Disarpusda Kabupaten Subang Targetkan 20 Ribu Kunjungan Pelayanan Selama Tahun 2026

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Disarpusda) Kabupaten Subang menargetkan 20.000 kunjungan pelayanan perpustakaan sepanjang tahun 2026 guna meningkatkan minat baca dan budaya literasi masyarakat di Kabupaten Subang.
Target tersebut disampaikan Kepala Bidang Pengelolaan dan Pelayanan Perpustakaan Disarpusda Kabupaten Subang, Rosmayati, saat memaparkan program kerja tahun 2026 di Subang, baru-baru ini.
“Target 20 ribu pengunjung kami nilai realistis, dengan rata-rata kunjungan sekitar 1.700 orang per bulan,” ujar Rosmayati.
Ia menjelaskan, capaian kunjungan pelayanan perpustakaan pada tahun 2025 jauh melampaui target. Dari target awal 18.000 pengunjung, realisasi di lapangan justru mencapai 48.043 pengunjung.
Menurutnya, lonjakan kunjungan tersebut mencerminkan meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap layanan perpustakaan dan berbagai program literasi yang dijalankan Disarpusda Kabupaten Subang.
Untuk mempertahankan tren positif tersebut, Disarpusda menyiapkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya, sosialisasi layanan perpustakaan secara berkelanjutan kepada masyarakat, sekolah, serta komunitas literasi.
Selain itu, Disarpusda juga memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan perangkat daerah terkait guna memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan partisipasi publik.
Program perpustakaan keliling melalui kegiatan Saba Desa tetap menjadi unggulan, khususnya untuk menjangkau masyarakat di wilayah pedesaan yang minim akses terhadap fasilitas perpustakaan tetap.
“Perpustakaan keliling menjadi sarana penting agar layanan literasi bisa menjangkau hingga pelosok desa,” katanya.
Disarpusda juga terus mengembangkan inovasi layanan, mulai dari kegiatan membaca bersama, pameran buku, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan perpustakaan.
Dengan berbagai upaya tersebut, Disarpusda Kabupaten Subang optimistis target kunjungan pelayanan perpustakaan tahun 2026 dapat tercapai dan berdampak pada penguatan budaya literasi masyarakat.
“Harapannya, peningkatan kunjungan sejalan dengan tumbuhnya minat baca masyarakat Subang,” pungkas Rosmayati.(znl/ded)
