Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dinkes Subang Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan di Tengah Penyebaran Kasus Super Flu

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|11:48 WIB
Bagikan:
Dinkes Subang Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan di Tengah Penyebaran Kasus Super Flu
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Subang, dr. Noni mengimbau masyarakat tidak panik dengan adanya penyebaran kasus Super Flu di Indonesia.

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Subang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Influenza A (H3N2) subclade K yang populer disebut “super flu”, menyusul diterbitkannya Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada awal Januari 2026.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Subang, dr. Noni menyampaikan, masyarakat tidak perlu panik, namun tetap harus waspada dan disiplin menerapkan langkah-langkah pencegahan.

“Berdasarkan informasi resmi dari Kementerian Kesehatan, varian Influenza A (H3N2) subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak 25 Desember 2025. Hingga akhir Desember tercatat sekitar 62 kasus di beberapa provinsi, namun situasinya masih terkendali dan belum ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB),” ujar dr. Noni kepada Pasundan Ekspres, Selasa (6/1/2025).

Ia menjelaskan, varian tersebut teridentifikasi melalui sistem surveilans nasional serta pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS).

Berdasarkan penilaian epidemiologi nasional dan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kata dr. Noni, tidak ditemukan bukti bahwa varian ini lebih berbahaya dibandingkan influenza musiman pada umumnya.

“Secara klinis, gejalanya juga mirip flu biasa, seperti demam, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan. Karena itu masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan, tetapi tetap harus menjaga kesehatan,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi, Dinkes Subang mengajak masyarakat untuk konsisten menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), antara lain dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga kebersihan lingkungan, istirahat yang cukup, serta mengonsumsi makanan bergizi.

Selain itu, lanjutnya, penggunaan masker tetap dianjurkan, terutama saat sedang sakit atau berada di tempat keramaian.

Masyarakat juga diingatkan untuk menerapkan etika batuk dan bersin dengan menutup mulut dan hidung guna mencegah penularan.

“Jika mengalami gejala flu, sebaiknya tetap di rumah sampai kondisi membaik. Namun apabila gejala tidak kunjung membaik atau justru memburuk, segera periksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit terdekat,” tambah dr. Noni.

Dinkes Subang juga menegaskan pentingnya vaksinasi influenza tahunan, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan masyarakat dengan penyakit penyerta (komorbid).

“Vaksin influenza yang tersedia saat ini masih efektif untuk menurunkan risiko sakit berat dan komplikasi. Ini merupakan salah satu upaya perlindungan yang sangat dianjurkan,” ujarnya.

Pemerintah, lanjut dr. Noni, terus memperkuat sistem surveilans, pelaporan kasus, serta kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan guna memastikan pengendalian penyakit tetap optimal.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tidak termakan isu yang menyesatkan, serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan tenaga kesehatan,” pungkasnya.


Menkes: Tidak Perlu Disikapi Berlebihan

Di tengah ramainya pemberitaan mengenai penyebaran varian influenza A(H3N2) subclade K di sejumlah negara, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan bersikap rasional.

Menurut Menkes, varian tersebut tidak perlu disikapi secara berlebihan.

Berbeda dengan penyakit menular kronis seperti Tuberkulosis (TBC) maupun ancaman besar COVID-19 di masa lalu, subclade K pada dasarnya merupakan flu musiman yang dapat dilawan oleh sistem imun tubuh.

Ia menegaskan, meskipun tergolong mutasi baru, virus influenza H3N2 memiliki tingkat fatalitas yang sangat rendah, terutama jika kondisi daya tahan tubuh berada dalam keadaan baik.

“Tidak perlu khawatir berlebihan. Ini bukan seperti COVID-19 yang mematikan, melainkan flu biasa, influenza H3N2,” ujar Budi dalam keterangan resminya, Minggu, 4 Januari 2026.

Ia menambahkan bahwa sistem imun manusia sebenarnya memiliki kemampuan alami untuk melawan infeksi influenza ini hingga sembuh total secara mandiri.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle1 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle2 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle3 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle4 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang4 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle4 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle4 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional5 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional5 jam lalu