Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Delapan Desa Wisata di Subang Berebut Penghargaan ADWI Tingkat Kabupaten

Z
Zaenal AbidinEditor: Yusup Suparman
|19:22 WIB
Bagikan:
Delapan Desa Wisata di Subang Berebut Penghargaan ADWI Tingkat Kabupaten
Kabid Destinasi Wisata Disparpora Subang Agus Muslim saat berdiskusi bersama dewan juri dan Kepala Bidang Destinasi Wisata Provinsi Jawa Barat di Kantor Disparpora, Rabu (1/10/2025). (Zaenal Abidin/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Sebanyak delapan desa wisata di Subang terpilih untuk dinilai pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2025 tingkat kabupaten.

Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) merupakan ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bagi desa-desa wisata yang memiliki potensi, prestasi, serta memenuhi kriteria penilaian tertentu.

Program ini bertujuan mendorong desa wisata untuk berkelas dunia, meningkatkan perekonomian daerah, kesejahteraan masyarakat, sekaligus melestarikan warisan budaya.

Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Subang, Agus Muslim menjelaskan, Subang memiliki 30 desa wisata.

"Dari 30 desa wisata, terpilih 8 desa yang akan dinilai lebih lanjut dan diumumkan pada malam Anugerah Desa Wisata Indonesia 2025 tingkat Kabupaten Subang pada 10 Oktober mendatang," ujar Agus kepada Pasundan Ekspres di ruang kerjanya, Rabu (1/10/2025).

Kedelapan desa yang terpilih masuk kedalam penganugerahan tingkat Kabupaten Subang diantaranya Desa Wisata Sukasari Dawuan, Desa Wisata Sidajaya Cipunagara, Desa Wisata Tambak Mekar, Desa Wisata Kasomalang Kulon, Desa Wisata Bancak Cisanca, Desa Wisata Bunihayu, Desa Wisata Sukamandi dan Desa Wisata Dayeuhkolot.

Agus memaparkan, penilaian langsung oleh dewan juri berlangsung pada 1-2 Oktober 2025. Juri tersebut terdiri dari akademisi, praktisi budaya, Kepala Bidang Destinasi Wisata Provinsi Jawa Barat, serta ahli di bidang lainnya.

Dalam kompetisi ini, desa-desa wisata dinilai berdasarkan beberapa aspek kriteria, seperti daya tarik wisata, amenitas (fasilitas pendukung), digitalisasi, kelembagaan dan Sumber Daya Manusia (SDM), serta resiliensi (ketahanan).

Seluruh peserta akan diklasifikasikan ke dalam empat kategori, yaitu rintisan, berkembang, maju, dan mandiri.

Menurut Agus, tujuan utama partisipasi dalam ADWI 2025 tidak semata-mata untuk meraih penghargaan. Lebih dari itu, ajang ini menjadi pemacu motivasi bagi desa-desa wisata agar semakin berkembang, mandiri dalam pengelolaan, dan mampu meningkatkan perekonomian lokal.

“ADWI bukan hanya sekadar tentang pariwisata, tetapi juga menyangkut pelestarian budaya serta peningkatan pendapatan masyarakat,” pungkas.(znl/ysp)

Berita Terbaru

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga13 menit lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline32 menit lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline52 menit lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle55 menit lalu
ADVERTISEMENT
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle1 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle2 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat3 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional11 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline11 jam lalu