Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Di Sukamelang Subang, Pengedar Narkoba Ubah Masako jadi Kemasan Sabu

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|15:02 WIB
Bagikan:
Di Sukamelang Subang, Pengedar Narkoba Ubah Masako jadi Kemasan Sabu
Tersangka Hakim Abdul Munawar diamankan di Satresnarkoba Polres Subang beserta barang bukti. CINDY DESITA PUTRI/PASUNDAN EKSPRES.

SUBANG-Satuan Reserse Narkoba Polres Subang mengungkap kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu seberat 44,91 gram di wilayah Kelurahan Sukamelang, Kecamatan Subang, Rabu (14/5/25).

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang tersangka bernama Hakim Abdul Munawar (27). 

Dari tangan tersangka, polisi menyita sabu yang dikemas dalam plastik klip kecil dan disamarkan menggunakan bungkus bumbu masako. 

Kasatnarkoba Polres Subang, AKP Udiyanto menyampaikan, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa satu timbangan digital, satu unit telepon genggam, serta dus pembungkus yang diduga digunakan untuk menyimpan dan menyamarkan barang haram tersebut.

“Penggeledahan dilakukan tidak hanya di kediaman tersangka, tetapi juga di sejumlah titik lain di wilayah Subang, termasuk di pinggir jalan dan area publik yang diduga menjadi lokasi penyimpanan narkotika,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil interogasi awal, kata Udiyanto, tersangka mengaku mendapatkan sabu dari seseorang bernama Ijo, yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan masih dalam pengejaran petugas.

“Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun,” terang Udiyanto.

Udiyanto menegaskan bahwa kasus ini akan terus dikembangkan guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas di wilayah Subang. 

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkotika sebagai bentuk partisipasi dalam memberantas peredaran barang haram ini,” tutupnya. (cdp)

Berita Terbaru

Pengamat Duga Alat Sadap Rp 1 Triliun Milik Listyo Sigit Bersumber dari Judol hingga Tambang Ilegal

Pengamat Duga Alat Sadap Rp 1 Triliun Milik Listyo Sigit Bersumber dari Judol hingga Tambang Ilegal

Nasional17 menit lalu
Kemenangan Persib di ACL Two Bawa Maung Bandung Lewati Catatan Buruk di Australia

Kemenangan Persib di ACL Two Bawa Maung Bandung Lewati Catatan Buruk di Australia

Olahraga35 menit lalu
Viral! Tak Mempan Lapor Polisi, Warga Tebo Viralkan Aktivitas Tambang Emas Ilegal Jambi

Viral! Tak Mempan Lapor Polisi, Warga Tebo Viralkan Aktivitas Tambang Emas Ilegal Jambi

Nasional49 menit lalu
Jokowi Pamerkan Ijazah SD hingga UGM di Hadapan Roy Suryo dalam Sidang Kasus Fitnah Ijazah

Jokowi Pamerkan Ijazah SD hingga UGM di Hadapan Roy Suryo dalam Sidang Kasus Fitnah Ijazah

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Potret Pendidikan di Bandung Barat, Siswa dan Guru Bertaruh Keselamatan Demi Berangkat Sekolah

Potret Pendidikan di Bandung Barat, Siswa dan Guru Bertaruh Keselamatan Demi Berangkat Sekolah

Bandung Barat1 jam lalu
Di Tengah Seruan Boikot, D MASIV Akhiri Kerja Sama dengan RANS Entertainment untuk Tur Asia

Di Tengah Seruan Boikot, D MASIV Akhiri Kerja Sama dengan RANS Entertainment untuk Tur Asia

Lifestyle2 jam lalu
Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim: Jaksa Gali Riwayat Pendidikan dan Mata Kuliah saat di UGM

Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim: Jaksa Gali Riwayat Pendidikan dan Mata Kuliah saat di UGM

Nasional3 jam lalu
MUI Subang: Perang Melawan Narkotika Tidak Cukup dengan Penindakan, Harus Dimulai dari Keluarga dan Pendidikan

MUI Subang: Perang Melawan Narkotika Tidak Cukup dengan Penindakan, Harus Dimulai dari Keluarga dan Pendidikan

Subang3 jam lalu
Bupati Purwakarta Apresiasi SD Plus 2 Al-Muhajirin atas Program Edukatif

Bupati Purwakarta Apresiasi SD Plus 2 Al-Muhajirin atas Program Edukatif

Purwakarta3 jam lalu
Bata Terakota Produk Plered Jadi Unggulan, Angkat UMKM Lokal

Bata Terakota Produk Plered Jadi Unggulan, Angkat UMKM Lokal

Purwakarta3 jam lalu