Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dedi Mulyadi Soroti Polemik Pagar Laut di Tarumajaya Bekasi

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|10:27 WIB
Bagikan:
Dedi Mulyadi Soroti Polemik Pagar Laut di Tarumajaya Bekasi
Dedi Mulyadi Soroti Polemik Pagar Laut di Tarumajaya Bekasi (Sumber Foto Instagram Dedi Mulyadi)

PASUNDAN EKSPRES- Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, turut angkat bicara mengenai polemik pagar laut yang berada di Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Ia berencana bertemu dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk menggali lebih dalam persoalan yang menjadi sorotan publik ini.

Dedi menjelaskan bahwa, berdasarkan analisis awal, kawasan tersebut dulunya merupakan area tambak.

"Karena merupakan tambak, kemungkinan besar mangrove dan vegetasi lainnya telah ditebang habis," ujar Dedi pada Rabu (22/1).

Menurut mantan Bupati Purwakarta itu, tambak yang tak lagi dikelola dengan baik lambat laun terkena abrasi hingga berubah menjadi laut.

Ia bahkan membandingkan kasus ini dengan kejadian di Karawang, di mana satu RW hilang akibat abrasi yang menyebabkan wilayahnya berubah menjadi laut.

Dedi juga menyoroti kemungkinan adanya pengalihan tambak yang kemudian disertifikatkan.

"Biasanya tambak yang sudah tidak dikelola akan dijual oleh penggarapnya. Proses seperti ini sering terjadi, tidak hanya pada tambak, tetapi juga pada kawasan hutan," tambahnya.

Terkait rencana pembangunan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Paljaya di kawasan tersebut.

Dedi menilai bahwa jika memang proyek dermaga tersebut memerlukan dana sebesar Rp250 miliar, pemerintah provinsi dapat mengalokasikannya pada 2026 tanpa perlu melibatkan pihak swasta.

Namun, ia menegaskan akan mengkaji terlebih dahulu berbagai kontrak atau kerja sama yang telah berjalan.

"Perlu dilihat apakah perjanjian yang sudah ada bertentangan dengan asas kepentingan umum atau prinsip kepatutan. Apalagi sudah ada setoran sebesar Rp2,6 miliar ke kas daerah," ujarnya.

Pagar laut di Desa Segarajaya tersebut merupakan proyek milik dua perusahaan, yakni PT Tunas Ruang Pelabuhan Nusantara (TRPN) dan PT Mega Agung Nusantara (MAN).

Proyek ini merupakan bagian dari kerja sama dengan Pemprov Jawa Barat yang dimulai pada 2023. Fungsi pagar laut ini adalah untuk menata alur PPI di kawasan tersebut.

Namun, keberadaan pagar laut tersebut sempat memicu kontroversi hingga disegel oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Kasus ini menambah daftar panjang persoalan tata kelola wilayah pesisir yang perlu mendapatkan perhatian serius dari berbagai pihak.

Berita Terbaru

Kawasan Industri Subang Berkembang, Hak Berserikat Pekerja Perlu Dipahami

Kawasan Industri Subang Berkembang, Hak Berserikat Pekerja Perlu Dipahami

Subang30 menit lalu
APBD 2026 Subang: Keterbatasan Keuangan Jadi Tantangan

APBD 2026 Subang: Keterbatasan Keuangan Jadi Tantangan

Subang1 jam lalu
Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Nasional10 jam lalu
Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Subang10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Subang10 jam lalu
Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Bandung Barat11 jam lalu
Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Purwakarta11 jam lalu
Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Purwakarta12 jam lalu
Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Subang12 jam lalu
Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Lifestyle14 jam lalu