Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dugaan Pelecehan Seksual di Universitas Pancasila, Kemendikbudristek Turun Tangan

N
Nisa Atiatul M MEditor: Nisa Atiatul M M
|10:43 WIB
Bagikan:
Dugaan Pelecehan Seksual di Universitas Pancasila, Kemendikbudristek Turun Tangan
Dugaan Pelecehan Seksual di Universitas Pancasila, Kemendikbudristek Turun Tangan (Dok Istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Dugaan Pelecehan Seksual di Universitas Pancasila, Saat ini Polda metro jaya tengan mendalami kasus tersebut. 

Pelecehan Seksual tersebut dilakukan oleh Rektor Universitas Pancasila kepada bawahannya. Selain itu, kementrian pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI juga ikut turun tangan. 

Direktur Jendral Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Nizam kasus tersebut saat ini sedang ditangani. 

"Kasus tersebut sudah ditangani inspektorat jendal," ucap Nizam. 

Sebelumnya, terdapat salah satu oknum rektor Universitas yang yang dilaporkan terkait dugaan pelecehan seksual dengan inisial ETH. 

BACA JUGA:Polda Metro Jaya Panggil Rektor Universitas Pancasila Terkait Dugaan Pelecehan Seksual

BACA JUGA:Menteri Agama Rencanakan KUA Dapat Layani Pernikahan Semua Agama

Laporan tersebut telah diterima dengan nomor surat STTLP/B/193/I/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA dan LP/B/193/I/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA pada 12 Januari 2024.

Korban tersebut merupakan Kabag humas di Universitas tersebut dengan inisial RZ. 

Pelecehan Dilakuakn di Ruang Rektorat 

Dugaan Pelecehan Seksual di Universitas Pancasila tersebut terjadi pada Februari 2024. Hal tersebut bermula ketika pelaku memanggil korban ke ruangannya. 

Tidak ada sedikitpun kecurigaan pada saat itu, ketika korban sedang mendengarkan arahan. Sontak pipi korban dicium oleh pelaku. Setelah kejadian itu korban langsung terdiam. 

Setelah itu, pelaku meminta korban untuk meneteskan obat tetes mata. Ketika keduanya berdekatan, sang pelaku meremas bagian tubuh korban yang paling sensitif. 

BACA JUGA:Pemkab Subang Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Kendalikan Harga Beras

BACA JUGA:Stok Beras Aman Hingga Ramadan, Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan Cek Gudang Bulog

Korban langsung keluar ruangan dan langsung mengadu ke atasannya. Namun,  pengaduannya tersebut malah mendapatkan surat mutasi dan demosi dari Universitas. 

Polisi Periksa Rektor Universitas Pancasila Hari Ini 

Polda Metro Jaya telah memanggil rektot Universitas Pancasila yang dijadwalkan hari ini. 

Pemeriksaan tersebut akan dilakukan di gedung Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya. 

"Pemeriksaan dalam rangka penyelidikan terhadap laporan dugaan pancasila," imbuhnya.

Berita Terbaru

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle19 menit lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional32 menit lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional34 menit lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle36 menit lalu
ADVERTISEMENT
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional46 menit lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline1 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang1 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional1 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline1 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional2 jam lalu