Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Harga Beras di Subang Masih Stabil

H
HubaEditor: Huba
|08:00 WIB
Bagikan:
Harga Beras di Subang Masih Stabil
PENJUALAN BERAS: Salah satu pedagang beras di Pasar Panjang sedang melayani para pembeli.

SUBANG-Harga beras di Kabupaten Subang terbilang masih stabil. Berdasarkan data daftar harga bahan pokok yang dikeluarkan oleh Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Subang, per Kamis (6/2/2025) harga beras terpantau stabil. 

Harga beras premium berada di angka Rp 14 ribu per kg, sedangkan harga beras medium seharga Rp 12 ribu per kg. 

Namun, Kabid Perdagangan DKUPP Subang, Lita Pelitiani menjelaskan bahwa curah hujan dapat mempengaruhi harga beras, mengingat saat ini Kabupaten Subang sedang mengalami hujan lebat dalam beberapa waktu belakangan ini. 

Lebih lanjut, ia mengatakan ada beberapa dampak positif maupun negatif yang dapat dirasakan. 

Dampak positif diberikan apabila curah hujan yang cukup, maka akan sangat penting untuk pertumbuhan tanaman padi, sehingga meningkatkan hasil panen. 

"Jika hasil panen melimpah maka pasokan beras meningkat dan harga beras cenderung stabil atau bahkan menurun," ucapnya. 

Akan tetapi, ketika curah hujan berlebih, ekstrem, atau bahkan kurang, maka dapat merusak tanaman padi dan mengurangi hasil panen. 

Selain itu, terjadi banjir akibat curah hujan yang tinggi atau ekstrim dapat merusak sawah dan tanaman padi. 

"Jika hasil panen menurun, pasokan beras akan berkurang, dan harga beras dapat naik," ucapnya. 

Selain faktor curah hujan harga beras juga dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya iklim dan cuaca yang ekstrim dapat mempengaruhi produksi beras secara keseluruhan. 

Adapun faktor lainnya seperti kebijakan pemerintah terkait impor, ekspor dan subsidi pertanian, kemudian permintaan dan Penawaran  yang tergantung pada jumlah pasokan beras, serta biaya produksi seperti pupuk, pestisida dan tenaga kerja. 

"Jadi curah hujan adalah satu faktor penting yang mempengaruhi harga beras, tetapi faktor-lain lain yang saya sebutkan juga ikut berperan dalam menentukan harga beras di pasar," ucapnya.(fsh/ysp) 

Berita Terbaru

Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang1 jam lalu
Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Headline1 jam lalu
Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Lifestyle2 jam lalu
Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Nasional3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Subang4 jam lalu
Belum Dieksekusi, Silfester Matutina Malah Sempat Jadi Komisaris BUMN, Cuma 5 Hari Menjabat

Belum Dieksekusi, Silfester Matutina Malah Sempat Jadi Komisaris BUMN, Cuma 5 Hari Menjabat

Nasional5 jam lalu
Kawasan Industri Subang Makin Ramai, Hotel dan Penginapan Bakal Ketiban Berkah

Kawasan Industri Subang Makin Ramai, Hotel dan Penginapan Bakal Ketiban Berkah

Subang6 jam lalu
Tiga Calon Sekda Subang Jalani Cek Kesehatan di RSUD Ciereng

Tiga Calon Sekda Subang Jalani Cek Kesehatan di RSUD Ciereng

Headline7 jam lalu
Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Terungkap

Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Terungkap

Nasional7 jam lalu
Rekomendasi Tempat Ngopi untuk Meeting di Subang Paling Nyaman, Cek di Sini!

Rekomendasi Tempat Ngopi untuk Meeting di Subang Paling Nyaman, Cek di Sini!

Lifestyle8 jam lalu