Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Di Tengah Polemik, Tebu di Subang Selatan Tumbuh Subur

H
Hadi MartadinataEditor: Yusup Suparman
|09:31 WIB
Bagikan:
Di Tengah Polemik, Tebu di Subang Selatan Tumbuh Subur
TUMBUR SUBUR: Bibit tebu mulai tumbuh subur di daerah Subang selatan.  Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID – Program penanaman bibit tebu di Subang Selatan untuk mendukung swasembada gula nasional terus berjalan. Meski masih diwarnai pro dan kontra, perkembangan tanaman di lapangan menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Setelah sekitar dua bulan ditanam, bibit tebu di sejumlah lahan tampak tumbuh subur dan menghijau.

Pantauan Pasundan Ekspres di lapangan, Senin (22/6/2026), menunjukkan hamparan tanaman tebu berkembang cukup baik. Daun-daun muda tumbuh merata dan menutupi sebagian areal yang sebelumnya digunakan untuk komoditas lain. 

Di balik perkembangan positif tersebut, program yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) itu masih memunculkan beragam tanggapan di tengah masyarakat. Sebagian warga menilai kehadiran program tebu memberikan manfaat ekonomi karena mampu menyerap tenaga kerja lokal.

Mamat, salah seorang petani, mengaku telah merasakan dampak langsung dari kegiatan penanaman tebu. Menurutnya, sejak tahap penyemaian hingga penanaman, banyak warga yang terlibat dalam pekerjaan di lapangan.

“Dari penyemaian sampai penanaman, ada pekerjaan untuk masyarakat. Upah yang diterima sekitar Rp150 ribu per hari,” ujarnya.

Ia menilai program tersebut membantu menambah pendapatan masyarakat, terutama bagi warga yang terlibat dalam proses penanaman dan perawatan tanaman. Seiring bertambahnya luas areal tanam, kebutuhan tenaga kerja juga meningkat.

Namun, tidak semua masyarakat memiliki pandangan yang sama. Sejumlah petani masih menyampaikan keberatan terkait pelaksanaan program tersebut, khususnya menyangkut proses alih fungsi lahan yang sebelumnya digunakan untuk budidaya nanas.

Ahmad, salah seorang warga, mengatakan masih ada petani yang merasa kurang mendapatkan informasi terkait perubahan penggunaan lahan yang dilakukan.

“Masih ada petani yang kontra. Di sisi lain ada lahan yang dibabat tanpa ada sosialisasi dari pihak terkait,” katanya.

Perbedaan pandangan tersebut menunjukkan bahwa program swasembada gula di Subang Selatan masih menyisakan pekerjaan rumah, terutama dalam hal komunikasi dan pelibatan masyarakat. Sosialisasi yang lebih intens dinilai penting agar program dapat berjalan tanpa menimbulkan kesalahpahaman di lapangan.

Meski demikian, aktivitas penanaman dan pemeliharaan tebu tetap berlangsung. Pertumbuhan tanaman yang terlihat subur saat ini menjadi salah satu gambaran bahwa program swasembada gula nasional di Subang Selatan terus bergerak di tengah berbagai dinamika yang menyertainya.(hdi/ysp)

Berita Terbaru

Link Simulasi TKA SMA 2026 Resmi Kemendikdasmen, Ini Cara Aksesnya

Link Simulasi TKA SMA 2026 Resmi Kemendikdasmen, Ini Cara Aksesnya

Nasional6 menit lalu
Line Up Indonesia vs Thailand di Semifinal Badminton Beregu Putra Asian Games 2026

Line Up Indonesia vs Thailand di Semifinal Badminton Beregu Putra Asian Games 2026

Olahraga51 menit lalu
Cara Membatalkan Pinjaman Kredit Pintar, Jangan Sampai Salah Langkah

Cara Membatalkan Pinjaman Kredit Pintar, Jangan Sampai Salah Langkah

Lifestyle1 jam lalu
Menteri Nusron Ungkap Rencana Pembagian Peran Kementerian ATR/BPN dan LPRA dalam Penyelesaian Konflik Agraria

Menteri Nusron Ungkap Rencana Pembagian Peran Kementerian ATR/BPN dan LPRA dalam Penyelesaian Konflik Agraria

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Apakah Subang Cocok untuk Wisata Bisnis? Ini Potensinya yang Makin Menarik

Apakah Subang Cocok untuk Wisata Bisnis? Ini Potensinya yang Makin Menarik

Lifestyle2 jam lalu
Rekrutmen AirNav Indonesia Tahun 2026 Telah Dibuka, Ini 7 Posisi yang Dibutuhkan

Rekrutmen AirNav Indonesia Tahun 2026 Telah Dibuka, Ini 7 Posisi yang Dibutuhkan

Nasional2 jam lalu
Cara Login ASN Digital BKN Terbaru dan Panduan Aktivasi

Cara Login ASN Digital BKN Terbaru dan Panduan Aktivasi

Lifestyle3 jam lalu
Mahasiswa Soroti Kinerja Anggota DPRD, Kerap Absens hingga Minim Karya Pro Rakyat

Mahasiswa Soroti Kinerja Anggota DPRD, Kerap Absens hingga Minim Karya Pro Rakyat

Purwakarta3 jam lalu
Prevelensi Stunting 14,5 Persen, Abang Ijo Hapidin Optimis Ikut Perkuat PPS 2026

Prevelensi Stunting 14,5 Persen, Abang Ijo Hapidin Optimis Ikut Perkuat PPS 2026

Purwakarta3 jam lalu
Dampingi Bapanas RI, Polres Purwakarta Pastikan Stabilitas Pangan Terjaga

Dampingi Bapanas RI, Polres Purwakarta Pastikan Stabilitas Pangan Terjaga

Purwakarta3 jam lalu