Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

DEMO BOLEH, ANARKIS JANGAN, Jaga Subang Tetap Aman

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|09:17 WIB
Bagikan:
DEMO BOLEH, ANARKIS JANGAN, Jaga Subang Tetap Aman
PATROLI: Aparat TNI-Polri dan Pemkab Subang melakukan patroli pada Minggu (31/8/2025) untuk memastikan situasi tetap kondusif. Cindy Desita/Pasundan Ekspres

SUBANG-Situasi di Subang masih kondusif hingga Minggu petang (31/8/2025), di tengah aksi protes massa di berbagai daerah. Informasinya, aksi demo di Subang baru akan dilakukan pada Senin (01/9/2025) di Mapolres dan Kantor DPRD.

Pergerakan massa sebenarnya sudah mulai terlihat di Wisma Karya Subang pada Minggu sore (31/8/2025). Sejumlah mahasiswa melakukan doa bersama dan mimbar bebas. Aksi ini disinyalir merupakan bentuk kekecewaan atas naiknya tunjangan sekaligus ucapan dari sejumlah anggota DPR RI yang dinilai nirempati dan mencederai hati masyarakat.

Selain itu, sejumlah ojol juga berkumpul di perkotaan Subang untuk melakukan doa bersama atas meninggalnya ojol Affan Kurniawan.

Meski Subang masih kondusif, aparat TNI-Polri termasuk Pemkab Subang telah bersiaga penuh untuk menjaga situasi tetap kondusif. Apel Gabungan di Lapangan Mako Polres Subang digelar pada Minggu pagi sebagai persiapan menghadapi potensi unjuk rasa sekaligus menetapkan status Siaga 1 Sistem Pengamanan Markas (Sispam Mako).

Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono menegaskan, apel gabungan bukan sekadar seremonial, melainkan wujud kesiapan aparat negara memberikan pelayanan dan pengamanan terbaik kepada masyarakat.

“Kita menyusun rencana kontinjensi, membagi tugas secara terstruktur, dan memastikan seluruh personel memahami tanggung jawabnya. Pengamanan dilakukan dengan sistem tiga ring yakni, Ring 1 di objek utama, Ring 2 di jalur akses, dan Ring 3 di jalur luar untuk antisipasi pergerakan massa susulan,” ujar Kapolres.

Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita menekankan pentingnya profesionalisme dan sikap humanis aparat.

“Subang masih dalam kondisi kondusif, dan itu harus kita jaga bersama. Hadapi masyarakat dengan tenang, sesuai aturan, dan penuh tanggung jawab,” ucapnya.
Senada dengan itu, Dandim 0605/Subang, Letkol CZI Asep Saepudin menegaskan, soliditas TNI-Polri bersama pemerintah daerah menjadi kunci utama menjaga stabilitas wilayah.

“Sinergi kita adalah kunci agar Subang tetap aman dan terkendali di tengah dinamika situasi nasional,” kata Asep.

Patroli Show of Force

Dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta menjaga stabilitas ketertiban masyarakat, jajaran Polres Subang bersama TNI dan Pemerintah Kabupaten Subang melakukan Patroli Show of Force pada Minggu (31/8/2025).

Patroli dimulai dari Mako Polres Subang, kemudian menyusuri sejumlah ruas jalan protokol Kota Subang, di antaranya Jl. Mayjen Sutoyo, Jl. Arif Rahman Hakim, Jl. Aipda KS Tubun, Jl. Darmodiharjo, Jl. Otto Iskandardinata, Jl. R.A. Wangsa Gofarana, Jl. Jenderal Ahmad Yani, hingga Jl. Letjen Suprapto, sebelum kembali finish di Mako Polres Subang.

Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono menyampaikan, patroli ini merupakan langkah preventif sekaligus bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Patroli Show of Force ini bukan hanya simbol, melainkan wujud kesiapan TNI-Polri bersama pemerintah daerah dalam menghadapi situasi Siaga 1. Soliditas dan sinergi semua unsur adalah kunci menjaga keamanan Subang tetap kondusif,” ungkapnya.
Selain itu, kata Dony, kegiatan ini juga bertujuan memperlihatkan kesiapan personel serta sarana prasarana pengamanan, sehingga masyarakat merasa terlindungi dan aparat mampu merespons cepat setiap dinamika di lapangan.

“Patroli berjalan dengan aman, tertib, dan mendapat perhatian masyarakat sepanjang rute,” kata Dony.

Dengan kegiatan ini, lanjutnya, TNI-Polri serta Pemkab Subang menegaskan komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban demi terciptanya suasana kondusif di Subang.

Presiden: Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Presiden Prabowo Subianto menegaskan, bahwa tindakan penjarahan dan perusakan fasilitas umum merupakan pelanggaran hukum. Ia menyebut penyampaian aspirasi dapat disampaikan dengan cara damai.

"Penyampaian aspirasi dapat dilakukan secara damai, namun jika dalam pelaksanaannya ada aktivitas anarkis, merusak fasilitas umum, sampai adanya korban jiwa; mengancam dan menjarah rumah-rumah dan instansi-instansi publik, maupun rumah-rumah pribadi, hal itu merupakan pelanggaran hukum dan negara wajib hadir dan melindungi rakyatnya," ujar Prabowo dalam konferensi pers di Istana, Minggu, 31 Agustus 2025.

Untuk itu, ia mengaku telah memerintahkan TNI dan Polri untuk menindak tegas perusak dan pelaku penjarahan.

"Kepada pihak Kepolisian dan TNI, saya perintahkan untuk ambil tindakan yang setegas-tegasnya, terhadap perusakan fasilitas umum, penjarahan rumah individu, dan sentra-sentra ekonomi, sesuai hukum yang berlaku. Kepada seluruh masyarakat, silakan sampaikan aspirasi murni secara damai. Kami pastikan akan didengar, akan dicatat, dan akan kita tindaklanjuti," tutur Prabowo.

Lebih lanjut, mantan Menteri Pertahanan ini meminta aparat untuk bersikap tegas dalam menindak massa anarkis.

Dia meminta aparat melindung fasilitas umum yang dibangun menggunakan uang rakyat.

"Para aparat yang bertugas harus melindungi masyarakat, menjaga fasilitas-fasilitas umum yang dibangun dari uang rakyat. Aparat yang bertugas juga harus menegakkan hukum apabila ada pelanggaran-pelanggaran yang mengancam kehidupan masyarakat luas," jelas Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga memastikan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akan mencabut sejumlah kebijakannya yang menuai kontroversi.

Dua di antaranya adalah kebijakan terkait besaran tunjangan anggota DPR serta moratorium kunjungan kerja ke luar negeri.

“Pimpinan DPR sudah menyampaikan bahwa akan dilakukan pencabutan beberapa kebijakan, termasuk soal tunjangan anggota DPR dan moratorium kunjungan kerja luar negeri,” ujar Prabowo.

Prabowo juga mengungkapkan, para ketua umum partai politik telah menindak tegas kadernya di parlemen.

Sejak Senin 1 September 2025 anggota DPR yang menyampaikan pernyataan keliru sudah dikenakan sanksi internal masing-masing partai.

Sebelumnya, gelombang aksi massa pecah di berbagai kota sejak 25–30 Agustus 2025.
Unjuk rasa yang semula berlangsung damai berubah ricuh setelah aparat bentrok dengan mahasiswa di sekitar kompleks parlemen.

Kericuhan meluas hingga kawasan Senayan, Pejompongan, dan Bendungan Hilir, menimbulkan kerusakan fasilitas umum.

Puncaknya, seorang driver ojek online, Affan Kurniawan, tewas tertabrak kendaraan taktis Brimob pada malam hari. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menyampaikan permintaan maaf dan berjanji menindak tegas oknum yang terlibat.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

ITS Sabet Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia Tahun 2026 di IKN

ITS Sabet Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia Tahun 2026 di IKN

Nasional1 jam lalu
Analisa BMKG Munculnya Daratan Baru di Dekat Gunung Anak Krakatau

Analisa BMKG Munculnya Daratan Baru di Dekat Gunung Anak Krakatau

Nasional2 jam lalu
Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan untuk Keluarga Sudia

Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan untuk Keluarga Sudia

Headline2 jam lalu
10 Tempat Makan untuk Keluarga di Subang yang Nyaman dan Enak

10 Tempat Makan untuk Keluarga di Subang yang Nyaman dan Enak

Lifestyle3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lapas Subang Buka Akses Pendidikan Paket A, B, dan C bagi Warga Binaan

Lapas Subang Buka Akses Pendidikan Paket A, B, dan C bagi Warga Binaan

Headline3 jam lalu
Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang6 jam lalu
Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Headline6 jam lalu
Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Lifestyle7 jam lalu
Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Nasional8 jam lalu
Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Subang9 jam lalu