Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Drama Penertiban Bangunan Liar di Jalan Raya Ciater

H
Hadi MartadinataEditor: Yusup Suparman
|08:36 WIB
Bagikan:
Drama Penertiban Bangunan Liar di Jalan Raya Ciater
ROBOHKAN BANGUNAN: Ekskavator merobohkan bangunan liar di sepanjang Jalan Raya Ciater, Senin (11/8/2025). Hadi Martadinata/Pasunda Ekspres

SUBANG-Penertiban bangunan liar (bangli) di sepanjang Jalan Raya Ciater pada Senin (11/8/2025) memicu ketegangan antara petugas dan pedagang.

Aksi yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama instansi terkait ini bertujuan mengembalikan fungsi jalan dan menjaga ketertiban. Namun, prosesnya tak berjalan mulus setelah sejumlah pedagang menolak pembongkaran, bahkan salah seorang pemilik kios pingsan akibat tekanan emosional.

Petugas gabungan menggunakan alat berat untuk membongkar kios dan lapak yang dianggap melanggar tata ruang. Namun, sejumlah pedagang berupaya menghalangi, meminta penundaan sembari menunggu solusi alternatif dari pemerintah.

"Kami hanya mencari nafkah, tidak pernah berniat mengganggu. Kalau dibongkar sekarang, kami harus makan apa?" protes Maryono, salah satu pedagang.

Satpol PP menegaskan bahwa sosialisasi telah dilakukan sebelumnya dan lokasi tersebut bukan untuk perdagangan permanen. "Kami mengutamakan pendekatan persuasif, tetapi penindakan tetap diperlukan demi kepentingan bersama," jelas seorang petugas.

Ketegangan memuncak ketika seorang pemilik kios pingsan di lokasi. Saksi mata menyebut ia sempat memohon penundaan sebelum akhirnya kolaps akibat stres dan kelelahan.

"Dia sudah terlihat sangat emosional sejak pagi, mungkin karena stres dan kelelahan, akhirnya pingsan," ujar salah seorang warga Ibu Mia.

Di tengah ketegangan, tak sedikit warga yang justru memadati lokasi untuk menyaksikan pembongkaran. Beberapa menganggap proses tersebut "satisfying" atau memuaskan untuk dilihat.

"Melihat langsung pembongkaran itu kayak enak aja dilihat," kata Wandi salah seorang warga.

Meski sempat terjadi perlawanan, pembongkaran akhirnya berjalan bertahap setelah mediasi antara petugas dan warga. Pemerintah daerah diharapkan memberikan solusi bagi pedagang terdampak agar penataan kawasan tidak mengorbankan penghidupan masyarakat.

561 Pedagang Terdampak Penertiban

Kasie Trantib Satpoldam Kabupaten Subang, Anang menyampaikan, pihaknya mendukung penuh pelaksanaan penertiban yang digelar sesuai arahan Satpol PP Provinsi Jawa Barat.

“Penertiban ini merupakan komitmen bersama untuk menata kawasan strategis dan mengembalikan fungsi ruang publik di wilayah objek wisata unggulan Subang,” ungkapnya saat dikonfirmasi Pasundan Ekspres, Minggu 10/8/2025).

Berdasarkan data, di Desa Ciater terdapat 35 bangunan yang dibongkar secara mandiri oleh pedagang, sementara 20 bangunan lainnya diratakan dengan alat berat. 

“Jumlah pedagang di Kecamatan Ciater tersebar di tiga desa, yakni Desa Cisaat (207 pedagang), Desa Palasari (120 pedagang), dan Desa Ciater (234 pedagang),” terang Anang.

Selain itu, lanjut Anang, di Kecamatan Jalancagak terdapat sekitar 430 pedagang yang juga masuk dalam rencana penataan kawasan. 

Untuk mengakomodasi para pedagang yang terdampak, PTPN Region 2 telah menyiapkan lahan relokasi di tiga titik, meski lokasi pastinya masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.

“Informasi yang kami terima, lahan relokasi sudah disiapkan, hanya saja titik pastinya belum kami terima,” tambah Anang.

Penertiban, kata Anang, diharapkan dapat menunjang pengembangan pariwisata Ciater dan menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, serta nyaman bagi wisatawan.(hdi/cdp/ysp)

Berita Terbaru

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional32 menit lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline1 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline2 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle2 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle4 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat5 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline5 jam lalu