seluruh pengemudi ojek online tanpa membedakan komunitas. Ia berharap keberadaan fasilitas tersebut menjadi simbol bahwa pemerintah hadir bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk pekerja sektor informal yang setiap hari berjuang mencari nafkah.
Selain menjadi tempat beristirahat, rumah singgah tersebut diharapkan menjadi ruang silaturahmi sekaligus bentuk penghargaan pemerintah terhadap profesi pengemudi ojek online.
Saba Desa Kawal Pendidikan, Infrastruktur, dan Ketahanan Pangan
Pada Jumat, 17 Juli 2026, Bupati Reynaldy bersama Wakil Bupati Agus Masykur melaksanakan program Saba Desa di Kecamatan Binong sebagai bagian dari pengawasan langsung terhadap pelaksanaan pembangunan.
Dalam kesempatan itu, Kang Rey melakukan groundbreaking rehabilitasi SD Negeri Cicadas serta meninjau rehabilitasi ruang kelas SDN Citra. Ia menegaskan seluruh ruang kelas yang mengalami kerusakan harus segera diperbaiki agar peserta didik memperoleh lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak.
Selain sektor pendidikan, Bupati juga meresmikan ruas jalan Kabupaten sepanjang 2.266 meter di Desa Kihiyang. Jalan tersebut diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan aktivitas ekonomi desa.
Masih dalam rangkaian Saba Desa, Kang Rey menyerahkan bantuan pompa air dan dukungan pemeliharaan jaringan irigasi kepada kelompok tani sebagai langkah mengantisipasi kekeringan yang berpotensi mengganggu ribuan hektare lahan pertanian di wilayah Pantura Subang.
Ia juga mengungkapkan pemerintah terus berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk pembangunan embung dan penambahan bantuan alat mesin pertanian agar produktivitas padi Subang tetap terjaga sebagai salah satu penyangga kebutuhan beras nasional.
Subang Tampil di Panggung Dunia, Budaya dan Pariwisata Jadi Daya Tarik
Pada Sabtu, 18 Juli 2026, Bupati Reynaldy menerima delegasi mancanegara peserta West Java International Fun Folk Festival (WJIFFF) 2026 yang berasal dari Rusia, Malaysia, Filipina, dan India.
Dalam pertemuan tersebut, Kang Rey menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Kabupaten Subang sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan festival budaya internasional. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi peluang besar untuk memperkenalkan potensi budaya, alam, dan pariwisata Kabupaten Subang kepada dunia.
Masih pada hari yang sama, Bupati bersama Wakil Bupati menghadiri pembukaan WJIFFF di Alun-alun Subang yang diisi parade budaya, pertunjukan musik tradisional, hingga tarian dari lima negara peserta. Festival tersebut mendapat sambutan antusias masyarakat dan diharapkan mampu mendorong kunjungan wisatawan serta menggerakkan perekonomian daerah.
Pada malam harinya, Kang Rey menghadiri pelantikan Pengurus Indonesia Off-Road Expedition Adventure Club (IOX) Periode 2026–2030. Ia menegaskan bahwa topografi Kabupaten Subang sangat potensial menjadi destinasi olahraga otomotif dan wisata petualangan.
Sementara itu, Wakil Bupati Agus Masykur membuka Aspac Mini Tournament Volume 1 yang diikuti ASN Kabupaten Subang. Ia mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, mempererat silaturahmi, serta membangun budaya hidup sehat melalui olahraga sebagai bagian dari peningkatan kinerja aparatur sipil negara.(red)
