Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Enam Bulan, Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Kabupaten Subang Tembus 60 Kasus

H
HubaEditor: Huba
|08:09 WIB
Bagikan:
Enam Bulan, Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Kabupaten Subang Tembus 60 Kasus
KASUS KEKERASAN: Kanit PPA Satreskrim Polres Subang, Iptu Nenden saat melakukan sosialisasi pencegahan kekerasan seksual kepada anak di salah satu sekolah dasar. CINDY DESITA PUTRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Dalam kurun waktu enam bulan pada tahun 2024, tercatat sebanyak 60 kasus kekerasan seksual terhadap anak terjadi di Kabupaten Subang. Data tersebut menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. 

Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Subang mencatat pada tahun 2023 ada 83 kasus dan pada tahun 2022 sebanyak 58 kasus.

Kanit PPA Satreskrim Polres Subang, Iptu Nenden menyebutkan, beberapa faktor yang berkontribusi terhadap tingginya angka kekerasan seksual di Subang adalah kurangnya pengawasan orangtua, faktor keluarga, lingkungan, serta pendidikan. 

"Pengawasan yang kurang dari orang tua, lingkungan yang tidak mendukung, serta kurangnya pendidikan mengenai bahaya kekerasan seksual menjadi salah satu alasan mengapa anak-anak menjadi korban maupun pelaku kekerasan seksual," terangnya kepada Pasundan Ekspres.

Untuk menanggulangi masalah ini, PPA Satreskrim Polres Subang telah melakukan berbagai upaya, termasuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. 

“Selain itu, sinergitas dengan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Subang dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) dangat dibutuhkan dan perlu ditingkatkan untuk lebih gencar dalam melakukan sosialisasi,” kata Nenden.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Nuraeni menyatakan, pihaknya mengecam keras tindakan pencabulan dan menegaskan pentingnya penanganan yang serius terhadap kasus-kasus kekerasan seksual. 

"Kami akan mengambil langkah-langkah tegas dalam penegakan hukum, melakukan pendampingan dan perlindungan terhadap korban, mengawasi sekolah-sekolah, serta memberikan edukasi dan kampanye kesadaran untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung bagi semua anak," ungkap Nuraeni.

Nuraeni menambahkan, melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, KPAD berkomitmen untuk memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang lagi dan hak-hak anak selalu terlindungi. 

Meskipun begitu, KPAD mencatat bahwa angka kasus kekerasan seksual terhadap anak yang mereka tangani dalam periode Januari hingga Juni 2024 hanya sebanyak 7 kasus.

Kurangnya dukungan dari pemerintah daerah juga disebut sebagai salah satu faktor yang memperburuk situasi ini. 

KPAD dan PPA mendesak agar pemerintah daerah lebih serius dalam menangani masalah kekerasan seksual dengan memberikan dukungan yang lebih besar baik dari segi anggaran maupun kebijakan.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Lifestyle37 menit lalu
LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle2 jam lalu
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional2 jam lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline3 jam lalu
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline3 jam lalu
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle4 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle5 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional5 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional5 jam lalu