Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Demi Kesehatan dan Keselamatan, Jemaah Disarankan Atur Ritme Ibadah Sebelum Puncak Haji

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|11:40 WIB
Bagikan:
Demi Kesehatan dan Keselamatan, Jemaah Disarankan Atur Ritme Ibadah Sebelum Puncak Haji
PPIH Arab Saudi mengimbau jemaah untuk menjaga ritme ibadah sebelum puncak haji. (Foto: laman resmi Kemenag RI)

PASUNDAN EKSPRES - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengimbau jemaah untuk menjaga ritme ibadah sebelum puncak haji. 

Hal ini dimaksudkan agar jemaah dapat mengatur ritme ibadah yang perlu dilakukan mengingat puncak haji masih cukup lama.

"Kami mengimbau kepada jemaah haji Indonesia untuk menjaga ritme ibadah sebelum puncak haji. Keluarga jemaah agar juga ikut mengingatkan agar mereka tidak memaksakan diri melaksanakan umrah sunnah berlebih-lebihan," ucap Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Khalilurrahman, dikutip dari laman resmi Kementerian Agama (Kemenag), Senin (3/6).

Khalilurrahman menyebut, ia mendapatkan informasi bahwa ada jemaah yang setiap hari melaksanakan umrah sunnah yang tentunya dapat memengaruhi kesehatan jemaah tersebut.

Hal ini tentunya menjadi perhatian para petugas untuk mengimbau jemaah agar mengatur ritme ibadahnya mengingat prosesi puncak haji masih ada hampir dua minggu lagi.

Oleh sebab itu, Khalil berpesan kepada keluarga jemaah haji di rumah agar terus mengingatkan orang tua atau sanak saudaranya yang sedang berhaji agar memperhatikan kondisi kesehatannya selama di Tanah Suci.

"Kami juga mengimbau keluarga jemaah haji yang ada di rumah, agar mengingatkan orang tuanya yang sedang berhaji. Apalagi mereka yang berisiko tinggi agar tidak memaksakan diri melaksanakan umrah sunah secara berlebihan," ujarnya.

Hal ini bertujuan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan jemaah haji sampai puncak haji berlangsung yang merupakan wukuf di Arafah. 

"Siapkan fisik, agar nanti bisa melaksanakan wukuf di Arafah. Ingatkan jemaah bahwa mereka datang ke sini untuk melaksanakan ibadah haji. Dan haji itu adalah wukuf di Arafah," tutur Khalil.

"Jangan sampai mereka melaksanakan umroh secara berlebihan ketika puncak haji mereka tumbang, mereka sakit, sehingga tidak bisa melaksanakan wukuf di Padang Arafah dengan kondisi yang prima dengan ibadah yang sempurna," sambungnya.

Sementara itu, sebanyak 4.743 jemaah haji Indonesia yang tergabung dalam 12 kloter akhirnya diberangkatkan dari Madinah ke Mekkah pada Sabtu (1/6) untuk menunaikan ibadah umrah dan haji.

Diketahui, kloter tersebut merupakan kloter terakhir yang berangkat dari Madinah ke Mekkah. (inm)

Berita Terbaru

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional16 menit lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle27 menit lalu
Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline1 jam lalu
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle2 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle3 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional3 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional3 jam lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle3 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional3 jam lalu