Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Masih Fokus Kawal Suara Pemilu, PKS Tetap Hormati Langkah Partai Lain

I
Inessia Nabila MEditor: Yusup Suparman
|09:49 WIB
Bagikan:
Masih Fokus Kawal Suara Pemilu, PKS Tetap Hormati Langkah Partai Lain
PKS saat ini masih fokus untuk mengawal suara Pemilu 2024 dan tetap menghormati langkah partai lain. (Foto: PKS)

PASUNDAN EKSPRES - PKS saat ini masih fokus untuk mengawal suara Pemilu 2024 dan tetap menghormati langkah partai lain.

Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih mengawal proses penghitungan suara pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan legislatif (pileg).

Ia menuturkan bahwa saksi PKS di seluruh Indonesia sedang berjuang mengawal suara rakyat agar proses Pemilu 2024 berlangsung secara jurdil (jujur dan adil).

"Kami ingin proses pemilu ini jurdil, jika ada kekurangan dan kecurangan ya harus dikoreksi dan diluruskan. Sehingga hasil pemilu legitimate dan kredibel," ucap Kholid dalam keterangannya pada awak media pada Senin (19/2/2024).

Jubir PKS itu optimis partainya dapat meraih kenaikan suara dengan memastikan seluruh saksi dari partainya bekerja di lapangan agar perhitungan berjalan secara jurdil.

"Dalam perhitungan sementara InsyaAllah kami optimistis suara PKS akan mengalami kenaikan. Kami terus pantau dan kawal suara, saksi-saksi kami sedang bekerja dan berjuang di lapangan memastikan perhitungan berjalan dengan jujur dan adil," sambungnya.

Mengenai langkah politik yang akan diambil PKS, Kholid mengatakan sikap politik PKS akan ditentukan oleh Musyawarah Majelis Syura yang diketahui merupakan lembaga tertinggi dalam struktur partai.

"Musyawarah Majelis Syuro yang akan menentukan apakah PKS akan koalisi atau oposisi," tegas Kholid.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa musyawarah tersebut akan dilakukan setelah proses penghitungan resmi telah tuntas dijalankan oleh KPU serta proses koreksi secara konstitusional telah dijalankan dengan tuntas.

"Jadi sekali lagi, jangan buru-buru, ojo kesusu, perjuangan kami mengawal suara rakyat belum tuntas. Izinkan kami tuntaskan perjuangan kawal suara ini dengan sebaik-baiknya," kata Kholid.

Sementara itu, PKS mengaku pihaknya tetap menghormati langkah politik partai lain.

"Kami menghormati setiap langkah partai politik dalam membangun komunikasi politik. Jadi bagi kami, itu kewenangan otonom dari setiap partai politik," ujarnya.

Diketahui, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bertemu dengan Jokowi pada Minggu (18/2) malam.

PKS bersama Partai NasDem dan PKB diketahui mengusung pasangan Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar dalam Pilpres 2024. (inm)

Berita Terbaru

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

Lifestyle25 menit lalu
Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Lifestyle49 menit lalu
Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Olahraga1 jam lalu
5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Subang2 jam lalu
PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

Nasional2 jam lalu
Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional3 jam lalu
Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Subang3 jam lalu
Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Nasional3 jam lalu
Pramono Anung Pastikan Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa di Jakarta

Pramono Anung Pastikan Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa di Jakarta

Nasional3 jam lalu