Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

DPRD Subang Akan Bawa Aspirasi Soal Penolakan Tapera

H
HubaEditor: Huba
|08:24 WIB
Bagikan:
DPRD Subang  Akan Bawa Aspirasi Soal Penolakan Tapera
AUDIENSI: DPRD Subang saat menerima audiensi buruh soal penolakan kebijakan Tapera, Selasa (12/6). MUHAMMAD FAISHAL/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-DPRD Subang akan segera membahas mengenai Tapera dalam Rapat Paripurna. Hal tersebut terungka pada audiensi bersama Aliansi Buruh Subang pada saat aksi tolak Tapera pada Selasa (11/6). 

Perwakilan Aliansi Buruh Subang Rahmat Saputra menjelaskan situasi permasalahan Tapera pada audiensi tersebut.

"Kita ketahui bersama bahwa Tapera ini sudah ada dan diberlakukan hanya untuk kalangan ASN dan TNI/POLRI sebelumnya, tapi dengan hadirnya UU Nomor 4 Tahun 2016 serta PP Nomor 21 Tahun 2024 diperluas cakupannya tidak hanya ASN dan TNI/POLRI tetapi karyawan swasta secara keseluruhan, baik formal maupun informal diwajibkan," ucapnya. 

Ia mengungkapkan alasan mengapa seluruh buruh di Kabupaten Subang keberatan dengan adanya Tapera, salah satunya dikarenakan adanya potongan upah per bulan. 

"Kita kemarin baru ada kenaikan UMK Subang sekitar Rp 20 ribu, dan bagi kami jika program Tapera ini dijalankan, maka sekitar 2,5 persen dari upah kami itu harus dipotong lagi untuk Tapera. Kalau ditotal lagi mulai dari BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, PPH, dan lainnya itu hampir 14 persen dari upah yang diterima kami para buruh per bulannya," ucapnya. 

Berangkat dari permasalahan tersebut, ia menegaskan bahwa Aliansi Buruh Subang menolak adanya kebijakan Tapera dan meminta anggota DPRD untuk menyikapi permasalahan tersebut. 

"Kami menegaskan Aliansi Buruh Subang menolak keras adanya Tapera, maka dengan ini kami menginginkan bahwa kedepan dalam hal ini anggota DPRD Subang menyikapi pasal Tapera ini," ucapnya. 

Dirinya berharap anggota DPRD Subang dapat membahas permasalahan ini dalam mekanisme Rapat Paripurna secepatnya. 

"Keinginan kami anggota dewan melakukan Rapat Paripurna untuk membahas Tapera ini. Kami ingin melihat apakah dalam hal ini DPRD Subang sama-sama mempunya perspektif yang sama terkait masalah Tapera, bentuknya terserah seperti apa, entah bentuknya rekomendasi, asal mekanismenya dibahas dalam Rapat Paripurna, dan kami minta dapat dilakukan secepatnya," ucapnya. 

Menanggapi tuntutan tersebut, Wakil Ketua DPRD Aceng Kudus menyatakan bersepakat untuk membahas tersebut dalam Rapat Paripurna. Ia berharap terdapat segera ada solusi untuk permasalahan ini. 

"Terkait dengan masalah Tapera, saya sepakat karena Tapera ini barang baru. Mudah-mudahan ini jadi gerakan kita di daerah, semoga di tingkat nasional diketahui dan ada solusi bagi kita," ucapnya. 

Ia menyampaikan bahwa Rapat Paripurna akan dilaksanakan secepatnya dan memanggil seluruh fraksi yang ada sehingga dapat segera membantu menyampaikan aspirasi dari para buruh ke tingkat selanjutnya. 

"Di sini ada beberapa fraksi, jadi kita bisa menyampaikan apa yang menjadi keluh kesah teman-teman di lapangan terkait Tapera. Insya Allah kita akan secepatnya akan memanggil seluruh fraksi untuk membahas tindak lanjut aspirasi dari teman-teman untuk dibantu menyampaikan ke provinsi dan sampai ke Senayan," ucapnya. 

Aceng juga mengatakan bahwa para anggota dewan akan bersedia untuk menandatangani surat rekomendasi jika itu diperlukan. 

"Kekuatan kita berasal dari masing-masing fraksi, kalau dibutuhkan tanda tangan dari kita Insya Allah kita akan tanda tangani," ucapnya. 

Ketua Komisi IV Zainal Mufid Zulfikar juga menyepakati hal yang disampaikan oleh Aceng sebelumnya. Ia mengatakan DPRD akan mengambil serius permasalahan Tapera tersebut. 

"Mudah-mudahan pertemuan kali ini membawa manfaat bagi kita semua. Saya sepakati apa yang disampaikan Pak Aceng, bahwa Tapera ini akan kita seriuskan menjadi bahasan dan rekomendasi kita kepada Pemerintah Pusat," ucapnya. 

Ia juga mengatakan DPRD hanya bisa membuat rekomendasi karena hanya berada di ruang lingkup daerah. 

"Karena ruang lingkup kita di Kabupaten hanya bisa membuat rekomendasi atas usulan dari bapak ibu semuanya," ucapnya.(fsh/ysp) 

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini9 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat10 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta10 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta10 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang12 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline12 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline12 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline13 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle14 jam lalu