Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ghost Soccer: Bola Mati, Suguhan Horor Komedi Bernuansa Lokal di Subang

H
HubaEditor: Huba
|08:40 WIB
Bagikan:
Ghost Soccer: Bola Mati, Suguhan Horor Komedi Bernuansa Lokal di Subang
KONFERENSI PERS: Pemain Ghost Soccer bersama produser dan jajaran saat melakukan konferensi pers kepada awak media.

SUBANG-Kabupaten Subang kembali menjadi sorotan, kali ini sebagai lokasi produksi film terbaru dari Sinemata Buana Kreasindo (SBK), Ghost Soccer: Bola Mati. 

Film ini adalah karya bergenre horor komedi hasil kolaborasi Multi Buana Kreasindo (MBK) Productions dan Sinemata, yang sebelumnya telah sukses memproduksi dua film, The Bell dan Pengin Hijrah.

Namun, ada keunikan tersendiri dari setiap produksi mereka. Ketiga film tersebut selalu memilih lokasi produksi yang memiliki ciri khas unik. 

The Bell menampilkan keindahan Pulau Belitung, sementara Pengin Hijrah membawa nuansa eksotis Uzbekistan. Kini, giliran Desa Cikaruncang, Kecamatan Cisalak, Subang, yang menjadi panggung utama untuk Ghost Soccer.

Eksekutif Produser DR Budi Yulianto mengungkapkan, ide cerita Ghost Soccer terinspirasi dari fenomena sepak bola di Indonesia, mulai dari maraknya pemberitaan tentang naturalisasi pemain hingga gairah masyarakat terhadap potensi Indonesia di kancah Piala Dunia. 

Namun, ada sisi lain dari sepak bola yang menarik perhatian, yakni pertandingan Tarkam (antar-kampung) yang sering diwarnai cerita-cerita mistis.

“Pertandingan Tarkam tidak hanya tentang permainan bola, tetapi juga menyimpan banyak tradisi unik, bahkan melibatkan ritual-ritual gaib. Ini menjadi fondasi menarik untuk dikembangkan dalam cerita film kami,” ujar Budi.

Tak hanya menonjolkan elemen horor dan komedi, Ghost Soccer juga menyelipkan pesan moral yang relevan dengan kehidupan masyarakat Indonesia. 

“Film ini mengangkat isu kesenjangan sosial antara si kaya dan si miskin serta bahaya kesombongan yang dapat merusak nilai-nilai kemanusiaan. Semua dikemas dengan cara yang menghibur,” terangnya.

Film ini melibatkan deretan aktor ternama seperti Berliana Lovel, Samuel Rizal, Damara Finch, Fajar Nugra, dan Aden Bajaj. Selain itu, beberapa komika juga dilibatkan untuk memperkuat unsur komedi.

Dia menyebut, produksi Ghost Soccer berlangsung selama 15 hari dengan memanfaatkan berbagai lokasi menarik di Subang, seperti lapangan sepak bola mini DeStars di Kampung Cikaruncang, Cisalak. 

Selain itu, produksi ini juga melibatkan talenta lokal, termasuk pemain dari klub-klub sepak bola di Subang, melalui proses pencarian bakat.

“Melalui film ini, kami juga ingin memperkenalkan potensi lokal Subang, baik dari segi lokasi maupun talenta,” pungkasnya.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional15 menit lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle26 menit lalu
Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline59 menit lalu
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle2 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle2 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional3 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional3 jam lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle3 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional3 jam lalu