Demi Antisipasi Banjir, Dedi Mulyadi Mendesak Kepala Desa Mempercepat Normalisasi Sungai di Karawang

PASUNDANEKSPRES - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan dorongannya agar proses normalisasi Sungai Karawang dipercepat dengan melibatkan tiga kepala desa di Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang.
Arahan tersebut disampaikan sebagai langkah strategis pemerintah provinsi untuk mengurangi potensi bencana sebelum puncak musim hujan, sekaligus mengembalikan fungsi sungai agar kembali optimal dalam mencegah banjir di wilayah setempat.
Tiga kepala desa yang menerima mandat langsung tersebut yaitu Kepala Desa Purwadana, Kepala Desa Wadas, dan Kepala Desa Sukamakmur.
Gubernur Jawa Barat meminta para kepala desa tersebut untuk fokus bekerja di wilayah masing-masing sesuai pembagian tugas teknis yang telah diatur.
Kerja sama antar desa ini dianggap sangat penting untuk menyelesaikan masalah penyumbatan aliran air yang sering menjadi pemicu banjir.
“Upaya ini untuk mengembalikan fungsi sungai dan aset negara. Kalau aliran sungai kembali normal, banjir akan berkurang,” tegas KDM, dikutip Minggu (23/11/2025).
KDM meminta para kepala desa segera menyiapkan rencana kerja yang komprehensif, termasuk rincian perhitungan anggaran secara detail.
Rencana tersebut nantinya akan menjadi acuan pelaksanaan teknis di lapangan agar proses normalisasi Sungai Karawang berjalan lebih terarah dan terbuka.
Sebagai bentuk dukungan, Pemprov Jabar berkomitmen menyediakan kebutuhan logistik utama.
Mantan Bupati Purwakarta itu menyampaikan bahwa Pemprov Jabar akan menyiapkan alat berat, material yang diperlukan, hingga biaya tenaga kerja untuk mempercepat pengerjaan di lapangan.
Sebelumnya, KDM juga mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menertibkan bangunan liar di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) secara bertahap.
Tujuan utamanya adalah memastikan kapasitas sungai dapat menampung debit air secara maksimal saat musim hujan yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Desember 2025 hingga Januari 2026.
(dbm)
