Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dedi Mulyadi Kaget Pemprov Jabar Miliki Utang Rp3,4 Triliun, Salah Satunya untuk Pembangunan Masjid Al Jabbar

I
Inessia Nabila MEditor: Indrawan Setiadi
|10:23 WIB
Bagikan:
Dedi Mulyadi Kaget Pemprov Jabar Miliki Utang Rp3,4 Triliun, Salah Satunya untuk Pembangunan Masjid Al Jabbar
Dedi Mulyadi (Foto: screenshot Youtube KDM Channel)

PASUNDAN EKSPRES - Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi kaget mendengar Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki utang sebesar Rp3,4 triliun.

Adapun utang ini harus dibayar sampai tahun 2029, saat masa jabatan Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat berakhir.

Utang sebesar Rp3,4 Triliun yang dimiliki Pemprov Jabar itu berasal dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang saat itu dipimpin di era Gubernur Jabar sebelumnya, Ridwan Kamil.

Sehingga ketika nanti dirinya memimpin, Dedi Mulyadi wajib membayar cicilan utang setiap tahunnya sekitar Rp566 miliar sampai tahun 2029.

"Hah? (sampai) saya selesai. Saya gak pinjam duit, tiba-tiba punya utang. Tapi tanggung jawab pemerintah, ga apa-apa, karena uangnya untuk pembangunan," kata Dedi Mulyadi dalam sebuah video di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.

Dana PEN itu digunakan untuk sejumlah pembangunan infrastruktur di Jawa Barat seperti jalan, pengairan, air limbah, permukiman, ruang terbuka hijau, sarana peribadatan dan revitalisasi pasar.

Salah satu sarana peribadatan yang dimaksud adalah pembangunan Masjid Al Jabbar.

"(Jadi) Al Jabbar dibangun dari dana pinjaman? tanya Dedi Mulyadi kepada sejumlah pejabat Pemprov Jabar yang dijawab betul.

Dalam penjelasannya, pada tahun 2021, Pemprov Jabar mendapatkan pinjaman dari program PEN sebesar Rp3,4 triliun yang terbagi ke dalam dua termin.

Termin pertama senilai Rp2,2 triliun yang mana tahun ini pembayarannya memasuki tahun ke-empat.

Sedangkan sisanya masuk termin kedua yang harus dicicil hingga tahun 2029 dengan kewajiban cicilan hingga tahun 2028 sebesar Rp566 miliar per tahun.

Di tahun terakhir pada tahun 2029, jumlah cicilan yang harus dibayar sebesar Rp211 miliar.

Kendati utang yang dimiliki Pemprov Jabar cukup besar, ia optimis dapat menyelesaikannya.

"Jangan anggap beban berat, semua beban ringan. Mudah-mudahan ke depan, pendapatan kita meningkat," tegas pria yang akrab disapa Kang Dedi itu. (inm)

Berita Terbaru

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle35 menit lalu
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional59 menit lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle1 jam lalu
Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline2 jam lalu
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle2 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle3 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional3 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional3 jam lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle4 jam lalu