Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

DPRD Subang Ungkap Cara Mengawasi Proyek Jalan: Hearing, Sidak hingga Laporan Warga

P
Putri MelaniaEditor: Yusup Suparman
|09:46 WIB
Bagikan:
DPRD Subang Ungkap Cara Mengawasi Proyek Jalan: Hearing, Sidak hingga Laporan Warga
PENGAWASAN: Hendra Purnawan dari Komisi III DPRD Kabupaten Subang dalam podcast Bincang-bincang Pasundan. Dia menyoroti pelaksanaan program infrastruktur jalan di Subang. Putri Melania/Pasundan Ekspres

SUBANG – Keluhan soal jalan menjadi salah satu laporan yang masuk ke DPRD Subang. Dari laporan yang diterima, sekitar 20 persen berkaitan dengan kualitas jalan, sementara 80 persen lainnya menyangkut ruas jalan yang belum diperbaiki.

Laporan masyarakat tersebut menjadi salah satu pintu bagi DPRD Subang dalam mengawasi pembangunan infrastruktur, selain melalui hearing, inspeksi mendadak (sidak) ke lapangan hingga memantau tindak lanjut temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Hal itu disampaikan Hendra Purnawan dari Komisi III DPRD Kabupaten Subang dalam podcast Bincang-bincang Pasundan.

Hendra menjelaskan, DPRD memiliki tiga fungsi, yakni legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Dalam menjalankan fungsi pengawasan, DPRD melakukan pemantauan secara langsung maupun tidak langsung.

Salah satu bentuk pengawasan tidak langsung dilakukan melalui hearing bersama pihak terkait. Forum tersebut digunakan untuk mengetahui perkembangan pekerjaan, penggunaan anggaran, serta penyelesaian pembangunan.

Sepanjang 2025, Pemerintah Kabupaten Subang telah menangani 98,75 kilometer jalan kabupaten dengan dukungan anggaran sekitar Rp237 miliar.

Pelaksanaan program tersebut menjadi salah satu hal yang dipantau melalui fungsi pengawasan Komisi III DPRD Kabupaten Subang.

Selain melalui hearing, pengawasan juga dilakukan secara langsung dengan mendatangi sejumlah titik pembangunan melalui inspeksi mendadak atau sidak.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi pekerjaan secara langsung, termasuk kualitas infrastruktur yang telah dikerjakan.

"Untuk tidak langsung pengawasan, kami melakukan hearing sejauh mana resapan anggaran dan penyelesaian tersebut. Kemudian kami melakukan sidak langsung ke titik-titik tertentu dalam konteks melihat kualitas," ujar Hendra.

Menurut Hendra, laporan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam proses pengawasan pembangunan. Keluhan warga mengenai kondisi jalan dapat menjadi informasi bagi DPRD untuk mengetahui persoalan infrastruktur di berbagai wilayah.

Ia menyebut sekitar 20 persen laporan yang masuk berkaitan dengan kualitas jalan. Sementara 80 persen lainnya berupa laporan mengenai jalan yang belum diperbaiki.

Ketika ditemukan persoalan, DPRD dapat memanggil Dinas Pekerjaan Umum untuk meminta klarifikasi. Komunikasi bersama perangkat daerah dilakukan untuk mengetahui kondisi pekerjaan sekaligus langkah yang akan diambil.

Selain laporan masyarakat, hasil pemeriksaan BPK juga menjadi bahan dalam proses pengawasan DPRD. Hendra mengatakan temuan BPK perlu dianalisis dan dipantau tindak lanjutnya.

Apabila suatu temuan belum diselesaikan, DPRD dapat terus mendorong perangkat daerah terkait agar memenuhi tindak lanjut atas temuan tersebut.

DPRD juga dapat menyampaikan persoalan kepada bupati atau wakil bupati apabila diperlukan langkah dari pemerintah daerah.

Dengan demikian, pengawasan pembangunan jalan dilakukan melalui beberapa jalur. DPRD tidak hanya memperoleh informasi dari laporan administratif, tetapi juga melihat kondisi pekerjaan melalui sidak serta menerima masukan langsung dari masyarakat.

Bagi warga Subang, kondisi jalan menjadi salah satu hasil pembangunan yang paling mudah dirasakan dalam aktivitas sehari-hari. Jalan yang telah dikerjakan perlu memiliki kualitas sesuai pekerjaan yang direncanakan, sementara ruas jalan yang belum diperbaiki tetap menjadi bagian dari kebutuhan pembangunan daerah.(pm/ysp)

Berita Terbaru

Karhutla Subang Capai 91 Hektare, Gunung Kujang Terbakar Hampir Sepekan

Karhutla Subang Capai 91 Hektare, Gunung Kujang Terbakar Hampir Sepekan

Subang15 menit lalu
Komplotan Curanmor di Karawang Ditangkap, Polisi Sita 7 Motor Hasil Curian

Komplotan Curanmor di Karawang Ditangkap, Polisi Sita 7 Motor Hasil Curian

Karawang17 menit lalu
Kapolsek Subang Ingatkan Pelajar SMK Pasundan Jauhi Geng Motor, Narkoba dan Pergaulan Bebas

Kapolsek Subang Ingatkan Pelajar SMK Pasundan Jauhi Geng Motor, Narkoba dan Pergaulan Bebas

Subang18 menit lalu
Sekda Kabupaten Subang 2026: Visi Pembangunan dan Birokrasi

Sekda Kabupaten Subang 2026: Visi Pembangunan dan Birokrasi

Subang25 menit lalu
ADVERTISEMENT
Kapolsek Pagaden Ingatkan Pelajar Jauhi Perilaku Meyimpang, Bullying, Tawuran hingga Knalpot Brong

Kapolsek Pagaden Ingatkan Pelajar Jauhi Perilaku Meyimpang, Bullying, Tawuran hingga Knalpot Brong

Subang26 menit lalu
Viral Calon Manajer Kopdes Merah Putih Protes Soal Penempatan Tak Sesuai Domisili

Viral Calon Manajer Kopdes Merah Putih Protes Soal Penempatan Tak Sesuai Domisili

Nasional28 menit lalu
Hasil Final Ganda Campuran Badminton Asian Games 2026: Amri/Nita Tambah Perak Indonesia

Hasil Final Ganda Campuran Badminton Asian Games 2026: Amri/Nita Tambah Perak Indonesia

Olahraga31 menit lalu
Tiga Calon Sekda Subang Sampaikan Gagasan, dari Birokrasi hingga Pembiayaan Pembangunan

Tiga Calon Sekda Subang Sampaikan Gagasan, dari Birokrasi hingga Pembiayaan Pembangunan

Headline34 menit lalu
KDKMP Subang Hadapi Tantangan Menuju Koperasi yang Mandiri dan Berkelanjutan

KDKMP Subang Hadapi Tantangan Menuju Koperasi yang Mandiri dan Berkelanjutan

Subang36 menit lalu
Terbaru! Nasib Guru yang Viral Diduga Rekam Rok Siswi di Pagaden Subang Akhirnya Terungkap

Terbaru! Nasib Guru yang Viral Diduga Rekam Rok Siswi di Pagaden Subang Akhirnya Terungkap

Jawa Barat36 menit lalu