Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Demi Antisipasi Banjir, Dedi Mulyadi Mendesak Kepala Desa Mempercepat Normalisasi Sungai di Karawang

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|16:21 WIB
Bagikan:
Demi Antisipasi Banjir, Dedi Mulyadi Mendesak Kepala Desa Mempercepat Normalisasi Sungai di Karawang
Dedi Mulyadi Mendesak Kepala Desa Mempercepat Normalisasi Sungai di Karawang. (Sumber Gambar: Kompas.com)

PASUNDANEKSPRES - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan dorongannya agar proses normalisasi Sungai Karawang dipercepat dengan melibatkan tiga kepala desa di Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang.

Arahan tersebut disampaikan sebagai langkah strategis pemerintah provinsi untuk mengurangi potensi bencana sebelum puncak musim hujan, sekaligus mengembalikan fungsi sungai agar kembali optimal dalam mencegah banjir di wilayah setempat.

Tiga kepala desa yang menerima mandat langsung tersebut yaitu Kepala Desa Purwadana, Kepala Desa Wadas, dan Kepala Desa Sukamakmur.

Gubernur Jawa Barat meminta para kepala desa tersebut untuk fokus bekerja di wilayah masing-masing sesuai pembagian tugas teknis yang telah diatur.

Kerja sama antar desa ini dianggap sangat penting untuk menyelesaikan masalah penyumbatan aliran air yang sering menjadi pemicu banjir.

“Upaya ini untuk mengembalikan fungsi sungai dan aset negara. Kalau aliran sungai kembali normal, banjir akan berkurang,” tegas KDM, dikutip Minggu (23/11/2025).

KDM meminta para kepala desa segera menyiapkan rencana kerja yang komprehensif, termasuk rincian perhitungan anggaran secara detail.

Rencana tersebut nantinya akan menjadi acuan pelaksanaan teknis di lapangan agar proses normalisasi Sungai Karawang berjalan lebih terarah dan terbuka.

Sebagai bentuk dukungan, Pemprov Jabar berkomitmen menyediakan kebutuhan logistik utama.

Mantan Bupati Purwakarta itu menyampaikan bahwa Pemprov Jabar akan menyiapkan alat berat, material yang diperlukan, hingga biaya tenaga kerja untuk mempercepat pengerjaan di lapangan.

Sebelumnya, KDM juga mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menertibkan bangunan liar di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) secara bertahap.

Tujuan utamanya adalah memastikan kapasitas sungai dapat menampung debit air secara maksimal saat musim hujan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Desember 2025 hingga Januari 2026.

(dbm)

Berita Terbaru

Update Ranking AFC Terbaru: Persib Menang 2-0 atas Melbourne Victory, Liga Indonesia Masih di Posisi 16 Asia

Update Ranking AFC Terbaru: Persib Menang 2-0 atas Melbourne Victory, Liga Indonesia Masih di Posisi 16 Asia

Olahraga3 menit lalu
Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia di Bundaran HI Tuai Kritik, Publik: Nirempati!

Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia di Bundaran HI Tuai Kritik, Publik: Nirempati!

Nasional6 menit lalu
IHSG Hari Ini Melemah 1% ke Level 5.021, Sebanyak 499 Saham Tertekan

IHSG Hari Ini Melemah 1% ke Level 5.021, Sebanyak 499 Saham Tertekan

Nasional13 menit lalu
Pemerintah Targetkan Motor Listrik Merambah Seluruh Indonesia pada 2035, Ojol dan Kurir Jadi Prioritas Mulai 2027

Pemerintah Targetkan Motor Listrik Merambah Seluruh Indonesia pada 2035, Ojol dan Kurir Jadi Prioritas Mulai 2027

Headline13 menit lalu
ADVERTISEMENT
Civitas Akademika Unpad Desak Pemerintah Atasi Krisis, Soroti Keadilan Antar Generasi

Civitas Akademika Unpad Desak Pemerintah Atasi Krisis, Soroti Keadilan Antar Generasi

Nasional16 menit lalu
Bapperida Subang Perkuat Publikasi Data Geospasial, Dukung Pembangunan Berbasis Data

Bapperida Subang Perkuat Publikasi Data Geospasial, Dukung Pembangunan Berbasis Data

Headline20 menit lalu
Geruduk Pabrik BYD Subang, Warga Tuntut Kuota 70 Persen Tenaga Kerja Lokal

Geruduk Pabrik BYD Subang, Warga Tuntut Kuota 70 Persen Tenaga Kerja Lokal

Subang36 menit lalu
Subang Bahas Integrasi Beras Fortifikasi dalam Program MBG, Cegah Anemia dan Stunting

Subang Bahas Integrasi Beras Fortifikasi dalam Program MBG, Cegah Anemia dan Stunting

Headline40 menit lalu
Kemendagri Siapkan Insentif Rp1 Triliun, MBG Bisa Pengaruhi Penilaian Pemda

Kemendagri Siapkan Insentif Rp1 Triliun, MBG Bisa Pengaruhi Penilaian Pemda

Nasional50 menit lalu
Satreskrim Polres Purwakarta Bongkar Kasus Pemalsuan SLHS SPPG, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

Satreskrim Polres Purwakarta Bongkar Kasus Pemalsuan SLHS SPPG, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

Headline1 jam lalu